Posts

Showing posts from April 27, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Cerpen Ulat Anggur dan Mawar Putih

     Dahulu kala di sebuah desa yang damai dengan raja dan ratu yang hidup di istananya yang besar hiduplah seorang putri yang amat cantik dan baik hati, jiwanya seputih kelopak melati yang baru bermekaran di pagi hari, juga sikapnya yang suci sebening embun yang menetes dari daun bunga lili.      Suatu pagi yang indah dengan sinar mentari yang masih malu-malu untuk nampak, juga suara-suara jangkrik yang mengiringi dinginnya embun pagi. Launa, sang putri yang cantik itu bersama beberapa pengawal kerajaan yang selalu menyertainya dikala ia berjalan-jalan di luar istana hanya untuk sekedar melihat-lihat rakyatnya yang selalu tunduk dan santun.      Setelah berjalan-jalan cukup jauh, mereka sampai di sebuah ladang anggur, dimana tinggal sepasang kakek dan nenek juga seorang anak laki-lakinya, Loki, yang rajin dan selalu membantu kedua orang tuanya itu menanam, merawat dan memanen anggur-anggur yang telah masak. "bolehkah aku mencoba untuk memanen anggur-anggur itu wahai kakek d

Cerpen Peri Gigi Tania

     Tania adalah seorang gadis cilik yang rajin, baik, cantik, dan cerdas. Ia adalah anak yatim alias tidak punya ayah lagi. Ibunya, dia dan Tara, adiknya, kemudian tinggal bersama paman Joni dan tante Rani, om dan tantenya Tania.      Suatu pagi, saat Tania sedang sarapan, ia merasakan sesuatu benda yang keras. Dia mengambil benda itu dan menyadari kalau giginya patah. Memang giginya masih gigi susu dan pasti akan berganti menjadi gigi tetap. Tetapi Tania tidak mengerti kenapa giginya patah. Maklumlah, Tania masih kelas dua SD. "Huhuhu... Mama! Huhuhu... gigiku patah! Huhuhu... aku, kan, sudah rajin gosok gigi! Huhuhu..." tangis Tania. "Tania, itu enggak apa-apa. Gigimu akan tumbuh lagi, kok!" seru mama. Tania tetap tidak suka kalau giginya patah. Dia berpikir akan menjaga lebih ketat giginya agar tidak patah lagi.      Pagi ini Tania melihat bahwa giginya ada yang goyang. Ia segera berlari ke ruang belajar dan mengambil lem. Mama yang sedang membereskan bu

Cerpen Janeta a Hero

     Mentari mulai redup, dan menghilang di ufuk barat. Menambah indahnya negeri hijau, yang penuh kedamaian dan keindahan negeri ini. Negeri ini merupakan negeri ideal, karena selain indah negeri ini juga bebas dari polusi. Tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggilku, dan menghentikan lamunanku. Sebenarnya sedari tadi aku menunggunya, dan benar saja yang datang adalah ayahku. "ayah akhirnya kau pulang", ucapku sambil berlari memeluk ayah. Sudah 2 bulan ayah tidak pulang, karena bertugas di ibukota. "ayah-ayah mana oleh-olehku", rengek adikku yang berumur 4 tahun. "iya ini untukmu, dan ini untuk Janeta", pinta ayah sambil membagikan oleh-olehnya. "ayah apa besok ayah akan pergi kembali", tanya ibu kepada ayah "tentu tapi setelah itu ayah akan bertugas kembali di kota ini",      Aku membuka oleh-olehku dan ternyata isinya adalah sebuah skateboard yang sangat aku inginkan dari dulu. Dan adikku mendapatkan sebuah tas sekolah, "

Humor Suka Berbagi

Seorang anak muda sedang terheran-heran melihat pasangan tua yang sedang menikmati makan siang di sebuah restauran fast food. Sang suami terlihat membagi burger yang mereka pesan menjadi dua begitu pula dengan kentang gorengnya dibagi dua juga. Tak berapa lama Sang suami makan burger bagiannya dan kentang goreng. Sementara Si Istri terlihat diam dan tenang dengan tangan terlipat. Si pemuda yang iba kemudian mendatangi pasangan tersebut. Pemuda : " Pak . . Bu, boleh saya membelikan Anda sebuah burger dan kentang goreng ? " Ibu : " Untuk apa, Nak ? ", Kami memang selama ini selalu berbagi sebagaimana suami-istri, dan kami senang melakukannya. " Pemuda : " Lantas mengapa Ibu diam saja dan tidak makan ? " Ibu : " Ohh, sekarang saatnya suami Saya menggunakan gigi palsu itu. " Daging Enak Kok Di Haramkan Suatu hari yang cerah seorang ulama yang baru saja selesai menghadiri dialog antar pemeluk agama bergegas ingin segera pulang,begi

Renungan Buang Semua Pikiran Negatif

Baca:  Daniel 6 "Lalu kata Daniel kepada raja: 'Ya raja, kekallah hidupmu! Allahku telah mengutus malaikatNya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu,'..." (Daniel 6:22, 23) Raja Darius ditekan untuk membuat sebuah undang-undang dan mengeluarkan perintah bahwa dalam waktu tiga puluh hari setiap orang yang menyembah kepada salah satu dewa atau manusia, kecuali kepada raja, akan dilemparkan ke dalam gua singa. Meskipun Daniel mendengar bahwa surat perintah itu telah dibuat, ia tetap berdoa setiap hari dan menyembah kepada Allah yang hidup. Pada saat musuh-musuh Daniel mendapatinya sedang berdoa, mereka menghadap raja dan meminta agar raja menghukum dan melemparkannya ke gua singa. Hati raja sangat sedih karena dia suka kepada Daniel dan tidak menginginkan kematian anak muda ini. Tetapi surat perintah itu tidak dapat diubah. Raja tidak dapat melakukan apa pun untuk menggantikannya,  "Maka dibawalah sebuah batu dan diletakkan pada mulut gua itu, lalu raja mencap i

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Mengingat Kebaikan Tuhan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan

Petualangan Zoa Ke Tempat Lain

Cerpen Imaginary Sky Man

Kembang Kapas