Posts

Showing posts from April 22, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen Pengabdianku

By : Annisa Mega 
Aku adalah seorang guru. Keseharianku mengajar disekolah-sekolah, salah satunya SMP Dirgantara, Jakarta. Untuk menjadi gurumemang sulit. Namun itu tidak mematahkan semangatku untuk mengajar anak bangsa.Membuat mereka pintar dan bisa memimpin bangsa merupakan salah satu tujuan danimpianku. Menurutku bangsa Indonesia masih perlu beberapa pembenahan untukwarganya. Sekarang waktuku untuk membuat anak bangsa lebih berkualitas lagi.

Suatu hari aku mengajar seperti biasa. Tiba-tiba bapak KepalaSekolah mengumpulkan semua dewan guru untuk rapat. Sambil menyusuri jalansetapak menuju ruang rapat, aku berpikir apa yang akan dirapatkan pada siangini. Ku taburkan senyum kepada beberapa dewan guru yang sudah siap di mejamasing-masing. Tak lama bapak kepala sekolah pun datang.

“Selamat siang dewan guru. Hari ini kita akan membahas beritayang mendadak”, ucap bapak Kepala Sekolah dengan sedikit keraguan.“Apa itu berhubungan dengan sekolah kita, pak?”, balaskudengan perkataan yang berhat…

Cerpen Di sanalah Semuanya Berakhir

Ku susuri lorong belakang sekolahku, seusai jam kegiatan tambahan. Gelap menyelimutiku sore ini, membuat jantungku berdetak kencang. Bulu kudukku berdiri, mengingat betapa seramnya kisah masa lampau dari bangunan tua ini. Ya! Sekolahku memang dulunya milik belanda. Pintunya yang tinggi besar dengan arsitektur bangunan yang berlorong-lorong benar-benar berpadu, membuat nyaliku semakin ciut.

Aku sendiri di sini! Teman-temanku telah bergegas ke peraduan, sejak mentari masih menginjakkan kakinya tepat di atas bumi sekolahku. Hembusan angin yang masuk melalui celah-celah lorong di sini, membuat langkah kakiku semakin berat. Aku terus berjalan dengan sikap waspada, seakan ada sepasang mata yang sedang memperhatikanku. Sesekali ku arahkan pandanganku ke seluruh penjuru, namun hasilnya tak ku dapati apa-apa.

Psst!

Langkahku terhenti, sesuatu menabrak pikiranku. Darah dalam tubuhku, nyaris tak lagi mengalir. Air mukaku menggambarkan, betapa rasa itu mengusik otakku, Ya! Rasa takut itu semakin men…

Cerpen Si Buntung dan Putri Mutiara

Di sebuah pulau kecil nan terpencil,., kehidupan masyarakatnya adalah kebudayaan nelayan dan petani..di sebelah timur pulau itu dominan masyarakat terjun kelaut sebagai nelayan, dan sebelah barat pulau dominan pertanian... dari setiap kebudayaan, masyarakat ini selalu mengadakan upacara adat sebagai penghormatan terhadap dewa dan dewi mereka..     Dari desa petani lahir seorang anak laki laki yang berbadan mungil, dia terlahir tanpa kedua tangan. walau tak memiliki tangan laki laki ini adalah pemuda yang giat bekerja. dia menghidupi ibunya yang sudah renta dan buta.. setiap hari pemuda mungil dan tak bertangan ini menggarap sawah berhektar hektar, memanen hasil kebun dan menjualnya ke pasar.     Sebelah barat pulau, tradisi nelayan yang eksotik dan kompleks memiliki seorang wanita cantik dan tak kurang satu apapun..bahkan dia di anggap dewi oleh sebagian besar pemuda di desa nelayan tersebut. sang gadis bernama DWITA PUSPA HATI ini mahir dalam membuat perlengkapan menagkap ikan, …

Humor Keuntungan Membeli Rumah

Seorang pengembang real estate sedang mempromosikan rumah kepada seorang
pembeli.
Pengembang : "rumah ini memiliki beberapa
keuntungan dan kerugian."
Pembeli : "oh ya? saya ingin tahu dulu apa kerugiannya."
Pengembang : "di sebelah timur rumah ini ada tempat pembuangan sampah, di
sebelah baratnya ada pabrik cuka, terus di sebelah selatannya ada pabrik karet
& di sebelah utaranya ada tempat penampungan limbah pabrik."
Pembeli : "kalau begitu, apa dong keuntungannya ?"
Pengembang : "keuntungannya, anda akan selalu tahu dari arah mana angin
bertiup."Dua Bangsa BerseteruDua orang Arab naik pesawat terbang dari Washington ke New York. Yang satu
duduk dikursi jendela, seorang lagi dikursi tengah.
Menjelang keberangkatan, masuk lagi seorang Yahudi pendek gendut, dan
langsung duduk dikursi samping lorong, jadi disebelah orang2 Arab tadi.
Dia lepas sepatu2nya, jari2 kaki mulai dia lemaskan dan selagi dia baru saja
mau bersantai, …

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Baca: Ulangan 30:11-20"Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan." (Ulangan 30:14)Kita mengungkapkan pikiran, perasaan dan gagasan melalui perkataan atau bahasa. Perkataan kita akan membentuk hidup kita, karena hal ini mempengaruhi jalan pikiran, pola hidup dan tidak tanduk kita. Firman Tuhan merupakan dasar bahasa iman yang dapat membangun kehidupan rohani kita. Bila rohani kita kuat berakar dalam Kristus, kita dapat dengan yakin merasakan kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita; dan di mana kuasa Tuhan bekerja, di situ pasti ada berkat dan mujizat.Alkitab menasihati, "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu,..." (Kolose 2:7). Dikatakan bahwa firman Tuhan tidak jauh dari jangkauan kita, melainkan sangat dekat yaitu di dalam mulut dan di dalam hati kita. Jadi kita harus menggunakan perkataan Tuhan atau memperkatakan f…

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu