Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Umat yang Ditolak

Zakharia 11:4-17

Tuhan itu panjang sabar. Akan tetapi, bukan berarti Ia hanya diam jika melihat pemberontakan umat-Nya. Nas hari ini menunjukkan bahwa Tuhan bisa murka dan menolak umat-Nya.

Nas hari ini melukiskan Tuhan yang sudah murka (6). Ia tidak lagi akan berbelas kasihan kepada domba-Nya. Untuk itulah, Ia meminta Sang Nabi untuk menggembalakan "domba-domba sembelihan" (4). Domba sembelihan tujuannya untuk dijual dan disembelih pembelinya. Penjual akan senang karena telah menjadi kaya. Dia tidak peduli dengan domba-domba tersebut. Begitu juga dengan pembeli yang menyembelih domba-domba tersebut tanpa merasa bersalah. Demikian juga orang-orang yang menggembalakannya pun tidak merasa kasihan (5).

Awalnya, Sang Nabi menggembalakan domba-domba dan membuat dua tongkat, yaitu tongkat "kemurahan" dan "ikatan". Suatu saat, ia tidak dapat menahan hati terhadap domba-domba itu dan mereka pun muak terhadap dia (8). Ia pun mematahkan tongkat "kemurahan" untuk menunjukkan pembatalan perjanjian yang telah diikat (10). Kemudian, ia juga mematahkan tongkat yang kedua sebagai simbol untuk meniadakan persaudaraan antara Yehuda dan Israel (14). Dengan demikian, Sang Nabi tidak akan lagi menggembalakan domba-domba tersebut. Malahan, Tuhan memintanya untuk mengambil perkakas seorang gembala yang pandir (15). Ini menandakan bahwa Tuhan akan memberikan kembali gembala yang pandir kepada umat. Alasannya, mereka telah menolak gembala baik yang Tuhan berikan. Sekarang domba kembali akan diabaikan (16). Nanti, Tuhan akan menghukum gembala yang pandir tersebut (17).

Tuhan adalah Tuhan yang sabar, akan tetapi, jika umat terus menolak, Ia pasti akan menjatuhkan hukuman. Tuhan akan menyerahkan mereka kepada para pemimpin egois yang hanya memikirkan diri sendiri dan membiarkan umat binasa. Jadi, marilah kita segera bertobat selama kesempatan masih ada.

Doa: Tuhan, ajari aku untuk semakin taat kepada-Mu. [IT]

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Cacing Kepanasan Aja Tau

Forever Friends

Can QR Codes Be Used For Navigation?

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan