Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Surat Kristus : Mempermuliakan Kristus

Baca: Galatia 1:11-24

"berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi," (Galatia 1:16)

Tuhan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "...kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah 1:8). Kuasa yang dimaksudkan oleh Yesus adalah kuasa yang erat hubungannya dengan tugas setiap orang percaya sebagai saksi-saksi-Nya, yaitu menjadi saksi di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi. Janji itu sudah digenapi-Nya, Roh Kudus dicurahkan di hari Pentakosta. Bahkan Alkitab menyatakan bahwa Roh Kudus itu tinggal di dalam orang percaya. "...tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah," (1 Korintus 6:19).

Roh Kudus-lah yang memampukan orang percaya untuk menjadi 'surat Kristus' di tengah-tengah dunia ini, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." (2 Timotius 1:7). Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk takut, malu dan merasa tidak mampu menjalankan tugas yang dipercayakan Tuhan ini. Rasul Paulus menasihati, "...janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita" (1 Timotius 1:8). Memang kesaksian itu mengandung resiko, karena ada orang yang suka dengan kesaksian kita, tapi juga tidak sedikit orang yang mencela, terlebih-lebih bila kehidupan kita secara nyata tidak menjadi teladan baik bagi orang lain.

Menjadi 'surat Kristus' berarti meneladani bagaimana Kristus telah hidup dan mengimpartasikan karakter-Nya secara nyata sehingga keberadaan kita benar-benar menjadi berkat. Menjadi berkat bukan hanya ketika kita mampu memberi orang lain secara materi semata, namun yang lebih utama adalah melalui sikap dan tindakan kita.

"Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku," (Yohanes 13:35). Perlu ditegaskan bahwa menjadi 'surat Kristus' berarti fokus kita adalah mempermuliakan Kristus, bukan mencari hormat dan pujian untuk diri sendiri. Nama Tuhan Yesus dan karya-karya-Nya yang harus dikedepankan dan diberitakan!

Biarlah hati dan perbuatan kita selalu selaras dengan firman Tuhan, sehingga kapan pun dan di mana pun berada kita menjadi 'surat Kristus'.

Comments

Popular posts from this blog

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

6 Features to Look for in a Travel Management Software

Forever Friends

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Tempayan Retak

Yahoo Account Recovery

How to Take Proper Care of Your Carpet

Cerpen Lampu Merah