Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Ada Mukjizat Dalam Melayani Tuhan

Baca: 2 Raja-Raja 4:8-37 

"Berkatalah perempuan itu kepada suaminya: 'Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus.' " (2 Raja-Raja 4:9)

Berbicara tentang pelayanan, tidak semua orang Kristen memberikan respons yang positif; ada yang suka dan ada pula yang tidak suka. Ada yang berkata, "Buat apa repot-repot ikut pelayanan di gereja, sudah capai tidak ada untungnya. Lebih baik di rumah nonton TV atau kerja lembur di kantor atau jaga toko, ada pemasukan. Ke gereja tiap minggu saja sudah lebih dari cukup." Tapi ketika sedang dalam kesukaran atau mengalami masalah yang berat kita baru merasakan betapa kita sangat membutuhkan Tuhan; kita mencari Tuhan dengan linangan air mata: "Tuhan tolong pulihkan keluargaku. Tuhan tolong sembuhkan sakitku. Nanti kalau sudah sembuh aku akan melayani Tuhan dengan sungguh." Kepada jemaat di Korintus Paulus menasihatkan, "...saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Korintus 15:58). Ayat ini menegaskan bahwa setiap jerih payah, pengorbanan, kesetiaan dan ketekunan kita terhadap perkara-perkara rohani tidak pernah sia-sia.

Mari kita membuka mata rohani dan belajar dari kehidupan perempuan Sunem. Ia mengalami mujizat dari Tuhan karena ia melayani dan menghormati nabi Allah (Elisa) dengan baik. Tertulis: "Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan bailah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi, dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk ke sana. Pada suatu hari datanglah ia (Elisa) ke sana, lalu masuklah ia ke kamar atas itu dan tidur di situ." (2 Raja-Raja 4:10-11). Ini menunjukkan bahwa perempuan Sunem ini mengasihi Tuhan dan mengutamakan Dia. Karena melayani Tuhan dengan sungguh ia menerima nubuatan yaitu ia akan memiliki anak. Dan nubuatan itu terjadi! (2 Raja-Raja 4:16-17).

Ada dampak yang luar biasa bagi orang-orang yang mengasihi dan melayani Tuhan: mujizat, berkat dan pemulihan. Ketika anaknya sakit dan dinyatakan sudah mati, Tuhan pun sanggup menyembuhkannya. Oleh karena itu, tetaplah setia dan jangan pernah merasa lelah untuk melayani Tuhan, karena pertolongan dari Tuhan pasti dinyatakan atas kita.

Selagi ada kesempatan, jangan pernah sia-siakan waktu untuk melayani Tuhan!

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan

Forever Friends

Resolve email technical issues by microsoft professional support

Renungan Libatkan Tuhan Dalam Setiap Rencanamu

Tips to choose best dedicated server provider in Ashburn

Belajar Dari Nenek Ella Craig

Puisi Ruang Dan Waktu