Suara Siapakah yang Anda Dengarkan?

Gambar
15 Agustus 2018Bacaan Hari ini:
Amsal 1: 7 “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”

Pernahkah Anda perhatikan bahwa di saat Anda menetapkan satu gol dalam hidup Anda, Anda mulai mendengarkan orang lain berkata, "Memangnya kau siapa?”atau "Itu mustahil” atau "Lupakan saja"?Penangkal dari suara-suara keraguan ialah dengan mendengarkan suara Tuhan. Coba bayangkan segala kritikan yang ada dalam kehidupan Noah. "Itu si Nuh, katanya Tuhan berbicara kepadanya, tapi coba lihat, nyatanya dia malah menjatuhkan harga properti kita dengan membangun bahtera di halaman depan rumahnya."Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh mendengarkan Tuhan. Apa yang dia dengar? Dia mendengar peringatan Tuhan bahwa dunia ini akan dibinasakan. Nuh percaya apa yang belum dia lihat. Itulah iman – percaya pada sesuatu yang tidak kita lihat. Nuh tidak lari dari visi yang Tuhan berikan kepadanya. Tapi sebaliknya, ia tetap membangun bahtera…

Renungan Dapatkan Apa Yang Tuhan Janjikan

Baca: Yosua 14:6-15

"Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan Tuhan pada waktu itu,..." (Yosua 14:12)

Tuhan menciptakan setiap umatNya dengan suatu tujuan atau rencana indah. Demi terlaksananya rencana Tuhan bagi kita, kita harus bekerjasama denganNya, tak boleh pasif. Apabila Ia mengungkapkan rencana itu kepada kita haruslah kita tanggapi dengan positif. Dengan keyakinan penuh kita akan sanggup memenuhi apa yang Ia inginkan dalam hidup kita, tak peduli besar atau berat rintangan yang mungkin menghadang.
 
Pada zaman Musa Tuhan berjanji akan memberi bangsa Israel suatu negeri bagi mereka. Sesuai perintah Tuhan Musa pun mengutus 12 kepala suku untuk mengintai keadaan negeri itu. Ada pun 10 utusan yang telah mengintai negeri Kanaan itu memberikan laporan bahwa negeri itu memang berlimpah dengan susu dan madu, hanya sayang bangsa yang mendiami negeri itu kuat-kuat sehingga mereka tak mungkin masuk ke sana, hanya Yosua dan Kaleb yang memberikan tanggapan dan pernyataan positif. Namun bangsa Israel justru mengikuti suara negatif yang lebih banyak jumlahnya. Mereka tak berani masuk ke negeri perjanjian itu sehingga mereka harus mengembara selama 40 tahun.

Ketika Musa meninggal Tuhan mengangkat Yosua sebagai penggantinya. Di bawah pimpinan Yosua mereka masuk ke negeri perjanjian. Kemudian Kaleb datang kepada Yosua mengingatkan janji Tuhan. Kaleb mengembara di padang belantara selama 40 tahun bersama bangsa yang tak percaya mengenai negeri yang Ia janjikan. 45 tahun setelah janji itu diberikan kepadanya Kaleb datang kepada Yosua dan berkata, "...berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan Tuhan pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu,..." (ayat nas).

Seperti Kaleb, kita pun dapat meraih apa yang Tuhan janjikan kepada kita. Tak peduli apakah janji itu sudah lama atau baru. Tuhan tidak pernah ingkar janji,"Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang menganggapnya sebagai kelalaian," (2 Petrus 3:9). Untuk memiliki janji itu kita dapat bertindak seperti Kaleb mengingatkan Tuhan akan janjiNya.

Dan yang lebih penting jagalah sikap hati dan benar dan tetap teguh menanti-nantikan Dia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You