Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Empat Ciri-Ciri Pengampunan yang Alkitabiah

Bacaan Hari ini:
Efesus 4:32 “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”


Pengampunan yang Alkitabiah bukanlah sebuah istilah murahan yang hanya Anda ucapkan dengan mudahnya untuk membuat semua orang merasa lebih baik. Itu bukan pengampunan yang sejati.

Alkitab mengatakan ada empat ciri-ciri pengampunan yang Alkitabiah:

Pengampunan adalah mengingat seberapa besar Anda telah diampuni.

“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (Efesus 4:32). Inilah titik awal pengampunan yang sejati. Jika Anda tidak merasa diampuni, Anda tidak akan mau memaafkan orang lain. Jika Anda keras pada diri Anda sendiri, maka Anda akan keras terhadap orang lain. Tetapi semakin banyak Anda menerima kasih karunia dari Tuhan, semakin murah hati Anda terhadap orang lain. Semakin Anda merasa diampuni oleh Tuhan, semakin besar pengampunan yang Anda beri kepada orang lain.

Pengampunan adalah melepaskan hak Anda untuk membalas dendam.

Roma 12:19 mengatakan, “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.” Hidup ini tidak adil, namun suatu hari Tuhan akan membalasnya. Dia akan membela yang benar. Jadi, siapa yang lebih bisa memberi keadilan— Anda atau Tuhan?

Pengampunan adalah menanggapi kejahatan dengan kebaikan. 

Alkitab mengatakan dalam Lukas 6: 27-28, “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.”

Bagaimana Anda bisa tahu bahwa Anda sudah benar-benar mengampuni seseorang? Ketika Anda bisa melihat bahwa bukan hanya Anda saja yang terluka, tetapi orang itu juga dan ketika Anda mendoakan orang tersebut diberkati Tuhan.

Tanyakanlah kepada diri Anda sendiri, “Bagaimana bisa saya melakukan hal itu kepada orang yang telah menyakiti saya?” Ada satu cara, yaitu dengan membiarkan cinta kasih Tuhan menyelami hidup Anda. Hanya kasih Tuhan yang dapat membantu Anda melakukannya. 

Pengampunan adalah mengulangi proses mengampuni.

“Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali” (Matius 18: 21-22). 

Hukum Yahudi memerintahkan bahwa mereka harus mengampuni seseorang tiga kali, karena itulah Petrus menggandakannya dan menambahkan satu lagi untuk ditanyakan kepada Yesus. Tetapi Yesus menjawab agar kita memberi jauh lebih banyak pengampunan melebihi standar itu.

Berapa lama Anda harus terus memaafkan seseorang? Selama itu masih dibutuhkan. Anda harus tetap memaafkan orang tersebut sampai rasa sakit Anda berhenti dan keinginan Anda untuk membalas dendam telah hilang.

Renungkan hal ini:
- Apa perbedaan yang terlihat berkat kasih karunia Tuhan dalam hidup Anda? Bagaimana Anda dapat mengulurkan kasih itu kepada orang lain?
- Siapa yang perlu Anda doakan untuk menerima berkat Tuhan hari ini? Bagaimana doa itu dapat menjadi bagian dari proses membuang rasa sakit Anda?
- Kebaikan apa yang dapat Anda lakukan untuk seseorang yang tidak menyukai Anda atau yang telah telah menjahati Anda? 



Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 29-33; I Tesalonika 4 : 13-18

Pengampunan yang sempurna sudah kita alami dari Tuhan, maukah Anda menyampaikan kelegaan dan rasa syukur yang sama kepada sesama Anda?
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 


Komentar

  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    4 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    6 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    6 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    6 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    6 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    6 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    6 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You