Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Kuasa Allah Bekerja

Zakharia 6:1-8

Dunia berubah begitu cepat. Apa yang sekarang ada, mungkin tahun depan sudah hilang tertelan zaman. Roda sejarah berputar cepat menyimpan sejuta cerita tentang penguasa. Dari cerita mereka, kita seharusnya disadarkan untuk tidak mengandalkan manusia karena kalau masih bersandar pada manusia, maka kita harus bersiap untuk kecewa.

Perikop yang telah kita baca adalah penglihatan Zakharia yang terakhir. Malaikat Tuhan menyingkapkan tentang kebesaran kuasa Allah yang dilukiskan oleh kereta yang ditarik kuda. Mereka keluar dari dua gunung tembaga sebagai simbol dari gerbang surga (1).

Kereta pertama ditarik oleh kuda merah, sementara kereta kedua ditarik oleh kuda hitam (2). Kereta ketiga oleh kuda putih dan kereta keempat oleh kuda berbelang-belang dan berloreng (3).

Kereta yang ditarik kuda hitam menuju Tanah Utara. Kereta berkuda putih menuju arah barat. Kereta berkuda belang-belang ke Tanah Selatan (6). Sementara itu, kereta berkuda merah keluar dan tampak sangat gelisah untuk pergi (7). Akan tetapi, pada akhirnya, ia pergi juga menjelajah bumi.

Hanya kereta hitam menuju Tanah Utara (Sinear) yang diberi keterangan. Kuasa Allah pergi ke sana untuk menenteramkan Roh-Nya (7). Yehuda melihat kuasa Allah bekerja untuk memulangkan mereka kembali.

Kuasa Allah tidak hanya berpusat pada tanah Sinear. Kuasa-Nya bekerja di seluruh belahan dunia. Di kemudian hari, kuasa Allah di dalam Kristus memanggil seluruh manusia agar datang kepada-Nya. Kuasa ini menembus ruang, waktu, dan zaman.

Zakharia melihat kuasa Allah lewat penglihatan. Sedangkan kita masih bisa melihatnya melalui iman kepada Yesus. Kuasa-Nya sangat hebat, dahsyat, dan terus bekerja kapan dan di mana saja.

Jika kita menggantungkan hidup pada manusia, itu adalah tindakan bodoh. Seharusnya, kita bergantung pada kuasa Allah, yang kita kenal lewat Yesus Kristus.

Doa: Kami puji kuasa-Mu yang nyata di dalam Kristus, Penebus. [RP]

Comments

Popular posts from this blog

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Forever Friends

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen 3 Days To Live

Cerpen 2 Sahabat Menjadi 2 Penghianat

Hargai Simbol yang Ditetapkan Allah