Inti Bumi ?

Sebuah Dasar Dari Terbentuknya Bumi Itulah Inti Bumi,Berbentuk Kristal Itulah Yang Di Katakan Seorang Yang Menelitinya,Namun Aku Tidak Tahu Akan Kebenaran Yang Sesungguhnya Akan Hal Itu,Jadi Aku Membayangkannya. Bagaimana Jika Dahulu Kala Ada Sebuah Kristal Besar Yang Di Sebut Matahari Pertama,Lalu Ia Terpecahkan,Menjadi Kepingan Dan Suatu Yang Paling Besar Akan Membentuk Matahari Yang Kita Lihat Sekarang ini,Dan Yang Sebagian Kecil Membentuk Planet. Tandanya Sebuah Kristal Itu Adalah Sebuah Energy Matahari,Karena Berukuran Kecil Ia Membentuk Lapisan Tanah,Sebab Demikian Magma Yang Keluar Dari Perut Bumi,Nantinya Dia Akan Menjadi Tanah.Dan Jika Kenyataan Kristal Itu Adalah Benar,Maka Jika Kita Mengambil Sebaguan Kristal Itu,Kita Akan Memiliki Sebuah Matahari,Dan Bagaimana Kita Dapat Mengambilnya Tentu Dengan Membuat Lubang Dengan Sebuah Kristal Juga Yang Mampu Diam Di Dalam Panas, Tapi Coba Lihat Akan Dampaknya,Itu Perlu Di Perhitungkan. Sebab Demikian Jika Ada Perubahan Pada Kristal …

Hidup Yang Penuh Kekawatiran

Baca: Mazmur 55

"Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." (Mazmur 55:23)

Tak bisa dipungkiri, dunia saat ini dipenuhi berbagai gejolak di segala aspek kehidupan. Semua orang tanpa terkecuali merasakan dampak dari situasi yang ada. Namun tidak seharusnya hal ini mengejutkan kita orang percaya, sebab Alkitab sudah menyatakan bahwa menjelang kedatangan Tuhan kali yang kedua akan datang masa-masa yang sukar yang merupakan masa yang sangat menentukan bagi perjalanan kekristenan kita.

Masa-masa sukar adalah masa ujian bagi kita, masa pemurnian iman, masa penentuan apakah kita terus melangkah maju atau mengalami kemunduran rohani."Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah." (1 Korintus 3:13-14).

Menghadapi situasi berat ini banyak orang berkata, "Kuatir itu wajar, sebab sebagai manusia kita pasti punya banyak kelemahan." Hal ini pun seringkali kita jadikan dalih ketika kita sedang merasa kuatir. "Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27). Satu hasta itu digambarkan seperti jarak antara siku sampai ujung jari seseorang, yang secara rata-rata sekitar 45 cm. Suatu ukuran yang relatif pendek; meski demikian, tak seorang pun manusia dapat menambah panjang langkah hidupnya. Adakah orang yang karena kekuatirannya dapat menambah sehari saja umur hidupnya? "Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia." (Amsal 12:25).

"Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" (Matius 6:25), sebab "...Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus." (Roma 14:17).

Kekuatiran tidak dapat menyelesaikan persoalan, malahan menambah beban hidup kita, menguras energi dan pikiran, serta membuang waktu kita secara percuma.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You