Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Cerpen Boneka Misterius


Seperti biasa aku sekolah, apalagi hari ini adalah hari piketku.
“Vika, Jangan lupa! Kamu kebagian bersihin gudang sekolah!” kata ketua piket.
“Sabar ya, Vika!” kata temanku Talia menghibur.


Ketika aku akan mengambil sapu, Nessa menghampiriku.
“kamu juga kebagian bersihin gudang?” tanyaku. Dia tak menjawab tetapi hanya mengangguk.


Pada akhirnya aku dan Nessa pergi menuju gudang.
“kamu gak bosan? Setiap hari kamu rajin piket, apalagi kamu milih untuk bersihin gudang yang banyak debunya. Aku sih paling malas kalau disuruh bersihin gudang” kataku. Tetapi Nessa hanya diam saja dan terus membersihkan gudang. Aku perhatikan dia. Sebenarnya Nessa itu orang yang paling cantik di sekolahku dan juga pintar, tapi karena sifatnya yang pendiam akibatnya teman-teman menganggapnya misterius.


Aku tak peduli dia tak menjawab. Aku terus membersihan gudang sampai akhirnya aku menemukan boneka beruang warna putih dan terdapat pita merah muda di lehernya. Boneka itu besar dan sangat lucu. “siapa yang buang boneka di gudang sekolah? Sepertinya tak ada yang punya padahal masih bagus. Lebih baik aku bawa pulang saja” kataku senang, memang aku sangat suka sama beruang.


Nessa kaget dan langsung merebut boneka beruang itu dariku.
“Hei!” kataku menegur.
“sebaiknya jangan diambil” kata Nessa dan kembali disimpannya boneka itu, dia pun kembali membersihkan gudang. Lama-lama aku jadi bosan dengannya dan aku sangat penasaran dengannya.


Keesokan harinya aku ceritakan hal itu kepada Talia. Talia hanya diam mendengar cerita itu.
“lebih baik kau selidiki saja, kau kan punya indra ke-6.”


Aku akhirnya memutuskan sepulang sekolah akan menyelidikinya.
“silahkan masuk” kata Bu kepala sekolah.
“ada yang bisa dibantu?”
“anak ibu buang boneka di gudang?” kataku.
“boneka? Boneka yang mana?”
“kemarin waktu saya piket, saya lihat ada boneka di gudang, saya pikir itu boneka anak ibu”
“ah! Masa sih?”
“iya bu benar”
“ya sudah nanti saya suruh petugas meriksa gudang”


Akhirnya aku harus menunggu hari esok untuk mendengar laporannya. Ketika di dalam kelas aku dipanggil oleh kepala sekolah.
“Vika, kemarin ibu sudah suruh petugas untuk mecari tetapi tidak ada boneka” Aku tak percaya sama laporan itu, akhirnya pada pulang sekolah aku ngajak Talia ke gudang.


“nah ini boneka beruangnya!” kataku. Talia kebingungan melihatku. “boneka beruang yang mana?”
“loh! Kamu gak bisa lihat ini bonekanya” kataku. Talia malah tampak kebingungan. Pada saat itu juga Nessa masuk ke dalam gudang dan kaget melihat kita berdua sedang di dalam gudang .


“kalian sedang apa?”
“Nessa kamu bisa lihat boneka beruang ini?”
“itu bukan apa-apa!” kata Nessa. Talia hanya bengong dan merasa aneh kepada kita berdua, dia bingung kita sedang memperebutkan apa.
“hanya kamu dan aku yang bisa lihat boneka itu, sebenarnya ada apa sih?” tanyaku.


Nessa hanya diam saja dan akhirnya dia menjawab “sebenarnya boneka ini milik adikku yang dulu bersekolah di sini, tetapi waktu itu dia meninggal dengan cara yang tragis, ”




Cerita ketika adiknya semasa masih hidup.


Namanya Keisa, setiap hari dia selalu membawa boneka beruang ini kemana-mana sampai ke sekolah juga karena saking sukanya. Akhirnya dia dijauhi teman-temannya karena hal itu.
“hei Keisha! Kalau bawa boneka mikir dong! Masa sih sampai dibawa ke sekolah segala” kata temannya mengejek.
“sebaiknya kita ambil saja bonekanya!” Tak pikir panjang akhirnya dia mengambil boneka beruang itu dan dilemparnya ke bawah.


Saat itu mereka sedang berada di lantai tiga tepat di tangga
“ah boneka! dia jatuh ke bawah dan meninggal. Boneka ini hanyalah arwahnya yang menyerupai boneka, boneka sebenarnya sudah dikuburkan bersama mayatnya.”


“Aku merasa sangat bersalah kepadanya, karena selama ini aku sangat sibuk dengan tugas sekolah dan tak sempat bermain dengannya. Makanya dia bermain sama boneka. Aku sangat sedih, dan aku sangat sayang kepadanya, makanya aku rajin piket membersihkan gudang untuk menemaninya.” kata Nessa sambil mencucurkan air mata.


Tiba-tiba boneka itu langsung menghilang sambil mengatakan “aku juga sayang kakak” Nessa sangat senang karena adiknya sudah tenang di alam sana.


Banyak hal yang aku lewati termasuk hal ini. Kekuatan gaib yang aku punya sangat membantu para arwah untuk memenuhi keinginannya supaya bisa tenang dan masuk ke surga.


THE END


Cerpen Karangan: M.Sandikania.M

Komentar

  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    4 hari yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    2 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    2 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    2 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    2 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    2 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    2 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You