Posts

Showing posts from January 23, 2018

Featured post

Create Joy

Psalm 51:10-12 (CSB) God, create a clean heart for me and renew a steadfast spirit within me. Do not banish me from your presence or take your Holy Spirit from me. Restore the joy of your salvation to me, and sustain me by giving me a willing spirit.Could it be that in our pursuit of God through religion that it becomes our focus to avoid sin rather than to embrace a true relationship with the Lord through righteousness? The purpose of righteousness is much greater than avoiding bad things, it is the fulfillment of God’s Purpose by doing the right things. The Bible says that to those who love God – His Commands are not burdensome. (I John 5:3) There is a shift in mentality found in true repentance that is often lost by checklists of doctrine. Perfect love casts out all fear especially that of punishment which is the sole source of avoidance of sin our side of a loving relationship with Jesus Christ. (I John 4:18) For those who seek Him to know Him will find that true repentance can pr…

Cerpen Perangkap Tikus

Sepasang suami istri petani pulang ke rumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam,
”Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar?”

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak,
”Ada perangkap tikus di rumah!....di rumah sekarang ada perangkap tikus!....”
Ia mendatangi ayam dan berteriak,
”Ada perangkap tikus!”
Sang Ayam berkata,
”Tuan Tikus, aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku”

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak.
Sang Kambing pun berkata,
”Aku turut bersimpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan.”
Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama.
” Maafkan aku, tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali”
Ia lalu lari ke hutan dan bertemu ular.
Sang ular berkata,
”Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai …

Cerpen Keseimbangan Hidup

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.
Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

”Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan,” seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, ”Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?”

Tanpa mengalihkan perhatian da…

Cerpen Kebiasaan Yang Di Ulang

Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.
Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya.

Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.

Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, ”Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?”

Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, ”Pangl…

Apakah Marah Adalah Dosa?

Baca: Efesus 4:17-32"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu" (Efesus 4:26)Ketika Anda marah dan Anda tidak bisa berhenti marah maka itu adalah dosa. Betapa banyak dari kita berpikir bahwa satu-satunya cara untuk menghindari berbuat dosa adalah dengan tidak marah! Tidaklah demikian. Namun kita hanya tidak tahu bagaimana marah tetapi tidak berdosa. Yesus juga marah ketika Dia melihat ada banyak orang yang menjual barang dan berjual beli dalam bait Allah. "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati" (Matius 21:12).Ketika Yesus membersihkan Bait Allah Dia berkata, "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." (Matius 21:13). Yesus terpicu amarahnya karena kejahatan yang terjadi. Tetapi, betapa sedikitnya orang Kristen ya…

Hasil Ketaatan

Baca: Yesaya 48:12-22"Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti," (Yesaya 48:18)Hidup dalam damai sejahtera Tuhan adalah hasil dari menaati perintah-perintah-Nya. Adalah janji-janji Tuhan bahwa ketaatan kita kepadaNya akan menghasilkan damai sejahtera seperti sungai. Sungai ini akan terus mengalir dengan air yang melimpah.Yesus berkata, "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." (Yohanes 14:27), jadi kita mempunyai pilihan apakah kita membiarkan atau tidak hati kita gundah atau ketakutan. Paulus juga berkata, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permoh…

Keluarga Kerajaan Allah

KeluargaKerajaan AllahMarkus 3:31-35 Setiap orang pasti membutuhkan kehadiran keluarga. Keluarga adalah orang-orang yang terikat dalam suatu hubungan tertentu-hubungan darah atau hubungan lain yang menyatukan. Ketika Yesus berada di suatu rumah, Ibu dan saudara-saudaraNya ada di luar rumah dan berusaha menemuiNya. Banyaknya orang dalam rumah itu membuat ke-luarga Yesus tidak dapat masuk sehingga Ia keluar menemui mereka. Yesus kemudian menje-laskan konsep ikatan keluarga yang bukan karena ikatan hubu-ngan darah.Yesus mempunyai asal-usul yang menyatakan kehadiranNya dalam kehidupan di dunia. Ia mempunyai seorang ibu yang melahirkan-Nya. Ia juga mempunyai saudara-saudara yang menunjukkan hubungan kekerabatan. Jelas bahwa Yesus mempunyai keluarga (31). Hal ini menyatakan bahwa Yesus adalah tokoh nyata dan bukan fiktif. Kehadiran-Nya di dunia tercatat dalam sejarah dan dapat dihubungkan dengan tokoh lainnya. Keluarga-Nya itu ingin menemuiNya, namun karena banyaknya orang di dalam membuat …

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerita Malam Pertama

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Apa Yang Terjadi