Top 5 Vikram South Indian Hindi Dubbed Movies

Kennedy John Victor is an Indian South Actor who better known with his stage name Vikram. He was born on 17 April 1966 and completed his education from Loyola College. He is a most popular South Indian actor who debuted a number of Hit films such as "Anniyan - 2005", "Sethu 1999", "I - 2015",, etc.

Here, we a have created a list about Vikram South Indian Hindi Dubbed movies which are also available on Youtube. So, let's talk about such as movies which details are mentioned below:- Top 5 Vikram South Indian Hindi Dubbed Movies 

Kadaram Kondon/Aparichit 2

Kadaram Kondon/Aparichit 2 is a action based South Indian Movie which has been released in Hindi also. The film is directed by Rajesh Selva which music given by M. Ghibran and film produced by Kamal Haasan.

Iru Mugan


Iru Mugan is a South Indian Movie which has been released on 8 September 2016, directed by Anand Shankar. Shibu Thameens produced this film in which Nayantara, Vikram, Nithya Menen and Thambi R…

Humor Perjaka Tong Tong

Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota. Sebelum berangkat ibunya
menyampaikan pesan.
"Nduk ... kalau kamu kekota dan kebetulan dapat jodoh disana, ini ada pesan
dari mbokmu untuk mencari jodoh yang baik :
1. Cari pasangan yang setia.
2. Pasangan kamu harus yang hemat.
3. Calon kamu itu harus perjaka ting ting."
Berangkat lah sang gadis ke kota. dan beberapa bulan kemudian dia kembali
kedesanya untuk meminta doa restu ingin menikah.
"Mbok.., saya sudah ketemu jodoh dengan syarat seperti yang mbok sampaikan
kepada saya. Waktu itu kami berjalan-jalan keliling kota. Dia selalu saja
menggandeng saya dengan mesra bukankah itu tanda pasangan yang setia ?"
Si mbok mangut-mangut.
Kemudian karena kemalaman dan kehujanan kami mencari tempat berteduh dan
menginap. Pacar saya ini bilang , "Dik kita nginap saja dihotel, untuk
menghemat biaya bagaimana kalau kita hanya menyewa 1 kamar saja". Bukankah
pacar saya orangnya hemat mbok ?"
Untuk kedua kali simbok mangut-mangut.
"Dan akhirnya mbok.., saya tahu kalau pacar saya itu masih perjaka
ting-ting." Langsung si mbok mendelik :
"dari mana kamu tahu bahwa dia masih perjaka ting-ting ?".
Sang gadis langsung menjawab,
"Anunya masih dibungkus plastik mbok "
Si mbok langsung pingsan.

Belajar Mengingat

Edi : "Hai John, saya dengar - anda mengikuti klas untuk memperbaiki daya
ingat. Apakah ada hasilnya?"
John : "Yah, saya rasa begitulah. Mereka mengajarkan untuk mengingat sesuatu
dengan cara ber-asosiasi."
Edi : "Mungkin saya harus mencoba juga. Apa nama sekolah-nya? "
John : "Bagus, coba saya ingat ingat dulu -- Apa sih nama bunga merah yang
batangnya berduri itu?"
Edi : "Apakah yang kamu maksud 'Bunga Rose'?"
John : "Nah itu dia - Betul." (Kepada isterinya) : "Hey, Rose, Apa sih
namanya sekolah untuk belajar mengingat itu"

Aman Membuka Kondom

Ada cerita dua orang bersahabat dari Rusia, namain aja Igor dan Kirchkov,
ditugaskan oleh bos-nya untuk melakukan perjalanan dinas ke States, seputaran
Texas selama 2 bulan.
Sampai di sana mereka menginap di suatu motel. Kebetulan sekali si penjaga
motelnya seorang wanita yang sangat cantik dan seksi, dan sedikit nakal.
Setelah hampir 2 bulan, maklum, si imin udah mulai enggak tahan, apalagi si
pemilik motel 'sangat mengganggu'.
Akhirnya disepakati oleh kedua orang Rusia itu untuk mengajak dinner si
pemilik motel, dan sekaligus tidur bersama. Tanpa diduga si cewek motel mau.
Tapi ada syaratnya. Si cewek bilang, dia mau making love dengan mereka asalkan
mereka memakai memasang cap (alias kondom) karena si cewek takut hamil.
Ok, kata kedua orang Rusia tersebut. Dan terjadilah ... (sensor, sensor,
sensor) ...
Dua puluh tahun kemudian, setelah Igor dan Kirchkov sudah jadi kakek-kakek,
mereka bertemu lagi di motel yang sama. Lalu mereka berbincang.
Igor: "Menurutmu bagaimana, dengan kenangan kita dua puluh tahun yang lalu di
motel ini?"
Kirchkov: "Aku tidak melihat lagi si pemilik motel yang dulu bahkan anaknya,
mungkin sudah meninggal".
Igor : "berarti dia tidak hamil oleh perbuatan kita dong."
Kirchkov : "Ah, Jadi sekarang kita aman untuk membuka kondom kita sekarang."

