Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 19, 2018

Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Rahasia Pulau Mati

“Wow! Ini pasti sangat mengasyikkan” sorak Finn kegirangan. “Ya, aku tau ini pasti mengasyikkan. Sangat-sangat mengasyikkan” tambahnya sambil berlari-lari kecil seperti anak berusia dibawah 5 tahun yang mendapatkan permen.
“Ini liburan musim panas yang akan sangat mengerikan! Dan juga menyenangkan” timpal Edd dan Rob secara bersamaan. Hampir bersamaan.
“Ya, mungkin. Mungkin saja” aku yang sebenarnya merasa biasa-biasa saja mencoba ikut senang dengan Finn, Edd, Rob, dan Casey. Ini liburan musim panas kami, kami. Aku, Finn, Edd, Rob dan Casey adalah teman baik. Rumahku dan mereka juga cukup dekat. Hanya berjarak beberapa blok saja.

Liburan musim panas kali ini, kami diajak oleh keluarga Casey berlibur ke sebuah pulau. Pulau Mati. Demikian orang menyebutnya. Menurut cerita, dulunya pulau ini adalah tempat pembantaian tahanan perang. Pulau ini cukup luas, jaraknya cukup jauh dari tempat kami tinggal. Konon katanya, arwah korban pembantaian disana sering muncul pada saat-saat tertentu, untu…

Hantu Pocong

Perkenalkan aku Caca, kali ini aku akan menceritakan secara singkat sedikit tentang pengalaman horor aku di rumah. Waktu itu aku masih SD, di rumah aku tinggal bersama Ibu dan Kakak perempuan aku karena Ayah aku bekerja di Ibu kota. Menjelang siang Tante aku suka ke rumah hanya untuk membantu pekerjaan sampingan Ibu sebagai penjual kue.

Pada malam hari, Tante aku bermaksud menginap di rumahku, dari magrib sampai jam sembilan tidak terjadi apa-apa tetapi sebelumnya Tante aku ingin buang air kecil berhubung belum ada wc di rumah jadi Tante diantar Kakak pergi ke kakus di luar rumah. Setelah itu mereka ke kamar lagi.

Pada saat itu aku dan Ibu tidur depan tv, nah jam sembilan lewat Kakak dan Tante aku pada lari menghampiri Ibu sambil bilang, “takuuuttt”.
Ibu aku bertanya “memangnya ada apa?”
“barusan kita belum tidur tapi malah bercerita, pas aku nengok ke jendela, gordennya terbuka sedikit”
“lalu?
“aku melihat wujud manusia tetapi dibalut kain putih dan sangat kumal dan kotor tanah!” kata …

Perkemahan di Sekolah

Tanggal 18 Januari 2014, aku mengikuti PERSAMI (Perkemahan Sabtu Minggu) di sekolah, yaitu di SMP N 26 Batam.
“Kakak… sudah beres semua, kalau sudah beres segera berangkat, nanti telat!” seru mamaku disertai desakan.

“Sudah ma… hah! sekarang sudah jam 14.50” jawabku sambil kaget.

Aku pun segera berangkat, sesampai di sekolah ternyata aku telat, semua sudah pada APEL Pembukaan. Aku berlari dengan cepat.

“Eh.. si Wapimru (Wakil Pimpinan Regu) datang telat, selalu aja telat” keluh dan ejek si Lisa.

“Huss! Diam” ucap kakak senior tiba-tiba.

Aku memang anak yang lambat, tapi gak seterusnya aku lambat ya! kalau di kelas aku anak yang imut dan alay, karena pipiku yang tembam makanya mereka bilang aku imut. Setelah selesai APEL kami segera menuju ke kelas yang ditentukan.
“Win.. kita di kelas 9C, dekat kamar mandi lagi” tiba-tiba Aldila mengagetkanku.

“Apa?! Gak salah tu Al.. kan serem banget”

“Entahlah!”

Regu kami segera membereskan barang kami, oh ya aku lupa memberitahukan kalian, nama reguku adal…

Perkemahan Yang Menakutkan

Hari ini adalah hari terakhir bagi anggota Pramuka SMP Negeri 29 untuk berlatih sebelum besok berangkat kemah di Candika. Semua perlengkapan yang diperlukan sudah siap dalam tas kami masing-masing. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 yang berarti latihan hari ini telah usai, seperti biasa sebelum pulang kami berkumpul dan mendapatkan pengarahan dari Kakak Pembina kami yaitu Kak Panca, Kak Gustab dan Kak Hendra.

“Latihan hari ini selesai. Besok kumpul di sekolah paling lambat pukul 06.00 dan jangan sampai ada barang dan alat yang tertinggal. Semua mengerti?” kata Kak Panca.
“Siap mengerti” jawab kami serentak.
“Baiklah setelah ini langsung pulang kerumah masing-masing. Balik kanan bubar jalan.” Kata Kak Panca
Setelah sampai di rumah aku memeriksa kembali semua perlengkapan untuk besok setelah itu aku segera tidur karena sudah malam.

Keesokkan harinya, pukul 06.00 pagi kami sudah berkumpul di sekolah seperti perintah Kakak Pembina kami kemarin sebelum berangkat kami dibariskan terlebih da…

Anak Allah :Menerima Wasiat

Baca: Ibrani 9:11-28"Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu." (Ibrani 9:16)Secara umum arti kata 'wasiat' adalah pesan terakhir yang disampaikan oleh orang yang akan meninggal. Biasanya wasiat berkenaan dengan harta kekayaan yang hendak diwariskan kepada yang berhak menerima sesuai dengan yang dikehendaki oleh si pembuat wasiat, dan baru akan berlaku apabila yang memberi wasiat tersebut sudah meninggal (ayat 17).Sesuai dengan pembacaan firman kali ini, pemberi wasiat itu adalah Allah. Namun, bukankah Allah tidak pernah mati, karena Dia adalah kekal? Allah bisa memberikan warisanNya kepada kita dengan jalan memberikan PuteraNya, Yesus, yang adalah Tuhan, menjadi manusia. Melalui kematianNya di atas kayu salib tersebut Allah bisa memberikan wasiat kepada kita. Setiap kita yang percaya kepada Yesus Kristus diangkat menjadi anak-anak Allah. "Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya oran…

Sudahkah Kita Berbuah (2)

Baca: Yohanes 15:1-8"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." (Yohanes 15:8)Hidup yang berbuah adalah kehendak Tuhan bagi orang percaya. Itu sebagai tanda bahwa kita ini adalah murid-muridNya. "...hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan." (Matius 3:8). Bagaimana caranya supaya kita bisa berbuah? "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku." (Yohanes 15:4). Untuk menegaskan hal ini, kata "tinggal" ditulis sampai sepuluh kali dalam sepuluh ayat pertama dari Yohanes pasal 15 ini. Tinggal di dalam Tuhan berarti taat melakukan firmanNya. Ketaatan kita melakukan firman Tuhan itu adalah buah-buah Roh. Inilah yang dinilai dunia! Orang Kristen yang berbuah adalah yang hidupnya jadi kesaksia…
  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    3 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    5 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    5 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    5 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    5 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    5 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    5 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You