Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Menyikapi Hal yang Kecil

Menyikapi Hal yang Kecil

Markus 4:30-34

Yesus menyatakan pengajaran-Nya dengan menggunakan perumpamaan. Tujuannya adalah agar mudah dipahami orang pada waktu itu dan masa kini. Peristiwanya sudah lampau, namun makna dari perumpamaan itu terus bergema hingga saat ini. Yesus memberikan perumpamaan Kerajaan Allah seperti biji sesawi yang ditanam dan memberikan hasil yang besar.

Kerajaan Allah adalah kiasan yang ingin menggambarkan kuasa Allah dalam suatu keadaan. Allah berkuasa sepenuhnya di dalamnya. Hadirnya Kerajaan Allah membuat manusia dapat menjalani kehidupannya dalam kuasa pimpinan Allah.

Hal Kerajaan Allah digambarkan seumpama biji sesawi (31). Dalam kehidupan sehari-hari orang Yahudi sangat memahami biji sesawi sebagai biji yang paling kecil dari segala biji. Istilah biji sesawi digunakan untuk menjelaskan hal yang paling kecil. Biji yang paling kecil itu setelah ditaburkan akan menjadi tumbuhan yang besar dan kuat (32). Sesuatu yang kecil dan tidak bermakna jika didiamkan saja selamanya akan menjadi tidak berguna. Jika diserahkan dalam kuasa Allah, maka akan menghasilkan manfaat besar dalam kehidupan.

Seperti biji yang ditanam akan menjalani proses dari Allah ketika mengalami pertumbuhan sampai menjadi pohon yang besar, demikian pula hal kecil yang membuat kita merasa tak berarti jika semuanya diserahkan kepada Allah akan memberikan hasil yang berguna. Menyadari hal ini, manusia perlu memiliki pengertian yang benar akan Kerajaan Allah. Mereka perlu memahami bahwa dalam setiap situasi Allah menyatakan kehendak-Nya. Semuanya ditujukan bagi kehidupan manusia yang lebih baik.

Kita perlu menjalani hidup ini dengan mengandalkan kuasa Allah. Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Karena kita dapat putus asa jika membandingkan kesusahan yang sedang dialami dengan keberhasilan yang dimiliki orang lain. Serahkanlah semua hal yang kita rasakan kepada Allah semata. Bagaimanapun Dia adalah Bapa kita dan kita adalah milik-Nya. [JS]

Baca Gali Alkitab 3

Markus 4:1-20

Perumpamaan adalah sebuah gambaran yang memberikan perbandingan yang ditujukan untuk mengajarkan suatu kebenaran. Perumpamaan yang akan kita pelajari ini mengajari kita kebenaran tentang Kerajaan Allah.

Apa saja yang Anda baca?
1. Sebutkan empat jenis tanah yang ditaburi benih (3-8)?
2. Bagaimanakah karakteristik pertumbuhan benih pada keempat jenis tanah tersebut? Hal-hal apa saja yang dapat menghalangi pertumbuhan benih yang ditaburkan (3-8)?
3. Berikan penjelasan yang ringkas dan padat mengenai jenis-jenis orang yang diwakili oleh jenis-jenis tanah yang ditaburi benih? Kondisi-kondisi apa saja yang menghalangi pertumbuhan firman dalam diri seseorang (14-20)?

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Menurut Anda, mengapa Yesus mengajar melalui perumpamaan?
2. Dari keempat jenis tanah dalam perumpamaan tentang seorang penabur, manakah yang memberikan gambaran tentang orang Kristen sejati?
3. Mengapa firman Allah bisa sama sekali tidak berakar pada diri orang-orang tertentu? Sebutkan faktor-faktor penyebabnya.
4. Bagaimanakah agar seseorang bisa memiliki hati seperti jenis tanah yang baik?
5. Apakah yang perumpamaan ini ajarkan tentang keberhasilan dan kegagalan penginjilan?

Apa respons Anda?
1. Jenis tanah yang manakah yang memberikan gambaran yang tepat mengenai respons Anda terhadap firman Tuhan yang Anda dengar?
2. Buah apakah yang telah dihasilkan dari pertumbuhan firman Allah dalam hidup Anda?

Pokok Doa:
Agar para penginjil tidak mudah patah semangat walau menemui orang-orang yang tidak mau mendengar Injil.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Forever Friends

Tips to choose best dedicated server provider in Ashburn

Puisi Ruang Dan Waktu

Resolve email technical issues by microsoft professional support

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan