Posts

Showing posts from December 27, 2017

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Kejujuran Hamba Tuhan

Kejujuran Hamba Tuhan Yohanes 1:29-34 Moto hidup Yohanes Pembaptis adalah memberitakan kedatangan Sang anak domba Allah yang menebus dosa manusia. Anak domba Allah itu adalah Yesus. Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Yohanes Pembaptis bertindak lurus, jujur, berani, dan apa adanya. Ia tidak mengambil kesempatan untuk menjadi terkenal dan terhormat. Sebaliknya, ia memusatkan seluruh hidup dan kesaksiannya kepada pribadi Yesus yang adalah Mesias. Ketika Yohanes Pembaptis ditanya oleh orang Farisi tentang hak dan dasar bagi seseorang untuk melakukan pembaptisan, dengan terang-terangan Yohanes Pembaptis mengaku bahwa dirinya bukan Elia atau pun Mesias (22-25). Di sini, peluang menjadi terkenal ditampik olehnya. Sebab, ia sama sekali tidak mencari popularitas diri. Malahan saat ia melihat Yesus datang kepadanya, secara spontan Yohanes Pembaptis dengan jujur berkata kepada murid-muridnya: "Lihatlah, anak domba Allah yang menghapus dosa dunia." Yohanes hendak mengatakan kepad

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Cerpen Diam Kepedihan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Mengingat Kebaikan Tuhan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Indah Pada Waktunya

Kembang Kapas