Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Pemeliharaan Allah yang Sempurna

Pemeliharaan Allah yang Sempurna

Markus 4:26-29

Yesus kembali menjelaskan Kerajaan Allah dengan perumpamaan benih yang ditabur. Pertumbuhan benih sampai menjadi pohon berada dalam kuasa Allah. Manusia hanya tinggal merasakannya. Allah akan mengerjakan bagian utamanya, yaitu memberi pertumbuhan. Manusia tidak dapat memastikan jalannya pertumbuhan, mereka hanya bisa melihat saja. Walau bukan manusia yang mengusahakan pertumbuhan tersebut, manusia dapat menikmati buahnya. Ini sungguh anugerah.

Hal Kerajaan Allah seperti benih yang bertumbuh sampai menghasilkan buah. Segala sesuatu akan berkembang sesuai prosesnya. Manusia adalah mahkluk terbatas karena terikat dalam ruang dan waktu. Keberadaannya dibatasi waktu dan ruang. Dengan perumpamaan ini, Yesus ingin membimbing umat-Nya agar dapat memahami cara kerja Allah yang agung dan mulia dalam kehidupannya. Manusia tidak dapat memperlambat atau pun mempercepat kehidupannya. Mereka hanya bisa menjalani setiap saat dengan penuh perhatian supaya mendapatkan kehidupan yang baik.

Setelah benih ditaburkan di tanah, manusia sudah tidak lagi memiliki peran. Allahlah yang akan menyatakan kuasanya. Benih mulai bertunas, tunasnya makin besar dan kemudian menjadi batang pohon yang makin membesar dan kuat. Kuasa Allahlah juga yang membuat benih itu menjadi pohon yang mengeluarkan buah (27-28).

Setiap manusia perlu menjalani hidupnya dengan penuh harap kepada Allah. Ini akan menjadikan manusia merasakan pemeliharaan Allah yang begitu agung dalam kehidupannya. Pada akhirnya manusia akan menikmati hal yang baik dari Allah sesuai waktu-Nya (29).

Bersyukurlah karena Allah berdaulat atas waktu. Ia memiliki otoritas sepenuhnya atas kehidupan kita. Tidak ada yang dapat memengaruhi-Nya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. Semuanya ada dalam kehendak-Nya. Ini semestinya membuat kita berserah pada kehendak-Nya. Dan untuk itu memang dibutuhkan kesabaran. kita. [JS]

Komentar

  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    4 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    6 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    6 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    6 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    6 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    6 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    6 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You