Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 10, 2018

WaktuMu Tidak Singkat

Ada Singkatnya Hari Yang Dapat TerlaluiSebab Hari Terlalui Dengan Kelelapan Tidur Sepanjang Waktunya Aku Merenungkannya Tiada Yang Terbuat Di Dalamnya Hanyalah Satu Yang Terbuat Di Dalamnya Tidur Sepanjang Hari Tapi Itu Hanyalah Yang Aku Lihat Di Dalam Kenyataannya Tapi Kini Aku Telah Mengetahuinya Di Kejauhan Apa Yang Aku Lihat Di Dalam Kenyataannya Ada Dunia Di Dalam Tidurnya Yang Ia Kerjakan Ada Sesuatu Yang Terbuat Di Dalam Tidurnya Sehingga Terlelap Sepanjang Hari Bekerja Di Dalam Tidurnya Aku Salah Telah Memberikan Tanda Tiada Yang Di Kerjakan Selain Tidur SajaTernyata Kini Engkau Benar Bahwasanya Engkau Bekerja Di Dalam TidurMuMengerjakan Hal Yang Tidak Dapat Aku Lihat Dan Aku Dapat Kerjakan Engkau Mampu MengerjakannyaSebab Kini Telah Aku Ketahui Ada Seorang Yang Di BelakangmuSeorang Yang Selalu Mengerjakan Segala Hal Sesuatunya Yang Tidak Dapat Aku Lihat Kini Telah Engkau Pegang Di Tangan Kirimu Sebuah Segitiga Emas Dan Kini Engkau Telah Di Berikan Pakaian Hitam Bertanda Di Da…

Cerpen Kunci Jawaban Dari Tuhan

Pada saat bekerja di perusahaan ternama, Irwan mengenang kembali betapa Tuhan telah banyak memberikan kemudahan. Sambil meminum secangkir teh dan sebungkus Roti Irwan mereview kisah masa lalunya. Saya punya banyak saudara walaupun bkn keluarga dekat akan tapi Ibunya meninggal ketika ia masih kecil, saat2 yg tidak pas bagi seorang anak untuk sekedar mengukir senyum manis seorang ibu, memahat wajah lembut sang Ibu serta mengenang alunan nada nada cinta dari setiap patah ungkapan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, karena ibunya meninggal saat ia berumur 2 tahun.     Mengingat hal tersebut membuat Irwan termenung. Ia pun memanjatkan doa kpd Tuhan, "Ya Rabb, Ampunilah dosa Ibu hamba dan juga hamba, Ya Allah dari tiap hembusan napas ini... Selama nyawa masih didada kutak henti hentinya mendoakan Ibuku ya Allah... Didalam angannya ia mengungkapkan sepatah kata, Bu.. Anakmu sudah sukses, ini semua berkat doamu dan bapak.. Terimakasih.     Saya dididik dgn agak keras dari kelua…

Cerpen Konspirasi Is My Way and

Rumah kecil dengan jendela dan daun pintu berwarna hijau itu masih saja terlihat seperti dua belas tahun yang lalu. Hanya sekarang ada tambahan teras beratapkan seng dan dipagari batako setengah badan. Di teras itu ada sebuah kursi panjang yang terbuat dari kayu namun sudah terlihat rapuh., di sana-sini di tambal sulam dengan papan kayu yang dipakukan untuk memperkuat kursi panjang itu. Entah daya apa yang membawa langkah kakiku meuju ke tempat ini. Di sebuah dusun yang berbatasan langsung dengan Kota Jogyakarta, di sebuah rumah kecil milik sahabatku. Dahulu kala dusun ini tak sepadat sekarang, di sepanjang jalan menuju kemari sudah banyak dibangun rumah rumah baru. Sawah yang dahulu membentang sampai ke jalan raya di utara dusun hanya tinggal antara dua petak saja yang utuh. Dan aku lihat ada juga mesjid baru yang megah di tengah-tengah permukiman yang dahulunya ladang tebu.     Kumasuki pekarangan rumah sahabatku yang tiada pohon itu. Kubuka pintu teras dan lalu ku ketuk pintu …