Mana Yang Lebih Kenceng

BU GURU : "Kalo jarum dan rambut dijatuhkan bersama-sama dalam ruang hampa mana
yang jatuh duluan ?"
MURID : "sama-sama bu guru ..."
BU GURU : "bagus...!"
TONO : "Kalo jarum dan rambut jatuh di lantai, mana yang lebih kenceng
suaranya buguru ?"
BU GURU : "ya jarum dong TONO ..."
TONO : "salah... Bu Guru, lebih kenceng rambut... Bu Guru"
BU GURU : "kenapa ?"
TONO : "kalo malam-2 ada rambut jatuh dilantai suaranya 'Bheh....bhehhh.....'"
BUGURU : "kok gitu suaranya ?"
TONO : "iya BU Guru ... habis rambutnya kan nyelip dibibir Papi ..."

Cerita Fiktif Tentang Dokter

Pak Sastro berusia 86 th berkeinginan untuk panjang umur, untuk itu ia
mendatangi si Poltak yang baru buka praktek
Pak Sastro : "Nak Poltak, saya ingin panjang umur tolong dong kasih saya
resep khan nak Poltak baru lulus pasti punya resep yang manjur."
Dokter Poltak : "Eh...(sambil kebingungan) Bapak seneng ke disko tidak ?"
Pak Sastro : "Ya ampun... khan saya udah tua. ya jelas tidak suka."
Dokter Poltak : "Bapak seneng lihat cewek cakep ?"
Pak Sastro : "Wach ini lagi... udah tidak selera"
Dokter Poltak : "Atau Bapak suka ngebo'at"
Pak Sasto : "Tidak suka"
Dokter Poltak : (Sambil bisik-bisik) ".... Bapak suka ke Komplek?"
Pak Sastro : "Tidak suka"
Dokter Poltak : "Bapak ini bagaimana sih? semua kesenangan dunia Bapak tidak
suka. kok minta umur panjang ?"

Sampai Jumpa Di Kesempatan Lain

Dalam suatu penerbangan Jakarta-Frankfurt pesawat mengalami gangguan pada
mesinnya.... dan saat itu pas diatas laut. Kapten merendahkan penerbangannya
supaya kalau terjadi apa2 tidak terlalu jauh untuk menukik...sehingga
kecelakaan tidak begitu fatal.
Tapi pesawat agak oleng...tidak begitu bisa dikendalikan dengan baik.
Akhirnya pak Kapten menyuruh Awak pesawat mengatur strategi duduk penumpang
supaya tidak terjadi kekacauan pada saat pendaratan darurat.
Pramugari:
"Para penumpang yang budiman, saya mohon perhatiannya. Untuk memudahkan
pendaratan darurat diminta yang tidak bisa berenang untuk duduk disebelah kiri
saya dan yang bisa disebelah kanan saya."
(Nah sesaat kemudian terjadi lah pertukaran tempat saudara, anak dan teman
akhirnya berpisah duduk)
"Nah mohon pakai pelampung masing2."
(Semua instruksi lancar, tidak ada masalah. Maka pesawatpun melangsungkan
pendaratan darurat yang tidak begitu mulus)
Pada saat terjadi benturan2, Pramugari akhirnya menemui penumpang yang tidak
bisa berenang, dan ia cuma bilang:
"Para penumpang yang budiman kami doakan semoga selamat dalam menyelamatkan
diri sendiri, dan sampai jumpa lagi dilain kesempatan dan penerbangan yang
lain."

Pingin Ehn Ama Onta

Suatu hari, setelah berbulan-bulan mengembara dari satu oasis ke oasis lainnya,
Musafir tiba-tiba merasakan dorongan sex yang amat besar, dan ia bingung gimana
cara melampiaskan nafsu sexnya itu.
Kemudian terlintaslah ide 'miring' di benaknya.... kenapa nggak gue 'tembak'
aja si Onta ini ? Pikirnya lumayan juga daripada nggak ada yang bisa membantu
melampiaskan nafsunya. Lalu dia cari akal.
Diikatnya si Onta pada sebuah batu, lalu ditumpuknya barang-2 nya di belakang
si Onta dan ia naik ke atas tumpukan barangnya agar mencapai posisi strategis
di belakang onta untuk melaksanakan hajatnya.
Namun merasa didorong-2 sesuatu, setiap kali si musafir itu mendorong, si
Onta bergerak maju sehingga si musafir semakin geregetan saja karena
sssuuuuusssaaaahhhh buaaaannget masukin 'anunya'. Bahkan saking nafsunya dia,
akhirnya dia terjatuh waktu si Onta bergerak maju.
Namun kalo nafsu sudah diubun-2, pantang nyerah deh si Musafir, sekali lagi
ia naik ke tumpukan barang-2nya dan dipegangnnya ekor si Onta. Merasa ada yg
pegang ekornya, si Onta malah makin galak sehingga si Musafir terjatuh lagi.
Diam-2 dari balik batu ada seorang wanita yang memperhatikan gerak-2 si
Musafir. Ia tersesat dan secara kebetulan sampai didekat Musafir setelah
berhari-2 tidak makan dan minum.
Melihat si Musafir punya banyak perbekalan, walaupun tingkahnya menurut dia
aneh sekali, ia memberanikan diri mendekat dan menyapa si Musafir :
'Oom Musafir...'
he..he... kaget deh si Musafir, nggak nyangka akan ketemu seorang wanita
sendirian di padang pasir yang gersang ini.
'ehhh...ooohhh... ada apa Nona ?' kata Musafir sambil menarik kembali
celananya ke atas dan sedikit malu.
'saya tersesat dan sudah beberapa hari ini tidak makan dan minum, bolehkah
saya minta sedikit makanan dan minuman yg Oom punya ?' tanya si wanita
si Musafir terdiam sejenak, dia masih shock karena bertemu wanita ini.
Melihat si Oom Musafir terdiam, lalu wanita itu segera bicara lagi
'sebagai imbalan makanan dan minumannya, saya bersedia melakukan apa saja
untuk oom'
Si musafir kembali terdiam dan berpikir sejenak, lalu dia menjawab :
'Oke lah.... makan dan minumlah sekarang'
setelah makan dan minum, wanita itu lalu kembali bertanya
'terima kasih oom, saya udah kenyang dan tidak dahaga lagi, sekarang giliran
saya untuk membalas kebaikan budi Oom. Silakan Oom bilang apa yang Oom inginkan
dari saya'
Dengan sedikit malu-malu, si musafir bertanya :
'Benarkah kamu mau melakukan apa yg saya minta ?"
'pasti Oom......' kata wanita itu, sambil membayangkan apa yg akan diminta
oleh si Oom.
Lalu dengan pipi memerah si Musafir akhirnya bicara lagi
'Baiklah nona, tentunya Nona sudah melihat apa yg tadi sedang saya lakukan
terhadap Onta saya, kali ini benarkah Nona mau membantu saya ?'
'Pasti....' jawab si wanita tidak sabar menunggu si Musafir menyampaikan
hasratnya.
Akhirnya si Musafir tidak malu-2 lagi dan meminta :
'Baiklah Nona, tolong saya pegangin Onta ini dari depan supaya ia tidak
bergerak maju'

Comments

loading...

Popular posts from this blog

Exciting Nightlife in Ho Chi Minh City

Best Time to Trek in Nepal

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

To Love without Certainty

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

BLACK LISTING OF CONTRACTOR IMPERMISSIBLE AFTER LOOSING AN ARBITRATION ON THE SAME ISSUE

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

How Urban Schools Can Provide More Coherent Professional Development