Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen 10 Pesan Singkat Pertama



Rabu, 7 November 2012, mungkin saat itu aku merasakan kebahagiaan yang sangat-sangat. Bagaimana tidak? hari itu adalah pertama kalinya dimana aku mengirimkan pesan elektronik atau sms pada seorang laki-laki yang aku sukai sejak beberapa bulan yang lalu. Awalnya dia membalas dengan ketus hampir membuat aku sedikit kecewa, tapi detik berganti menit dan pesan-pesan ketusnya menjadi pesan yang ramah. Sebetulnya aku tahu dia itu tipe laki-laki yang terbilang cuek, sangat cuek menurutku, tapi entah mengapa aku suka.

Pertama aku perkenalkan namaku, aku kira dia sudah tahu aku karena kita sering berpapasan, tapi salah, dia sama sekali tak mengenalku. Aku langsung to the point kalau aku ingin berkenalan dan berteman sama dia, dan dengan pesannya yang aku pastikan itu pesan ramah dia mengiyakan. Saat itu aku bahagia benar-benar bahagia, aku senyum-senyum sendiri sambil memeluk hapeku. Dia menyuruhku untuk gabung di media sosialnya, ya tentu sudah aku lakukan beberapa hari yang lalu.

Mati-matian aku belajar media sosial yang satu ini (twitter) demi mendapat berita-berita tentang dia, tanya sana sini cara menjalankannya dan lain-lain. Untuk hari itu, 10 pesan singkat yang aku terima dari dia. 10 pesan singkat yang membuatku sangat bahagia. 10 pesan singkat untuk awal perjalananku.

Terima kasih, terima kasih untuk saat itu Rabu, 7 November 2012. Saat ini Kamis, 7 November 2013 ingin sekali aku kembali di masa itu, dimana kita mulai dekat, dimana kamu belum tahu aku, dimana kamu membalas pesan singkat dengan ramah, dimana saat itu awal dariku. Ingin sekali di 7 November 2013 ini aku mendapat 10 pesan singkat kebahagiaan itu, tapi aku tahu sekarang aku sudah jauh amat jauh. Sangat tidak mungkin aku mendapat pesan singkat itu. Sejenak menatap photo yang menghiasi layar hapeku, berbicara 'sore, ni aku isti, pa kbar?' pertama kali pesan singkat yang aku kirimkan.

Cerpen Karangan: Saputri Isti
Blog: Putrisakoko.blogspot.com
Facebook: Saputri Isti / @saputri_isti

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Cacing Kepanasan Aja Tau

Forever Friends

Can QR Codes Be Used For Navigation?

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan