Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Kekonsistenan Guru Sejati

Kekonsistenan Guru Sejati

Yohanes 1:35-42

"Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia" (Yoh 1:29). Demikianlah Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus kepada publik saat peristiwa pembaptisan Yesus. Bisa dipastikan bahwa anak Zakharia itu tidak hanya ingin mengajak orang banyak itu melihat, tetapi melakukan sesuatu setelah melihat Anak domba Allah itu. Kelihatannya tak ada seorang pun yang melakukan sesuatu.

Ketika bersama dengan kedua orang muridnya, Yohanes Pembaptis kembali berseru: "Lihatlah Anak domba Allah!" (35). Dan keduanya yang mendengar perkataannya itu melakukan sesuatu. Jika pada perkenalan pertama, tak seorang pun yang bergerak. Pada perkenalan kedua ini, kedua orang murid itu mengikuti Yesus dari jauh. Setelah menyampaikan maksud mereka, Yesus berkata, "Marilah dan kamu akan melihatnya." Kedua murid Yohanes Pembaptis itu pun tinggal seharian bersama dengan Yesus. Kedua orang itu akhirnya meninggalkan guru pertamanya dan menjadi murid Yesus Orang Nazaret.

Salah seorang murid itu, Andreas, terkesan dengan pribadi Yesus akhirnya membawa Simon, saudaranya, untuk bertemu dengan Yesus. Sejarah mencatat Simon menjadi murid Yesus dan menjadi pemimpin jemaat mula-mula. Pada titik ini Andreas pun sebenarnya hanya mengikuti jejak guru pertamanya-memperkenalkan Sang Anak Domba Allah.

Yohanes Pembaptis memang guru sejati. Dia ingin muridnya berkembang. Dia selalu ingin memberikan yang terbaik bagi para muridnya, meski dia harus kehilangan murid. Ternyata ia sungguh kehilangan murid. Itulah figur guru sejati yang selalu ingin memberikan yang terbaik bagi para muridnya.

Gereja masa kini perlu belajar dari Yohanes Pembaptis yang konsisten memperkenalkan Yesus kepada para muridnya. Dia tidak bosan-bosannya memperkenalkan Yesus sebagai Anak Domba Allah. Seandainya Yohanes Pembaptis hanya sekali memperkenalkan Yesus kepada para muridnya! Bisa jadi Yesus tidak pernah mendapatkan murid-murid terbaik! [YM]

Komentar

  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    6 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    8 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    8 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    8 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    8 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    8 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    8 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Thank's You