WaktuMu Tidak Singkat

Ada Singkatnya Hari Yang Dapat TerlaluiSebab Hari Terlalui Dengan Kelelapan Tidur Sepanjang Waktunya Aku Merenungkannya Tiada Yang Terbuat Di Dalamnya Hanyalah Satu Yang Terbuat Di Dalamnya Tidur Sepanjang Hari Tapi Itu Hanyalah Yang Aku Lihat Di Dalam Kenyataannya Tapi Kini Aku Telah Mengetahuinya Di Kejauhan Apa Yang Aku Lihat Di Dalam Kenyataannya Ada Dunia Di Dalam Tidurnya Yang Ia Kerjakan Ada Sesuatu Yang Terbuat Di Dalam Tidurnya Sehingga Terlelap Sepanjang Hari Bekerja Di Dalam Tidurnya Aku Salah Telah Memberikan Tanda Tiada Yang Di Kerjakan Selain Tidur SajaTernyata Kini Engkau Benar Bahwasanya Engkau Bekerja Di Dalam TidurMuMengerjakan Hal Yang Tidak Dapat Aku Lihat Dan Aku Dapat Kerjakan Engkau Mampu MengerjakannyaSebab Kini Telah Aku Ketahui Ada Seorang Yang Di BelakangmuSeorang Yang Selalu Mengerjakan Segala Hal Sesuatunya Yang Tidak Dapat Aku Lihat Kini Telah Engkau Pegang Di Tangan Kirimu Sebuah Segitiga Emas Dan Kini Engkau Telah Di Berikan Pakaian Hitam Bertanda Di Da…

Bertahan Di Tengah Penderitaan

Baca: 2 Korintus 11:23-33

"Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut." (2 Korintus 11:23)

Banyak orang Kristen mengeluh dan bersungut-sungut jika sedang dalam masalah dan penderitaan. Mari belajar dari kehidupan rasul Paulus, seorang pemberita Injil yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Meski sudah melayani Tuhan, apakah hidup Paulus terbebas dari masalah? Justru sebaliknya: hari-hari yang dijalani Paulus dipenuhi oleh penderitaan dan pergumuluan yang berat.

Meski demikian hal itu tidak menyurutkan semangat Paulus untuk melayani Tuhan dan memberitakan Injil. Seburuk apa pun keadaannya Paulus tetap memiliki roh yang menyala-nyala bagi Tuhan. "Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian," ( 2 Korintus 11:23-27).

Apa yang mendasari Paulus sehingga ia tetap kuat dan mampu bertahan di tengah penderitaan? Dasarnya adalah pengorbanan Kristus dibawah kayu salib. Ia menyadari bahwa "...setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya," (2 Timotius 3:12). Setiap orang percaya kita hidup di dalam kasih karunia; meski demikian, tidak berarti kita akan terbebas dari masalah dan persoalan. Masalah dan persoalan boleh saja tetap menerpa, tapi dalam keadaan buruk sekalipun kasih karunia Tuhan yang akan menopang dan menolong, sehingga kita dapat melewati segala sesuatunya.

"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." (2 Korintus 12:9)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You