Jika Anda Ingin Berubah, Mulailah dengan Pemikiran Anda

Gambar
Bacaan Hari ini:
Efesus 4:23 "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,"

Perubahan memerlukan pemikiran yang baru. Untuk bisa berubah, kita harus belajar tentang kebenaran dan mulai mengambil pilihan-pilihan yang baik, namun kita juga harus mengubah cara pikir kita.Misalnya, Anda berkata, "Saya harus lebih mencintai pasangan saya," ketahuilah itu tidak akan bekerja. Anda tak bisa melawan perasaan Anda. Anda harus mengubah cara Anda berpikir tentang pasangan Anda, tentang anak-anak Anda, juga tentang anggota keluarga Anda yang lain. Itu akan mengubah cara Anda merasa, yang kemudian akan mengubah cara Anda bertindak. Alkitab berkata, "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu," (Efesus 4:23).Pertempuran melawan dosa, pertempuran melawan kekurangan dalam hidup Anda yang tidak Anda suka dimulai dari dalam pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah perilaku Anda atau apa pun itu di dalam emosi Anda, mulailah dengan pikiran dan sikap Anda.Pembaharuan …

Renungan Penebusan Kristus Untuk Kehidupan Kekal

Baca: Galatia 3:1-14

"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: 'Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!' " (Galatia 3:13)

Sejak zaman Musa yang hidup di Perjanjian Lama sampai pada masa bait Allah dibangun oleh Herodes di Perjanjian Baru, di mana bait Allah itu sering dikunjungi oleh Yesus, terdapat tabir yang memisahkan antara ruang luar dengan ruang Mahasuci. Ini sebagai pertanda bahwa jalan kepada Allah masih belum terbuka, melainkan tertutup. Namun pada saat Yesus berseru, "Sudah selesai,", tabir Bait Suci itu pun terbelah menjadi dua. Yesus telah membuka jalan keselamatan bagi manusia.

Sebagai manusia berdosa kita tidak layak datang kepada Allah dan masuk ke hadiratNya. Allah itu Mahakudus adanya, namun "...oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-nya sendiri," (Ibrani 10:19-20). Jadi Yesus datang untuk sebuah Misi Agung yaitu sebagai jalan pendamaian: "...kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya." (Kolose 1:21). Ia datang untuk menanggung hukuman karena dosa manusia supaya dosa itu dihapus oleh Allah dan manusia pun terbebas dari hukuman.

Sungguh tak terkira betapa besar kasih Allah kepada kita dan itu tidak dapat diukur dan dibandingkan dengan siapa pun dan apa pun juga. Dia bertindak menurut kehendak dan kedaulatanNya untuk menyelamatkan manusia. Jadi penyelamatan itu adalah inisiatif dari Allah sendiri. Manusia tidak akan sampai kepadaNya karena manusia tetap menyandang status sebagai hamba dosa dan jelas dinyatakan bahwa upah dosa ialah maut. "Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal." (Roma 6:22). Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan hendaknya kita merespons kasih Allah ini dengan tindakan nyata. Mari kita layani Tuhan lebih giat lagi dan makin bersemangat untuk menceritakan karya penebusan Kristus ini kepada orang-orang yang belum percaya.

Ada jaminan hidup kekal bagi yang percaya Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You