Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Usir Kuasa Jahat Dengan Doa

Baca: Markus 9:14-29 

"Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat." (Markus 9:18b)

Ayat nas di atas menyatakan bahwa para murid Yesus pernah mengalami kegagalan dalam pelayanannya, yaitu ketika ada seseorang yang membawa kepada mereka anaknya yang menderita sakit ayan dan kerasukan setan. "Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya berkertakan dan tubuhnya menjadi kejang." (ayat 18a). Ternyata mereka (para murid) tidak dapat menyembuhkan anak itu. Mereka gagal mengusir roh jahat yang menyerang anak tersebut. Oleh karena itu ayahnya membawa anak itu langsung kepada Yesus untuk meminta kesembuhan. Maka bertindaklah Yesus: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!" (ayat 25), dan roh jahat itu pun ke luar dari anak itu. Melihat kejadian itu murid-murid Yesus menjadi sangat tercengang dan terheran-heran melihat bagaimana roh jahat itu ke luar dan meninggalkan anak itu. Padahal mereka sudah melakukan sebelumnya, tapi gagal.

Sebagai murid-murid Yesus mereka menghabiskan banyak waktunya bersama-sama dengan Yesus; ke mana pun Yesus pergi untuk melayani, mereka juga ada di sana. Namun meski demikian belum tentu mereka peka terhadap apa yang dilakukan Yesus selama ini. Seharusnya mereka bertanya dalam hati, "Mengapa pelayanan Yesus begitu luar biasa? Rahasia apa di balik keberhasilanNya?" Ternyata pelayanan Yesus berhasil oleh karena doa-doaNyha yang tiada henti. Kehidupan Yesus penuh dengan doa. Alkitab mencatat, ketika Yesus berdoa di taman Getsemani, para murid malah kedapatan sedang tertidur pulas dan Ia pun menegur mereka: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan aku?" (Matius 26:40b)

Ketika sebagai manusia, Yesus sangat bergantung kepada BapaNya. Itulah sebabnya Yesus senantiasa membangun keintiman dengan Bapa karena Ia tidak mempunyai kuasa apa-apa. Kuasa itu ada di tangan BapaNya yang di sorga. Demikian juga kita. Keberhasilan kita dalam pelayanan bukanlah karena kuat dan gagah kita, namun sepenuhnya dari Tuhan melalui doa yang tidak jemu-jemu.

Bila kehidupan kita penuh dengan doa, roh-roh jahat pun dapat kita tundukkan dalam nama Yesus!

Comments

Popular posts from this blog

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

6 Features to Look for in a Travel Management Software

Forever Friends

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Tempayan Retak

Yahoo Account Recovery

How to Take Proper Care of Your Carpet

Cerpen Lampu Merah