Tiada Lagi Air Mata

Baca: Mazmur 6"Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (Mazmur 6:7)Air mata bisa dikatakan bagian hidup manusia, mulai dari manusia dilahirkan sampai ia menutup mata, hidup manusia selalu diwarnai air mata yang tak kunjung habis. Kelahiran bayi ditengah-tengah keluarga diawali tangisan dan tetesan air mata; begitu keluar dari rahim ibunya ia sudah mulai menangis, air mata pertama sebagai pertanda kehadirannya di dunia. Ketika diperhadapkan dengan masalah dan pergumulan hidup yang berat air mata kembali mewarnai hari-hari manusia, seperti yang dirasakan pemazmur: "...aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (ayat nas); dan ketika manusia sudah menyelesaikan 'kontraknya' di dunia alias meninggal dunia, perpisahan itu ditutup pula dengan derai air mata oleh keluarga, sahabat, teman, kerabat dan orang-orang terdekat.Tetapi, pada saatnya air mata itu a…

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA


Orsakti Adalah Seorang Pria Yang Tinggal Di Dusun Kemo,Kata Orang Tuanya NamaNya Di Ambil Dari Singkatan Orang Sakit Hati,Karena Pada Waktu itu Ibunya Sakit Hati Karena AyahNya Yang Menganggap IbuNya Hanya Seperti Pembantu,Dan Ayahnya Sampai Membawa Istri mudanya Tinggal Dalam Satu rumah,Padahal ibunya Sedang Mengandung Dia,Makannya Dia Di Namakan Orsakti.Sebab Buah itu Lahir Ketika Ia Sedang Sakit Hati.

Dan Itulah Nama Aku,Tapi Dengan Nama itu Banyak Orang Yang menjadi Salah Paham Akan Nama Aku,Mereka Anggap Aku ini Sakti,Padahal tidaklah Demikian Yang terjadi,Karena Kebetulan Saja Tuhan Yang Memberikan Secara ketidakTahuan Akan Nama itu.Sebab itu Aku Selalu Di Tantang Terus Oleh Teman-teman Aku Di Desa Kemo.Berkelahi Apa Saja Lah Yang mereka Tantang Banyak Hal Tetapi Pada kenyataannya Aku ini lemah Dan Selalu Kalah.

Sehingga Aku Beranjaklah Dewasa Dan Bertemu Dengan Wanita-Wanita Di Desa Kemo,Mulailah Pula Aku Di Tantang Untuk Mendekati Para bunga-Bunga Di Desa,Tapi Aku Selalu Gagal Dalam Menggapai Bunga-Bunga Sehingga Patah Satu Demi Satu Sayap-SayapKu,Aku Sakit Karena Aku Selalu Terjatuh Ketika Ingin Menggapai Bunga.Kini Aku Bagaikan Kumbang Yang Tak Bersayap Lagi.

Malang Sekali Ratapan Hidupku ini Selalu Terjatuh Dan Terjatuh Lagi,Sehingga Aku Sempat Bertanya Kepada Tuhan.Apakah Salah Ibuku Memberi Nama Pada Aku Sehingga Aku Bernasip Demikian Ya tuhan Ku Apakah Maksud Dalam hidupku ini,,,,?
Apakah mungkin Aku hidup Di Ciptakan untuk Selalu Terjatuh…?
Ya Tuhan Berilah JawabMu Akan TanyaKu ini,,,,?


Dan Ketika Itu Aku Di Ingatkan Oleh Sebuah Firman DariNya Yang Katanya Jikalau Engkau Di Tampar Pipi Kiri Birilah Pipi Kanan Kamu.Aku Langsung Teringat Akan Masa Lalu Aku,Ternyata Selama ini Aku Salah,Aku Di Tantang Lalu Menanggapi Tantangan itu.Jadi Selama ini Aku Selalu Membalas Tantangan Itu Dan Ternyata Itu Tidak Benar,Coba Dahulu Aku Biarkan Saja Tantangan-Tantangan itu Pasti kini Aku Tidaklah Akan Menjadi Kumbang Yang Tak Bersayap.Akhirnya Hanya Dapat Aku Menghelakan Nafas Karena itu Telah Berlalu,Sebagai Pelapas SesalKu Akan Masa Lalu.

Dan kini Cukupkanlah Keluh Kesahmu Karena Hari Esok Masih Ada Keluh Kesah Lainnya,Ya Ini Aku Dapati Pula Dari FirmanNya.Jadi Aku tidak Fikirkan Lagi Saja keluh Kesahku Karena Masih Banyak Keluh Kesah Lainnya,Jadi Aku Jalani Saja Hidup ini Sebagai Kumbang Yang Tak Bersayap Dengan Tetap Dalam Pengharapan Tuhan,Karena Aku Dapati Ternyata Aku Adalah Seorang Pemenang Di Dalam Tuhan.Karena Baru Saja Tuhan Hadir Dan Menjawab Aku,Itulah Tanda Aku Adalah Seorang Pemenang,Dan Benar Pula Di Firmannya Dia Datang Kepada Orang Yang Patah Hatinya,Dan itulah Aku Kumbang Yang Tak Bersayap Yang Menggapai Bunga Yang Adalah Tuhan Ku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You