Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Hidup Melalui Kristus

Baca: Yohanes 5:19-30

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup." (Yohanes 5:24)

Kristus satu-satunya jalan pemulihan hubungan manusia dengan Allah. Ketika seseorang menerima Kristus ia menerima hidup kekal. Orang yang telah dipulihkan hubungannya dengan Tuhan dipulihkan persekutuannya dengan Dia. Yesus berkata, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16). "...tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (Yohanes 3:36).

Allah adalah Roh, maka kita tidak berkomunikasi dengan-Nya menggunakan indera jasmani atau pikiran kita. Roh manusia dapat berkomunikasi dengan Allah dan mengalami realita tertinggi. Cara menemukan realita ini adalah melalui kelahiran baru. Tuhan menyatakan pada Nikodemus, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." (Yohanes 3:3). Ayat berikut memperjelas kelahiran baru: "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami." (2 Korintus 5:17-19).

Jika Anda menerima Kristus sebagai Juruselamat maka roh Anda dilahirkan kembali dan Anda tidak lagi orang yang sama. Anda ciptaan baru! Kemudian Anda harus bertumbuh secara rohani dan mengembangkan roh Anda seperti Anda bertumbuh dan berkembang secara alamiah dalam pikiran dan tubuh Anda. Anda harus mengembangkan roh dengan firman Tuhan, bukan dengan kesenangan dunia. Beri makan roh Anda dengan firman Allah. Tetapi firman tidak akan berarti jika Anda tidak merenungkannya.

Tuhan mau memenuhi hati kita dengan firman Allah.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Cacing Kepanasan Aja Tau

Forever Friends

Can QR Codes Be Used For Navigation?

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan