Posts

Showing posts from January 21, 2017

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Siapa Itu ?

Engkau Yang Duduk Di Samping Kanan tuhan Allahku Engkau Yang Bertanya Kepada Dia "Siapa Itu ?" Buat hati ini bertanya selalu apakah maksudnya ini dan itu? Aku Tak mengerti,Aku Tak Tahu...?

Namun Ada Dua hal kemungkinan yang muncul Dalam Benakku Apakah Kau Tak mengenal Aku ? Apakah Engkau Ingin Mengenal Aku ? Sebab Ku lihat Tangan Tuhan Allahku  Mengulurkan Sesuatu Kepadaku ini mungkinkah Tuhan Allahku ingin Memperkenalkanmu Kepadaku
Sebab Ia tahu Dan Ia Maha Mengetahui !!!! Bahwa Ada Kataku Yang terlontarkan  Mana Jika Engkau Ada Pulihkan Aku ? Jika Engkau yang Duduk di Samping Kanan Allah Engkaulah Tuhan Yesus,pulihkanlah Aku !!!!
Ketidak Percayaan Aku Akan Engkau Betapa Mulianya Engkau Bapa tetap ulurkan Tanganmu Seolah Engkau ingin Menyatakan Bahwa Putramu Ada Dan kini Ia duduk Di Samping Kananmu Secara Ketidaktahuan Itulah Caramu Buktikan Akan KebenaranMu Yang Nyata
kini Aku Percaya Sebab Aku telah Mengerti Ada Yang Lain Di saat Aku Menyembahmu Itulah Awal Aku MenerimaM…

Gelap di Awan Gelap

Kesendirianku, Kini aku nampak Berwarna Gelap Di Awan Yang Gelap Tanpa Kau Si Awan Putih Pencerah Langit Yang biru
Sinar Mentari Tak Nampak Lagi Kegelapan Awan Menutupi Langit-langit Terangpun kini menjadi Gelap Sebab Seberkas Cahaya Telah Sirna Di Makan Oleh Naungan Kegelapan Yang Menggulita
Hai,Terang Kemanakah Engkau Kini,,,?? Aku kinipun Jadi Gelap Mata Sebab Kau Tak Sinari Jalanku Aku Tahu Akan Banyak Batu Di Jalanku Buat kini Langkahku Terseok-seok

Hingga Kini Aku Dapati mimpi Jembatan Ke Kota Yang Baru Dan Layak itu   Kini Akan Tertutup  Namun tinggal Selahkah Lagi  Aku butuh Lompatan Kesisi jembatan Yang Satu Sebab Aku telah berada Di tengah
Aku butuh Engkau Tuhan Yang Mampukan Aku Melalui Jembatan itu Sebab Hanya Engkau Ya Allahku Yang Mampu Buat perkara Yang Mustahil Bagiku

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu