Tiada Lagi Air Mata

Baca: Mazmur 6"Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (Mazmur 6:7)Air mata bisa dikatakan bagian hidup manusia, mulai dari manusia dilahirkan sampai ia menutup mata, hidup manusia selalu diwarnai air mata yang tak kunjung habis. Kelahiran bayi ditengah-tengah keluarga diawali tangisan dan tetesan air mata; begitu keluar dari rahim ibunya ia sudah mulai menangis, air mata pertama sebagai pertanda kehadirannya di dunia. Ketika diperhadapkan dengan masalah dan pergumulan hidup yang berat air mata kembali mewarnai hari-hari manusia, seperti yang dirasakan pemazmur: "...aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (ayat nas); dan ketika manusia sudah menyelesaikan 'kontraknya' di dunia alias meninggal dunia, perpisahan itu ditutup pula dengan derai air mata oleh keluarga, sahabat, teman, kerabat dan orang-orang terdekat.Tetapi, pada saatnya air mata itu a…

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?


Syalom Sodara Yang Terkasih Yang Di Kasihi Allah Bapa,Kali ini Saya Ingin Membahas Benarkah Jamahan roh Kudus Itu Rebah ?.Jika Menurut Saya Orang Yang Rebah itu Berarti Musuh Allah,Yang TandaNya Lawan Allah,Karena Banyaklah Arti Di Dalam Al-kitab Menggunakan Kata Rebah Untuk Setiap Seturu Allah Dan Bangsa Israel.Yang Jadi Masalahnya Adalah Sekarang Banyak Orang Yang Percaya Jika kita Rebah Itu Di Jamah Oleh Roh Kudus,Sebenarnya Itu Hanya Di Ambil Dari Sebuah Firman

Bilangan 24:16
“tutur kata orang yang mendengar firman  Allah, dan yang beroleh pengenalan akan Yang Mahatinggi,yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa, sambil rebah, namun dengan mata tersingkap”.


Mereka Yang Percaya Di Perkuat Dengan Firman Rosul Paulus Ketika Rosul Paulus Melihat Allah,Lalu Ia Rebah.Mereka Terpacu Pada Kata Sambil rebah,Tetapi Tidak Melihat Selanjutnya Yaitu Dengan Mata Tersingkap,Yang Tandanya Kita Yang Di Jamah Roh Allah Itu Dengan Sadar Mata Terbuka Tapi Tetap Merasakan JamahanNya,Dan Soal Rebah Itu Ekspresi Kita Menundukkan Diri Kepada Allah,Tapi Bukan Berarti Tidak Sadar Dan Memejamkan Mata Lalu Tidak Dapat Merasakan Hadirat Roh kudus.

Karena Bukan Untuk Itu Dia Datang,Tetapi Dia Datang Untuk Menyadarkan Kita Akan Kebenarannya Dan Turut Dalam Hadiratnya,Nah Jika Kita Lihat Orang Yang Percaya Jaman Sekarang ini Banyak Yang Rebah Lalu Menutupkan Mata Tanda Ia Tidak Sadar,Itu Cenderung Masuk Ke Dalam Kuasa Setan,Karena Setan Mengambil Penuh Seluruh Kesadaran Kamu,Seperti Orang Yang Kesurupan Itu tidak Sadar Bahwa Dia Habis Ngapain…?Apakah Roh Kudus berbuat Demikian ?

Saya Rasa tidak Mungkin,Karena Roh kudus Tahu Hidup Adalah Hak Dari Tuhan Allah Yang Telah Ia Berikan.Dan Lagi Jika Kita Lihat Dari Awal Penciptaan Di Katakan Tuhan Allah Bermain-main Dengan Adam,Jadi Kata Bermain Itu Tandanya Adam Sadar Akan Ia Sedang Bermain Dengan Allah,Jadi Jika Ia tidak Sadar Akan Jamahannya Seperti Apa,,,? Rasanya Dekat Allah itu Seperti Apa,,,? Itu Tandanya Bohong,Karena Permainan Allah Tentulah Berbeda Beda,Tetapi Terkadang Ada Yang Sama,Ini Mengartikan Lawatan Adalah Permainan Allah,Seumpama Kamu Merasakan Merinding,Itu Adalah Permainan Allah,Dan Terkadang Ada Orang Lain Yang Merasakan Kesetrum Itu Adalah Permainan Allah,

Jadi Jamahannya Beda Beda,Tapi Ada juga Yang Dapat merasakan Semuanya.Apakah Dengan ini Sodara Telah Mengerti Akan Maksud Saya,,,? Pasti Akan Ribet.Yang Jelas Jamahan Allah Itu Tersembunyi Rasanya Dan Dapat Pula Menjadi Nyata Dan Besar Sesuai Dengan Kasih Kamu Kepada Allah Sehingga Dapat Menjadi Merinding Sebagai Bukti Nyata Jamahan Tuhan Allah Karena Ia Roh Yang Sangat Besar Kuasanya,Dan Jika Rebah Itu Tanda Orang Yang Menentang Dengan Allah Pastilah Ia Akan Rebah,

Tapi Saya Rasa Orang Yang Percaya Yang Telah Membaca ini Bukanlah Orang Yang Menentang Allah Sehingga Ketika Kamu Di Jamah Oleh Roh Allah Kamu Bermain Main Dengan Allah Seperti Adam Yang Bermain Di Taman Eden Bersama Tuhan Allah.Karena Kasih Allah Memberkati Kamu Sekalian Yang Telah Membaca Akan Hal ini Dan Saya Sebagai Penambal Di Jalan Yang Sempit Mengucapkan Terimakasih Telah Membaca Bahan Tambalan Di Jalan Sempit Yaitu Jalan Yesus Kristus,Syalom Dan Jesus Bless You All.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You