Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Kekuatan Manusia : Menghalangi Tuhan Bekerja

Baca: 1 Korintus 1:18-31

"supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah." (1 Korintus 1:29)

Di dunia ini ada banyak orang pintar, hebat, jenius dengan berbagai titel yang mentereng, banyak pula orang kaya dan berkedudukan tinggi. Banyak di antara mereka terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Inilah yang harus diperhatikan: segala kelebihan yang dimiliki (pintar, hebat, jenius, kaya dan berkedudukan) jangan sampai membuat kita memegahkan diri. Jangan sampai kita tampak melayani Tuhan tapi sesungguhnya diri sendiri yang dikedepankan, lalu kehebatan, kekuatan dan kemampuan diri yang digembar-gemborkan di hadapan semua orang.

Kita harus ingat bahwa talenta, karunia, bakat alami dan kelebihan-kelebihan yang kita miliki adalah anugerah dari Tuhan, karena itu harus dipergunakan untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk memperbesar ego sendiri. Jika kita melayani Tuhan dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri, serta membangga-banggakan apa yang kita punyai, kita sedang menghalangi pekerjaan Tuhan dan juga menghalangi kuasa-Nya bekerja di dalam kita.

Fokus utama pelayan Tuhan adalah memberitakan Injil, memberitakan kuasa salib Kristus, dan mempermuliakan nama Tuhan, bukan memberitakan dan mengedepankan kelebihan pribadi. Rasul Paulus berkata, "Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia." (1 Korintus 1:17). Ketika kita cenderung mengandalkan kepintaran, kehebatan dan kemampuan manusia, saat itulah kita sedang merampok kuasa dari salib Kristus.

Sesungguhnya Tuhan tidak memerlukan kita karena sesuatu yang kita miliki. Tuhan memerlukan kita sebagai mitra kerja-Nya dan hanya sebagai sarana untuk menyalurkan kuasa-Nya kepada orang lain. Karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk membangga-banggakan diri. Jika kita meninggikan diri sendiri berarti kita telah merendahkan kuasa salib Kristus.

"...aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia." (Galatia 6:14)

Comments

Popular posts from this blog

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan

Cerita Malam Pertama

Leadership qualities in the students

Seribu Jalan Tak Berarti Tanpa Jalan Tuhan

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu

Kembang Kapas

Kerinduan Daud Kepada Tuhan

Inactive Ingredients of Capsule Drugs for Health

Empat Cara Tuhan Menjawab Doa Anda