Inti Bumi ?

Sebuah Dasar Dari Terbentuknya Bumi Itulah Inti Bumi,Berbentuk Kristal Itulah Yang Di Katakan Seorang Yang Menelitinya,Namun Aku Tidak Tahu Akan Kebenaran Yang Sesungguhnya Akan Hal Itu,Jadi Aku Membayangkannya. Bagaimana Jika Dahulu Kala Ada Sebuah Kristal Besar Yang Di Sebut Matahari Pertama,Lalu Ia Terpecahkan,Menjadi Kepingan Dan Suatu Yang Paling Besar Akan Membentuk Matahari Yang Kita Lihat Sekarang ini,Dan Yang Sebagian Kecil Membentuk Planet. Tandanya Sebuah Kristal Itu Adalah Sebuah Energy Matahari,Karena Berukuran Kecil Ia Membentuk Lapisan Tanah,Sebab Demikian Magma Yang Keluar Dari Perut Bumi,Nantinya Dia Akan Menjadi Tanah.Dan Jika Kenyataan Kristal Itu Adalah Benar,Maka Jika Kita Mengambil Sebaguan Kristal Itu,Kita Akan Memiliki Sebuah Matahari,Dan Bagaimana Kita Dapat Mengambilnya Tentu Dengan Membuat Lubang Dengan Sebuah Kristal Juga Yang Mampu Diam Di Dalam Panas, Tapi Coba Lihat Akan Dampaknya,Itu Perlu Di Perhitungkan. Sebab Demikian Jika Ada Perubahan Pada Kristal …

Iblis Menunggu Waktu Yang Tepat (2)

Baca: 2 Korintus 2:5-11

"supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya." (2 Korintus 2:11)

Banyak orang Kristen suka sekali meninggalkan jam-jam kebaktian dengan berbagai alasan. Itu tandanya mereka sudah tidak lagi mengutamakan perkara-perkara rohani, padahal semakin kita melangkah menjauh dari persekutuan dengan Tuhan semakin kita menjadi pusat perhatian dan incaran si Iblis. Rasul Paulus menasihati, "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat." (Ibrani 10:25). Begitu juga sekalipun kita tampak aktif pelayanan, namun jika kita sendiri tidak karib dengan Tuhan secara pribadi melalui saat teduh, kita tetap saja menjadi sasaran empuk Iblis. Itulah pentingnya berjaga-jaga dan selalu berdoa! "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Matius 26:41).

Kapan lagi waktu tepat bagi Iblis? Saat kita menyimpan luka hati dan hidup dalam dosa. Ketika hati dipenuhi hal-hal negatif seperti kecewa, sakit hati, iri hati, dendam, kepahitan, sulit mengampuni, amarah, persungutan, maka itu saat tepat bagi Iblis melepaskan anak panahnya. "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat." (Matius 15:19). Maka "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23). Bila kita tidak segera melakukan pemberesan di hadapan Tuhan hal itu akan menjadi penghalang doa-doa kita: "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar." (Mazmur 66:18).

Iblis musuh utama kita, jangan sekali-kali memberi celah kepadanya sebab ia selalu punya strategi-strategi khusus dalam hidup manusia. Masalah dan tantangan boleh saja terjadi, tapi kita harus memenuhi hati dan pikiran kita dengan hal-hal positif. Jangan berkompromi dengan dosa sebab dosa menjauhkan kita dari Tuhan (baca Yesaya 59:1-2), dan semakin memudahkan Iblis menyerang dan menghancurkan hidup kita.

Persekutuan karib dengan Tuhan dan firman-Nya, serta tidak berkompromi dengan dosa adalah benteng pertahanan terhadap serangan Iblis!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You