Posts

Showing posts from August 8, 2019

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Perlakukan Semestinya

1 Samuel 6:1-7:1 Sering kali orang gegabah dalam bertindak. Akibatnya, ada hal yang tidak baik terjadi. Seperti itulah yang terjadi dalam kehidupan bangsa Filistin dan orang-orang Bet-Semes. Bangsa Filistin yang waktu itu menang perang, lalu merampas tabut Allah, kemudian meletakkannya di sisi patung Dagon sembahan mereka di kuil Dagon. Hal ini membuat Allah murka dan menghajar mereka dengan borok-borok (5:6). Karena mereka tidak mampu mengatasi kemarahan Allah itu, maka dipindahkannya tabut Allah itu ke Gat. Namun, di sana pun Allah tidak berkenan dan memberikan hukuman yang sama. Atas semua peristiwa itu, bangsa Filistin sadar bahwa apa yang mereka lakukan salah. Oleh karena itu, mereka berinisiatif untuk mengembalikan tabut Allah tersebut kepada bangsa Israel. Orang-orang Bet-Semes pun mendapat hukuman dari Allah karena mereka memperlakukan tabut Allah dengan sembarangan (6:19). Namun, mereka sadar akan kesalahan mereka. Mereka akhirnya menyerahkan tabut Allah tersebut kepada ora

Tidak Mau Tobat, Menuai Akibat

Baca:  Mazmur 51:1-21 "Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku." (Mazmur 51:7) Sejak manusia pertama (Adam) jatuh ke dalam dosa, tabiat dosa menjadi bagian dalam diri manusia. Inilah yang disebut dosa asal. Akhirnya kita pun dilahirkan dengan kecenderungan untuk selalu melakukan kejahatan. Daud menyadari akan hal ini dan berkata,  "...aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku." (ayat 5). Pergumulan yang sama dialami oleh rasul Paulus:  "Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat... Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa

Tuhan Adalah Kota Benteng Orang Percaya

Baca:  Mazmur 59:1-18 "Sebab sesungguhnya, mereka menghadang nyawaku; orang-orang perkasa menyerbu aku, padahal aku tidak melakukan pelanggaran, aku tidak berdosa, ya TUHAN," (Mazmur 59:4) Semua berawal dari rasa iri hati yang kemudian berubah menjadi kebencian, itulah yang bergemuruh di hati Saul terhadap Daud. Tertulis:  "...ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, keluarlah orang-orang perempuan dari segala kota Israel menyongsong raja Saul sambil menyanyi dan menari-nari dengan memukul rebana, dengan bersukaria dan dengan membunyikan gerincing; dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya: 'Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.'" (1 Samuel 18:6-7).  Saul menjadi sangat tersinggung dan amarahnya semakin memuncak karena rakyat Israel begitu mengelu-elukan Daud daripada rajanya sendiri. Dari rasa iri hati berkembang menjadi hasrat membunuh. Alkitab mencatat beberapa kali Saul berusaha m

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Cerpen Diam Kepedihan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Mengingat Kebaikan Tuhan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Indah Pada Waktunya

Kembang Kapas