Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Tuhan dapat Memulihkan Anda Meski Anda Berbuat Dosa

Bacaan Hari ini:
Yeremia 15:19 “Karena itu beginilah jawab TUHAN: "Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan jika engkau mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka engkau akan menjadi penyambung lidah bagi-Ku. Biarpun mereka akan kembali kepadamu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka.”


Ketika Anda menjadi orang percaya di dalam Kristus, Anda terlahir kembali ke dalam keluarga Allah. Anda juga tak dapat menolak dilahirkan kembali. Meskipun persekutuan dengan Allah bisa rusak oleh karena dosa, namun hubungan itu tetap ada. Anda hanya selangkah lagi kembali kepada-Nya. 

Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika Anda berbuat dosa? Satu kata: Kembali! Kembalilah kepada Kristus. Sesederhana itu. 

Yesaya 1:18 mengatakan, “Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”

Jika ada dosa yang menurut Anda tidak akan pernah bisa diampuni, mungkin Anda berpikir itu adalah menyangkal Yesus tiga kali di malam Ia dikhianati. Tetapi Yesus sudah lebih dulu tahu bahwa Petrus akan menyangkal-Nya, dan Dia bahkan tahu Petrus akan kembali kepada-Nya. Bahkan, sebelum itu terjadi, Yesus telah lebih dahulu berkata kepada Petrus di Ruang Atas, “Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu” (Lukas 22:32).

Yesus tahu bahwa pelayanan Petrus akan lebih berbuah dibanding sebelum ia menyangkal Yesus. Dan, itu memang benar! Petrus menulis dua kitab di dalam Alkitab, yaitu 1 dan 2 Petrus. Dan kemudian ia membagikan catatan perjalanannya mengikut Yesus kepada seseorang, dan terciptalah Injil Markus. 

Anda mungkin berpikir Tuhan telah melupakan Anda. Dia tidak pernah sekali pun melupakan Anda. 

Gembala yang Baik meninggalkan 99 domba untuk mencari satu domba yang hilang. Dia tahu bagaimana Anda jatuh ke dalam dosa; apakah Anda terperosok karena satu langkah yang salah, atau melalui serangkaian langkah kecil yang menyebabkan Anda tidak sedekat yang dulu dengan Kristus, berdoalah seperti apa yang Daud serukan ketika ia datang kembali kepada Allah setelah melakukan dosa perzinahan. Dia berkata, “Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!” (Mazmur 51:12). Daud tidak harus berdoa, “Tuhan, kembalikanlah keselamatanku,” sebab dia tidak kehilangan keselamatannya yang dari Allah. Namun, ia telah kehilangan sukacita.

Mengapa tidak kembali kepada Kristus? 

Renungkan hal ini:
- Apa yang menghalangi Anda untuk kembali kepada Kristus setelah Anda berbuat dosa?
- Apa yang Anda butuhkan agar Tuhan mengembalikan hidup Anda yang telah rusak karena dosa?
- Bagaimana Anda bisa lebih produktif bagi Kristus dengan cara kembali kepada-Nya dan bertobat kepada-Nya? Apa yang ingin Anda kerjakan untuk Kerajaan Allah?



Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 44-47; II Tesalonika 2

Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk Tuhan ampuni. Hanya dibutuhkan kerendahan hati Anda untuk mau mengakui dan berbalik padaNya
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)


Komentar

  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    4 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    6 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    6 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    6 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    6 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    6 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    6 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You