Posts

Showing posts from October 24, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Putus terhadap Sumpah

Zakharia 5:1-4 Apa reaksi kita saat mendengarkan orang mengucapkan sumpah tanpa kesungguhan hati? Sumpah yang terucap ternyata gagal ditepati. Ini namanya sumpah palsu, bukan? Sementara itu, ada juga orang yang senang mengucapkan sumpah serapah yang bertujuan untuk membalas perbuatan orang lain yang tidak menyenangkan. Jika setiap hari kita melihat kondisi seperti ini, mungkin dunia akan terasa kacau dan menyedihkan. Zakharia, dalam penglihatan, menyaksikan kondisi orang Yehuda sepulang dari Babilonia. Mereka sudah cukup lama tinggal di Yerusalem. Namun, kehidupan mereka tidak berpusat kepada Allah karena Bait Allah belum dibangun kembali. Akibatnya, mereka tidak dapat beribadah, sehingga hidup mereka penuh dengan dosa. Zakharia melihat sebuah gulungan kitab sepanjang dua puluh hasta dengan lebar sepuluh hasta (2). Dalam kitab itu tercatat dosa mereka, yaitu sumpah serapah dan sumpah palsu (3). Hukum Tuhan siap dinyatakan. Sumpah itu akan masuk ke rumah pencuri dan rumah mereka yang

Menantikan Tuhan:Ibadah Dengan Sungguh

Baca:  Mazmur 2:1-12 "Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar," Mazmur 2:11 Kita semua tidak tahu secara pasti kapan Kristus datang, namun melihat akta-fakta yang ada (kekristenan mengalami tekanan yang semakin berat, munculnya organisasi tertentu yang ditunggangi roh antikristus untuk melakukan penganiayaan terhadap orang percaya, bencana alam yang datang silih berganti dan sebagainya) semakin memperjelas bahwa Tuhan datang tidak akan lama lagi. Siapakah kita menyambut kedatangan Tuhan? Hal mendasar yang harus kita perhatikan adalah perihal ibadah! Apakah selama ini kita sudah beribadah kepada Tuhan dengan sungguh? Orang yang sungguh-sungguh beribadah pasti mengalami kuasa ibadah itu sendiri. Kenyataannya, meski banyak orang tampak aktif ke gereja setiap Minggu, tidak semua mengalami kuasa ibadah, karena mereka beribadah kepada Tuhan dengan sikap hati yang benar. Ada tertulis:  "Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Alla

Sanjungan Yang Melenakan

Baca:  Kisah Para Rasul 14:8-20 "Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu." (Kisah 14:13) Mengerjakan Amanat Agung Tuhan Yesus adalah tanggung jawab semua orang percaya, karena itulah  "Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya." (Markus 16:20).  Ke mana pun hamba-hamba Tuhan pergi memberitakan Injil Roh Kudus menyertai dan turut bekerja. Di mana ada Roh Kudus sesuatu yang dahsyat pasti terjadi, perkara-perkara adikodrati dinyatakan: yang sakit disembuhkan, yang terbelenggu dibebaskan, yang buta pun dicelikkan, yang lumpuh berjalanlah! Di Listra ada orang yang lumpuh kakinya sejak lahir.  "Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, b

Tuhan dapat Memulihkan Anda Meski Anda Berbuat Dosa

Image
Bacaan Hari ini: Yeremia 15:19 “Karena itu beginilah jawab TUHAN: "Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan jika engkau mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka engkau akan menjadi penyambung lidah bagi-Ku. Biarpun mereka akan kembali kepadamu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka.” Ketika Anda menjadi orang percaya di dalam Kristus, Anda terlahir kembali ke dalam keluarga Allah. Anda juga tak dapat menolak dilahirkan kembali. Meskipun persekutuan dengan Allah bisa rusak oleh karena dosa, namun hubungan itu tetap ada. Anda hanya selangkah lagi kembali kepada-Nya.  Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika Anda berbuat dosa? Satu kata: Kembali! Kembalilah kepada Kristus. Sesederhana itu.  Yesaya 1:18 mengatakan, “Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Mengingat Kebaikan Tuhan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan

Petualangan Zoa Ke Tempat Lain

Cerpen Imaginary Sky Man

Kembang Kapas