Posts

Showing posts from July 20, 2017

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Teman Hantu

Mengapa Kau Selalu Asik Sendiri
Seolah Tiada Temanmu Lagi
Apakah Yang Terjadi Denganmu Yang kini
Seolah ku Berjalan Sendiri

Ku Ajak Kau Hepi Hepi
Namun Apa Yang ku Dapati kini
Kesunyian Seolah Ku Sendiri
Dan Kau Bagai hatu Yang menemani

ku coba coba untuk Temani
Dirimu Yang kini
Bagai Hantu Yang menemani
Namun Apa Yang Kini Aku Dapati
Kau Pergi tinggalkan Aku Sendiri

Dasar Kau Teman Hantu
Yang Datang Dan Pergi
Tanpa Ada kata Datang Dan Pergi
Seolah Kau Teman Tiada Arti
Tiada Arti untuk Selama ini
Buat apa ku pikir pikir Lagi
Semoga Kau Mengerti Akan Kata Kata ini


Dari Seorang Teman Yang Tahu diri Seharusnya Kau Katakan ini
Yang Kutuliskan Buat Sandi Kalong Di Saburai Bandar Lampung
Akulah Teman Hantumu Maaf untuk Selama ini Apri olenk

Jiwa Dan Hatiku

Kasih Aku Tak Mengerti
Kini Jiwaku Ingin Berada Di Belakangmu
Menjadi Bayang-Bayanganmu
Biar Ku Terbayang-Bayang Akan Kamu
Dan kini Hatiku Ingin Kuletakkan Di Pangkuanmu
Biar Ku Rasa Nyaman Di Pangkuanmu

Hingga Menggertarkan Raga ini Untuk Mengartikan Kepadamu
Betapa Hati Dan jiwaku inginkan Kamu
Buatku Mengerti Akan Cinta Yang butuhkan Pengorbanan
Maka Maka Ku Persembahkan Jiwaku Di Belakangmu
Dan Ku Serahkan Hatiku Di Pangkuanmu
Biar Raga Ini Tahu
Dimana Letak Jiwa Dan Hatiku Berada
Bersamamulah ku Letakkan Jiwa dan Hatiku

Yang Terlupakan

Ketika Musim Berlalu
Dan Waktupun Berganti
Mengapa Aku Kembali Kesini
Untuk Mengingat Yang Terlupakan

Perjalananku Menuntunku
Untuk kembali Mengingat
Untuk lupakan kisah Aku Yang Ada Disini
Karena Aku Salah Berada Di Sisimu


Dan kini Aku Sadari Benar Yang Kau Katakan
Bahwa Cinta Tak hanya Nafsu Sendiri
Dan Aku Menyadari Hal Terindah Bukanlah Nafsu
Bukanlah Nafsu Yang Perlu aku Kenang Disini

Benar Kini Aku Sadari 
Bahwa Nafsu Adalah Sebuah Hal Penyesalan
Penyesalan Yang untuk Di Kenang kembali Di Sini

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu