Jika Anda Ingin Berubah, Mulailah dengan Pemikiran Anda

Gambar
Bacaan Hari ini:
Efesus 4:23 "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,"

Perubahan memerlukan pemikiran yang baru. Untuk bisa berubah, kita harus belajar tentang kebenaran dan mulai mengambil pilihan-pilihan yang baik, namun kita juga harus mengubah cara pikir kita.Misalnya, Anda berkata, "Saya harus lebih mencintai pasangan saya," ketahuilah itu tidak akan bekerja. Anda tak bisa melawan perasaan Anda. Anda harus mengubah cara Anda berpikir tentang pasangan Anda, tentang anak-anak Anda, juga tentang anggota keluarga Anda yang lain. Itu akan mengubah cara Anda merasa, yang kemudian akan mengubah cara Anda bertindak. Alkitab berkata, "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu," (Efesus 4:23).Pertempuran melawan dosa, pertempuran melawan kekurangan dalam hidup Anda yang tidak Anda suka dimulai dari dalam pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah perilaku Anda atau apa pun itu di dalam emosi Anda, mulailah dengan pikiran dan sikap Anda.Pembaharuan …

Renungan Dapatkan Apa Yang Tuhan Janjikan

Baca: Yosua 14:6-15

"Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan Tuhan pada waktu itu,..." (Yosua 14:12)

Tuhan menciptakan setiap umatNya dengan suatu tujuan atau rencana indah. Demi terlaksananya rencana Tuhan bagi kita, kita harus bekerjasama denganNya, tak boleh pasif. Apabila Ia mengungkapkan rencana itu kepada kita haruslah kita tanggapi dengan positif. Dengan keyakinan penuh kita akan sanggup memenuhi apa yang Ia inginkan dalam hidup kita, tak peduli besar atau berat rintangan yang mungkin menghadang.
 
Pada zaman Musa Tuhan berjanji akan memberi bangsa Israel suatu negeri bagi mereka. Sesuai perintah Tuhan Musa pun mengutus 12 kepala suku untuk mengintai keadaan negeri itu. Ada pun 10 utusan yang telah mengintai negeri Kanaan itu memberikan laporan bahwa negeri itu memang berlimpah dengan susu dan madu, hanya sayang bangsa yang mendiami negeri itu kuat-kuat sehingga mereka tak mungkin masuk ke sana, hanya Yosua dan Kaleb yang memberikan tanggapan dan pernyataan positif. Namun bangsa Israel justru mengikuti suara negatif yang lebih banyak jumlahnya. Mereka tak berani masuk ke negeri perjanjian itu sehingga mereka harus mengembara selama 40 tahun.

Ketika Musa meninggal Tuhan mengangkat Yosua sebagai penggantinya. Di bawah pimpinan Yosua mereka masuk ke negeri perjanjian. Kemudian Kaleb datang kepada Yosua mengingatkan janji Tuhan. Kaleb mengembara di padang belantara selama 40 tahun bersama bangsa yang tak percaya mengenai negeri yang Ia janjikan. 45 tahun setelah janji itu diberikan kepadanya Kaleb datang kepada Yosua dan berkata, "...berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan Tuhan pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu,..." (ayat nas).

Seperti Kaleb, kita pun dapat meraih apa yang Tuhan janjikan kepada kita. Tak peduli apakah janji itu sudah lama atau baru. Tuhan tidak pernah ingkar janji,"Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang menganggapnya sebagai kelalaian," (2 Petrus 3:9). Untuk memiliki janji itu kita dapat bertindak seperti Kaleb mengingatkan Tuhan akan janjiNya.

Dan yang lebih penting jagalah sikap hati dan benar dan tetap teguh menanti-nantikan Dia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You