Jika Anda Ingin Berubah, Mulailah dengan Pemikiran Anda

Gambar
Bacaan Hari ini:
Efesus 4:23 "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,"

Perubahan memerlukan pemikiran yang baru. Untuk bisa berubah, kita harus belajar tentang kebenaran dan mulai mengambil pilihan-pilihan yang baik, namun kita juga harus mengubah cara pikir kita.Misalnya, Anda berkata, "Saya harus lebih mencintai pasangan saya," ketahuilah itu tidak akan bekerja. Anda tak bisa melawan perasaan Anda. Anda harus mengubah cara Anda berpikir tentang pasangan Anda, tentang anak-anak Anda, juga tentang anggota keluarga Anda yang lain. Itu akan mengubah cara Anda merasa, yang kemudian akan mengubah cara Anda bertindak. Alkitab berkata, "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu," (Efesus 4:23).Pertempuran melawan dosa, pertempuran melawan kekurangan dalam hidup Anda yang tidak Anda suka dimulai dari dalam pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah perilaku Anda atau apa pun itu di dalam emosi Anda, mulailah dengan pikiran dan sikap Anda.Pembaharuan …

Renungan Kerajaan Allah Di Bumi

Baca: Lukas 17:20-37

"juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." (Lukas 17:21)

Suatu hari orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus, bilamana Kerajaan Allah akan datang. Yesus menjawab, "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." (ayat 20-21). Apakah maksud Yesus ketika Ia mengatakan ini kepada orang-orang Farisi? Maksudnya adalah Ia ingin berkata: "Aku di sini".

Kita semua tahu bahwa Kerajaan Allah tidak dapat berada di antara orang-orang Farisi, tetapi hari itu Kerajaan telah berada di antara mereka karena seorang Raja ada di tengah-tengah mereka. Kehadiran Yesus menunjukkan bahwa hukum Allah tidak terbelenggu, artinya "Di mana Yesus berada, di situlah KerajaanNya." Alkitab menyatakan: "Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darahNya - dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, BapaNya, - bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin." (Wahyu 1:5b-6).

Penebusan Kristus menegaskan bahwa kita telah dijadikanNya sebagai kerajaan. Artinya, tidak hanya di mana Yesus berada kerajaanNya ada, tetapi di mana gerejaNya berada di situlah Kerajaan Allah ditegakkan. Ini merupakan tempat di mana Dia bebas menunjukkan otoritasNya, karena Dia harus memiliki ruang gerak agar kerajaanNya, kuasaNya dan kemuliaanNya dapat bekerja dengan bebas. Yang penting bukanlah imbalan yang akan kita peroleh atau kedudukan dalam kerajaan Allah, seperti yang disampaikan Yakobus dan Yohanes kepada Yesus: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaanMu kelak, yang seorang di sebelah kananMu dan yang seorang lagi di sebelah kiriMu." (Markus 10:37), tetapi yang terutama adalah melakukan peranan gereja untuk menghadirkan KerajaanNya di bumi ini.

Sudahkah kita menjalankan tugas menghadirkan 'KerajaanNya'? Orang dunia akan melihat 'KerajaanNya' ketika ada buah roh dalam kehidupan kita, yang menunjukkan bahwa hidup kita bukan kita lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam kita.

Dengan melakukan kehendak Tuhan kita menghadirkan KerajaanNya di antara manusia di bumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You