Cerpen Kotak Musik Rindu

Jam wekerku berdering terus menerus, huft menyebalkan! Aku harus segera bersiap-siap menuju sekolah."Rindu! Siap-siap sekarang! kamu mau terlambat?" teriak bundaku dari bawah, "Iya Bun, sabar" jawabku, aku segera mandi, berpakaian, merapikan buku, pakai sepatu dan segera menuju ruang makan... saat berjalan tiba-tiba.. "eh iya!", aku lupa membawa kotak musik kesayanganku, aku segera mengambilnya dan langsung menuju bunda dibawah."Lama banget sih sayang" kata bundaku, "maaf bun, rindu terlambat bangun", "yasudah. cepat sarapan, nanti terlambat", "gak usah bun! rindu sarapan dikelas aja, rindu buru-buru, bye bun!" kataku sambil mencium tangannya. aku segera menuju mobil untuk diantar supir ke sekolah."Rin! Rindu! "teriak sahabatku, Nayla. "knapa nay? aku buru-buru", "ada apa?rin aku hanya mau bilang kalau.." belum selesai nayla berbicara bel berbunyi, "ah nay! masuk deh.. yaudah…

Cerpen Angklung and The Twins

Pasti kalian tahu bagaimana rasanya mempunyai kembaran yang berbeda sifat, dan kegemaran. Satu sekolah. Bosan, lelah, itulah aku. Namaku Raisya Zalfa Salsabila dan aku mempunyai kembaran bernama Raina Zulfa Salsabila.Jam telah menunjukkan pukul 12.00 siang, seharusnya untuk anak-anak SMP MADANI INTERNATIONAL SCHOOL JAKARTA yang tidak mengikuti ekstrakulikuler sudah berlarian pulang. Kecuali aku, aku tidak mengikuti ekstrakulikuler apapun kecuali basket yang bertepatan pada hari minggu. Namun tetap saja aku harus pulang berbarengan dengan anak ekstrakulikuler yaitu pukul 14.00 siang. Apa kalian bisa menebak? yup, Raina senang sekali dengan angklung. Hobbynya bermain angklung. Sampai-sampai ia menjadi pelatih temannya di ekstrakulikuler angklung. Karena itulah aku harus pulang pukul 14.00. Aku sangat membenci angklung!! Setiap ada anak angklung bertemu denganku, aku selalu meledeknya. Dan itu juga aku. Hehe… Pagi ini nampak seperti biasanya, ramai tapi damai. 'hai Raina…' Sapa D…

Cerpen A Day With New Friend

This is her first day come to Fendi’s home, her classmates. Clarissa came to Fendi’s home for doing group tasks. Before, Clarissa was never close with Fendi at school. She think Fendi is very naughty.Clarissa was greeted by Fendi’s mother in front of his house.
“Good afternoon, Ma’am. I am Clarissa, Fendi’s classmates. I will be here for doing group tasks from school.” said Clarissa.
“Welcome here, Clarissa. Fendi, prepare your books and completed your tasks! Clarissa, follow me! I’ll show you a place to learn.” say Fendi’s mother.
“Okay, Ma’am!” Clarissa reply.Fendi’s mother showed Clarissa place to study groups. Can you guess, where they learn? In the kitchen, at the dinner table. It’s real, no kidding. Fendi also looked surprised.“Ha? In here, Mom?” Fendi asked.
Fendi’s mother reply, “Yes! Let’s go doing your group tasks!”
Clarissa and Fendi sit when Fendi’s mother went.“I’m sorry, Clarissa. I don’t know we will learn in here.” said Fendi guilty.
“Don’t worry, Fendi. As long as you…

Cerpen Aku Bisa Sendiri!

Namanya Oni. Ia anak miskin. Bapaknya selalu merantau, dan emaknya… hm, Oni hanya tahu emak membuka warung dan dagang makanan kecil. Oni sekolah di SD Bintang Spesia, SD favorit, Ia mendapat beasiswa untuk sekolah disana. Seragam Oni sekarang kekecilan, dari kelas 1 sampai kelas 4 ini, ia masih mengenakan seragam yang sama. Begitu pula sepatunya, sudah kekecilan juga, ia ingin meminta pada emak, tapi tak tega mengucapkannya. Ia hanya akan membebani emak, jika emak tau seragam dan sepatunya telah kekecilan, pasti emak berusaha keras mendapatkan uang.Teman-teman Oni semua orang kaya, setiap hari Oni yang selalu datang pagi melihat mobil teman-temannya yang bagus melewat, terutama adalah Shafira yang membuat mata Oni terpana, Shafira adalah anak paling kaya di sekolah itu. Oni menatap mobil mewah Shafira melewat, lalu Shafira, kakaknya yaitu kak Olivia dan adiknya Sharine keluar dari mobil. Mobil itu harganya sekitar 600-700 juta rupiah. Terbayang olehnya, pergi sekolah menggunakan mobil…

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You