Teke Teke (Hantu Penghuni Stasiun Kereta Api) (Part 2)

Spontan Kojima menutup telinganya dengan jari sambil menangis. Namun anehnya seolah hanya Kojima yang mendengar suara gaib itu. Michi yang duduk di sampingnya kaget dan khawatir melihat Kojima dan langsung memeluknya. Sepertinya Michi tahu apa yang terjadi. Sementara Hiraru yang duduk di jok seberang sana hanya melirik dengan tatapan penuh arti.

Mata Kojima seolah dipaksa untuk terbuka. Rasa ingin kencingnya semakin tak dapat ditahan lagi dan itu sangat mengganggu. Kojima terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan menyalakan lampu. Diliriknya jam dinding yang ternyata masih menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Kojima berjalan sempoyongan menuju kamar mandi dengan mata setengah terbuka.

KREEETTT! Dibukanya pintu kamar mandi dengan perlahan. Tiba tiba mata Kojima dibulatkan. Hidungnya merasa mencium sesuatu dan itu tercium sangat amis seperti amis darah yang sudah busuk.

Kojima mengendus-endus sembari mencari-cari asal bau itu. Ia langsung berpikir bahwa ada tikus mati di kamar mandinya, namun …

Walau Banyak Hanya Satu


Tajam Matamu Dalam Memandang
Bagai Singa mengejar Mangsanya
Cepat Langkahmu Dalam mengejar
Bagai Singa Menerkam Mangsanya

Jauh Mengejar,Banyak Mangsamu
Hanya Satu Yang Kau Dapati
Banyak inginmu,Cukupkanlah Satu
Biar Satu Tapi Kau Dapati

Banyak Memandang Bintang Di Langit
Banyak Bintang Hanya Satu Yang Terjatuh
Banyak rupa Dalam Padangan Dunia
Banyak Pandang Hanya Satu Rupa Di Hati

Di hati Penuh Akan Warna Hidup
Karena Hidup Penuh Akan Warna
Hitam Putih Jadi Satu Dasar
Dasar Warna Hanya Satu
Satu Di Hati Walau Banyak Warna

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's YouI Love You