Suara Siapakah yang Anda Dengarkan?

Gambar
15 Agustus 2018Bacaan Hari ini:
Amsal 1: 7 “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”

Pernahkah Anda perhatikan bahwa di saat Anda menetapkan satu gol dalam hidup Anda, Anda mulai mendengarkan orang lain berkata, "Memangnya kau siapa?”atau "Itu mustahil” atau "Lupakan saja"?Penangkal dari suara-suara keraguan ialah dengan mendengarkan suara Tuhan. Coba bayangkan segala kritikan yang ada dalam kehidupan Noah. "Itu si Nuh, katanya Tuhan berbicara kepadanya, tapi coba lihat, nyatanya dia malah menjatuhkan harga properti kita dengan membangun bahtera di halaman depan rumahnya."Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh mendengarkan Tuhan. Apa yang dia dengar? Dia mendengar peringatan Tuhan bahwa dunia ini akan dibinasakan. Nuh percaya apa yang belum dia lihat. Itulah iman – percaya pada sesuatu yang tidak kita lihat. Nuh tidak lari dari visi yang Tuhan berikan kepadanya. Tapi sebaliknya, ia tetap membangun bahtera…

Cerpen Putri Riana dan Pangeran Cireb


     Di sebuah kerajaan, hiduplah seorang raja dan ratu. Mereka mempunyai seorang anak bernama Putri Riana. Saat dewasa, Putri Riana pun mencari calon suaminya, namun Putri tersebut sangat malas sehingga semua pangeran tidak mau menikahinya, lalu ia sangat sedih. Hingga pada suatu hari ia kabur dari istana. Raja dan ratu pun sangat sedih dan khawatir.

     Putri kabur ke hutan. Lalu ia berteriak sekencang mungkin "AKU ADALAH PUTRI YANG MALANG. KARENA KEMALASANKU MENGAKIBATKAN SEMUANYA BENCI KEPADAKU."
"Jika kau mau, rubahlah sifatmu wahai putri." seru seseorang.
Lalu putri kaget, ia mencari seseorang, namun tidak ada siapa-siapa. Putri pun akhirnya menemukan sebuah burung. "K..k.. kau bi.. bisa bica..cara ya.." ujar putri kaget dan takut
"Sudah, jangan kaget. Aku ada rumah untukmu. Ayo, ikut aku. putri pun mengikuti si burung,

     Sesampainya di depan gubuk tua, putri berkata "Inikah rumah untukku. Sungguh, sangat menjijikkan dan kotor.
"Jika kau mau tinggallah, jangan lupa bersihkanlah, agar kau mendapat pasangan." ujar burung. Lalu putri pun mengangguk dan membersihkannya. Semenjak itu putri menjadi rajin.

     Pada suatu hari, hujan membasahi gubuknya. Ia sanagt sedih, lalu datanglah burung. "Wahai putri.. ambil air itu, usapkanlah padaku. jangan lupa, setelah itu, kau harus tutup mata." lalu putri melakukan hal tersebut, lalu putri mendapati burung itu berubah menjadi Pangeran Cireb. Akhirnya pangeran menikahi putri dan mereka hidup bahagia.

Penulis: Riva Fitrya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You