Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Firman Tuhan Tidak Bisa Batal!

Baca: 2 Raja-Raja 10:1-17

"Ketahuilah sekarang, bahwa firman Tuhan yang telah diucapkan Tuhan tentang keluarga Ahab, tidak ada yang tidak dipenuhi, Tuhan telah melakukan apa yang difirmankan-Nya dengan perantaraan Elia, hamba-Nya." (2 Raja-Raja 10:10)

Yesaya 55:11 mengatakan, "demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." Ini adalah penegasan bahwa firman Tuhan adalah yadan amin. Tidak ada perkataan firman Tuhan yang akan berlalu sia-sia.

Hal ini terbukti dan dialami oleh keluarga raja Ahab, di mana mereka harus menuai perbuatan jahatnya. Penghukuman atas keluarga Ahab benar-benar terjadi karena Tuhan sendiri yang berfirman. Jika Tuhan sendiri yang mengatakan maka semua pasti terjadi. Juga tertulis: "Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" (Bilangan 23:19). Setinggi apa pun kedudukan seseorang dan sebesar apa pun kuasa yang dimilikinya tidak akan mampu menghindarkannya dari penghukuman Tuhan.

Begitu juga dengan Izebel, istri Ahab yang sempat melakukan ancaman terhadap Elia sehingga Elia mengalami ketakutan. Akhir hidupnya sangat tragis, mayatnya dimakan anjing seperti yang diucapkan Elia, "Izebel akan dimakan anjing di kebun di luar Yizreel dengan tidak ada orang yang menguburkannya." (2 Raja-Raja 9:10a).Sekali Tuhan mengucapkan sesuatu tentang hidup seseorang, hal itu pasti terjadi. Izebel tidak bisa melepaskan diri dari perkataan Tuhan, apa pun usaha yang dilakukannya; semuanya pasti akan sia-sia.

Dari pengalaman tragis yang dialami oleh keluarga Ahab ini kita bisa belajar bahwa firman Tuhan atau perkataan Tuhan itu sangat berkuasa. Karena itu jangan menganggap sepele firman yang tertulis dalam Injil ini. Sekali Tuhan berfirman, firmanNya itu mengikat diriNya sendiri sehingga Dia pun pasti akan melaksanakan apa yang diucapkanNya. Jika sampai hari ini kita belum mengalami apa yang dijanjikan Tuhan, imani dan pegang janji firmanNya sebagaimana Tuhan menasihati Yosua untuk merenungkan firman Tuhan siang dan malam (baca Yosua 1:8). Itulah yang menjadi kunci kemenangan dan keberhasilan hidup Yosua!

"Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana." (Yesaya 14:24)

Comments

Popular posts from this blog

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

6 Features to Look for in a Travel Management Software

Forever Friends

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Tempayan Retak

Yahoo Account Recovery

How to Take Proper Care of Your Carpet

Cerpen Lampu Merah