Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Pilihlah Aku

Pilihlah Aku

Markus 1:16-20

Kehidupan kita mulai dari bangun tidur di pagi hari hingga kembali tidur di malam hari tidak terlepas dari kata memilih. Memilih bangun jam berapa, apa kegiatan setelah bangun dari tidur, lalu mempersiapkan diri mengenakan baju yang mana, pergi ke mana dan jam berapa tidur malamnya. Satu hal yang pasti: setiap pilihan semestinya diambil untuk mendukung setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Prioritas menjadi sebuah keniscayaan.

Tuhan Yesus juga melakukan pemilihan untuk meneruskan misi-Nya dalam dunia ini. Dia memilih beberapa orang untuk dijadikan murid-Nya yang akan mengikuti-Nya, mendengar pengajaran-Nya, dan akan menjadi saksi-Nya kelak. Yesus pastilah memilih yang terbaik, walau mungkin secara manusiawi kita berpikir "Apakah penjala ikan adalah orang yang layak dipilih Yesus untuk melakukan segala sesuatu dengan-Nya?" Tetapi, kita yakin bahwa Yesus tidak salah pilih.

Saat itu Yesus berada di daerah Danau Galilea, yang terletak di bagian Utara lembah Sungai Yordan. Danau Galilea dikenal juga dengan sebutan Danau Genesaret. Orang Roma menyebutnya Danau Tiberias. Penjala ikan adalah mata pencarian utama orang-orang di situ pada saat itu. Yesus melihat Simon dan Andreas dan berkata: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Mereka langsung meninggalkan jalanya dan mengikut Yesus. Demikian juga ketika melihat Yakobus dan Zebedeus sedang membereskan jala dalam perahu, Yesus memanggil mereka. Mereka pun bergegas meninggalkan ayahnya. Tampak nyata bahwa pemanggilan Yesus atas keempat orang ini langsung mendapat respons dan aksi patuh untuk meninggalkan jalanya dan mengikut Yesus.

Yesus dapat memilih dan memakai siapa saja dengan latar belakang apa saja untuk menjadikan orang tersebut semakin baik dan seturut dengan kehendak-Nya. Dan siapa pun yang dipilih-Nya pasti akan diperlengkapi-Nya untuk pekerjaan yang telah direncanakan-Nya.

Bagaimana dengan kita? Yesus telah memilih kita menjadi pengikut-Nya, mari kita lakukan dengan sepenuh hati! [KFT]

Comments

Popular posts from this blog

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

The Many Benefits of a Sports Massage

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Puisi Ruang Dan Waktu

Forever Friends

Belajar Dari Nenek Ella Craig

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan