Posts

Showing posts from April 24, 2018

Featured post

Create Joy

Psalm 51:10-12 (CSB) God, create a clean heart for me and renew a steadfast spirit within me. Do not banish me from your presence or take your Holy Spirit from me. Restore the joy of your salvation to me, and sustain me by giving me a willing spirit.Could it be that in our pursuit of God through religion that it becomes our focus to avoid sin rather than to embrace a true relationship with the Lord through righteousness? The purpose of righteousness is much greater than avoiding bad things, it is the fulfillment of God’s Purpose by doing the right things. The Bible says that to those who love God – His Commands are not burdensome. (I John 5:3) There is a shift in mentality found in true repentance that is often lost by checklists of doctrine. Perfect love casts out all fear especially that of punishment which is the sole source of avoidance of sin our side of a loving relationship with Jesus Christ. (I John 4:18) For those who seek Him to know Him will find that true repentance can pr…

Cerpen Kutukan Sang Penyihir

Di pinggir hutan yang lebat, hidup laki-laki tua bersama seorang anaknya yang telah dewasa. Pemuda tersebut selalu tinggal di rumah. Sang ayah tidak mengizinkannya untuk pergi jauh, apalagi masuk ke dalam hutan. Dia takut anaknya akan mengalami nasib yang sama seperti sang istri yang meninggal akibat diterkam binatang buas.     Sang anak selalu berusaha membujuk ayahnya untuk agar diizinkan masuk kedalam hutan. Tapi jawaban yang dia dapatkan selalu sama yaitu sebuah penolakan. Sang anak bersikukuh kalau dia telah dewasa bukan anak kecil lagi. Namun tetap saja, apapun alasan sang anak sang ayah tetap tidak bergeming dari pendiriannya.     Suatu hari sebuah kesempatan yang telah ditunggu-tunggu selama ini datang. Sang ayah akan pergi ke kota untuk belanja keperluan sehari-hari. Namun sebelum berangkat, sang ayah berpesan kalau dia akan pulang terlambat karena harus menemui teman lamanya di kota.     Ketika sang ayah pergi, pemuda itu segera mengambil panah. Ia berhasrat sekali untu…

Cerpen Senyuman di Langit Awangga

Awan mendung menggelayut langit Awangga. Angin dingin berhembus menerkam kebahagian. Semua berganti muram. Awangga telah lelah dipermainkan oleh alam. Dan saat ini negara itu telah jatuh dalam kemurungan. Kesedihan melanda seluruh istana.     Tangisan lirih menggema dari sudut ruangan besar di kaputren. Sebuah ranjang tergeletak dengan sesosok tubuh diatasnya. Terdengar suara isak tangis tertahan. Hari ini apa yang telah dikuatirkan oleh Dewi Surtikanti benar-benar terjadi.     Sejak semalaman kegelisahan dan kebimbangan hatinya terus hinggap, meskipun kata-kata penenang terucap dari Prabu Karna. Semalam adalah malam tersingkat dalam hidupnya. Ia merasa tidak ada lagi yang mampu menopang hidupnya kali ini. Semua telah pergi.     Orang yang dicintainya telah tiada untuk selamanya. Masih terngiang jelas di benaknya. Sentuhan lembut suami tercinta. Masih terasa di tangannya genggaman cinta yang diberikan oleh Prabu Karna. Masih terdengar suara menenangkan suaminya, ketika meminta ij…

Renungan Tuhan Tahu Yang Kita Alami

Baca: Yesaya 40:1-11"Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternakNya dan menghimpunkannya dengan tanganNya; anak-anak domba dipangkuNya, induk-induk doba dituntunNya dengan hati-hati." (Yesaya 40:11)Tuhan tahu setiap langkah hidup kita. Kesedihan, sakit, penderitaan atau kesendirian yang kita alami pun turut dirasakanNya. KasihNya kekal tak pernah berubah! Bagaimana pun kita dan berapa jauh kita telah salah melangkah tidak masalah bagiNya. Kegagalan kita tidak mengubah karakterNya. Asal kita dengan tulus datang kepadaNya dan merindukanNya, Dia bersedia menjadi Gembala kita. Sebagai Gembala, Tuhan tidak mengendalikan domba-dombaNya tetapi membimbing dengan lemah lembut. "...Ia menggembalakan kawanan ternakNya dan menghimpunkannya dengan tanganNya; anak-anak domba dipangkuNya, induk-induk domba dituntunNya dengan hati-hati." (ayat nas). Ketika kita tersesat dan kehilangan arah Dia akan menggendong dan menolong kita dengan kelembutanNya. Tuhan sangat pedul…

Renungan Allah Yang Tak Terbatas

Baca: Yohanes 3:22-36"Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan RohNya dengan tidak terbatas." (Yohanes 3:34)Sudah terlalu lama manusia membatasi Allah dengan segala macam pikiran sia-sia. Tetapi Allah ingin menunjukkan tentang ketidakterbatasan kuasaNya melalui PuteraNya Yesus Kristus. Hidup Yesus merupakan gambaran kesempurnaan, tentang seorang Anak manusia yang hidup di antara manusia tetapi tanpa batas-batas. Kesempuranaan ini adalah karena Allah mengaruniakan RohNya tanpa batas kepada PuteraNya itu. Tertulis: "Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepadaNya." (ayat 35).Allah selalu menghendaki anak-anakNya juga hidup dalam kesempurnaan. Dia ingin umatNya selalu membuka mata rohaninya dengan baik, karena umat yang selalu tersandung, terjatuh dan meraba-raba ketika berjalan dalam kegelapan dunia ini tidaklah dapat memuliakan Allah. Pemazmur menulis: "FirmanMu itu pelita bagi kakiku da…

Renungan Janji Penyertaan Tuhan Bagi Orang Percaya

Baca: Matius 28:16-20"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:20b)Janji penyertaan Yesus kepada murid-muridNya berlaku juga bagi semua orang Kristen, karena kita adalah pengikutNya juga. Tetapi banyak yang masih ragu-ragu, tak mempercayai janji Tuhan. Murid-murid Yesus pun yang waktu itu bersama-sama dengan Dia banyak yang ragu-ragu. Maka Yesus kembali meyakinkan mereka: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus," (ayat 18,19).Kita seringkali takut dan kuatir karena merasa tidak mampu berbuat apa-apa. Tuhan ingatkan bahwa Dia adalah Imanuel: senantiasa menyertai kita. Segala kuasa di sorga dan di bumi di tanganNya, tidak perlu diragukan lagi! Bila nama Yesus kita sebut, kuasaNya bekerja atas kita. Kebutuhan materi pun diperhatikan dan dicukupkanNya: "Janganlah kamu menjadi hamba uang da…

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerita Malam Pertama

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Apa Yang Terjadi