Cerpen: Derita Janda Muda



Derita Janda Muda


Cinta Tak Selamanya indah,itulah cerita disetiap kisah cinta yang tertuliskan,dan memang yang akan selalu seperti itu,biar cinta penuh akan warna yang tak hanya selalu indah di pandang mata.Lina Si janda muda mengawali kisah cintanya dengan pesona namun melara hatinya,Menikah dengan joni anak dari pemilik tempat si lina bekerja.namun tak mendapati sebuah izin dari orang tua si joni,namun mereka tepat menikah dan tinggal bersama sama,dan memiliki seorang gadis kecil.namun itulah yang di katakan cinta pada umumnya tak selamanya indah.

Setelah memiliki Seorang Anak Gadis,Merekapun bertengkar Karena Ketahuan Si joni Selingkuh Dengan Temannya si lina,Membuat Derita Melanda Si Janda muda,Merintih Sakit Lalu Cinta terpisahkan Di Antara Mereka,Karena Tahu bila Dengan Temannya Si lina ibunya Menyetujui Maka Terasa Ringan Di Rasakan Oleh Joni Untuk Melepaskannya,sebuah Jalinan Kisah cintanya,Dan Si buah Hatinya.

Derita Si Janda Muda Tak Berujung Berada Di Sana,Iapun Memutuskan untuk tinggal Dengan Orang tuanya Dan Membawa buah Hatinya.Dan Orang tuanya Hanya tinggal Ayahnya Saja Karena Ibunya Si Janda muda Telah tiada.Sekian Lama Si Kakek Tak Merasakan cinta,Melihat Si Janda Seperti Istrinya,Karena Tak Tahannya Si Kakek tua Terbayang bayang,Di Saat Si Janda Sedang Mandi Yang Terlihat Oleh Si kakek tua.Nafsunya Mulai Membara bara Hatinya Mengebu Gebu Terlihat Eloknya tubuh Janda Manis Yang Tanpa Pakaiannya,Perlahan Si Kakek Mendekatinya Dan Terjadilah Hal cinta Yang Tak Semestinya,Paksaan Membuat Lemahkan Hati Si Janda muda Yang Menyerahkan Dirinya untuk Di Makan Nafsu Birahi Si Kakek tua.

Merintih Terasa Sakit Janda pun Menagis Dan Si Kakekpun Tersenyum Puas Merona Di pipinya,Karena Mendapati Kepuasan Hati Akan Nafsu Yang membara Meledak Ledak Di Dada.Hari Berganti Hari Setiap Seminggu Semalan Merintih Sakit Dan Menangis Karena Bujuk Rayu Si Kakek tua “Kau Mirip Ibumu”.Menjadi Pelayan Si Kakek tua Hatipun Merobek Si Janda Muda,Malang Nasip Tak kunjung Hentinya, Datanglah Dan Tibalah Si Keponakan Yang tinggal Bersamanya,Terlihat Tampan Di Pandang Si Janda.Si Keponakan Yang tiba Dan Tinggal Bersamanya,Saat itu Terkaget kaget Melihat Kelakuan Si Kakek tua.Namun Ia Diam Saja,Malu untuk Di Bilang Nantinya itu Terbesit Dalam pikirnya,Dan Hati Si Keponakan Menjadi Menggetar Karena Iba,Malang Nian Kau bibiku,Hatipun Tergerak Dalam Diam.Mencari Cara Hentikan Perbuatan Si kakek,Namun Tak Berdaya,Tetap Terdiam Membisukan Suara Namun Hati Tetap Berbicara,Membuat  Suara hati Menjadi Mencinta,Melihat Bibinya Kini Pandangan Terasa Di hati Sebab Ia Pula Meliahatnya Saat Tiada Pakaian Di tubuhnya,Dan Gambaran Akan birahi Sang bibipun Membenak Di pikirannya,Terasa di saat memandang bibinya Ingin Jatuh kan tubuh ini Ke dalam Pelukkannya,Hasratnya pun Sampai Terbawa Oleh mimpi.

Tak Dapat Menahan Pikiran Hewan pun Terbesit olehnya,Memaksakan Kehendaknya Untuk Bercinta Dengan Si Janda muda,Yang Terpuaskan Memuncak Hingga ke Dalam Dada.”Bi Ternyata Aku Cinta Kamu”.Ucap rayu Yang Meneteskan Air mata Si Janda Muda,Setelah Ayahnya kini Ponakannya,Derita Akan Cinta Tiada Akhirnya.

Namun Karena cinta Dan Kasihnya Si Penokan Mengatakan Yang Lainnya “bi Aku Tahu Semuanya Tentang Kakek Terhadap Kamu,Bi Menikah itu Lebih Baik Dari pada Seperti ini,Dan Kiranya ini Akan Mengobati luka Bi Karena Kakek Yang Demikian,Aku Mau hidup Denganmu Agar Kau Tak Menderita Oleh Karena cinta Yang Tak Selamanya,Karena Aku ingin Kau Dan Aku Selamanya Bersama Melalui hari Hari cinta !!”

Terdiam Dan Terhenti Air matanya Usaplah bekas Air matanya  Yang Di Lakukan Si Keponakanya,Hati Si Janda Pun Mulai Merasakan Getaran Di Dada,dan Pandangannya Tertuju Ke Pada Ponakanya,Namun Pikir Dalam Hatinya Apakah Kau Benar Sungguh-sungguh Dengan Aku Yang hina ini ?.Kata Si keponakannya ! “Kesungguhan Tak Mesti Di Benarkan,Namun Mesti Di Bangun Bersama Sama,Untuk Meneguhkan Kesungguhanku dan Kamu.Derita Seolah Berhenti Sejenak Oleh Ucapan Kata,Yang Benar Benar Di Bangun Dan Di Lakukan Bersama Sama,Menjalin Tali cinta Yang Terkuatkan Oleh Tanda Janur kuning Melengkung Di Depan Rumah Si Janda muda,Dan Lepas Derita Akan Pahitnya Cinta Yang Tak Selamanya indah,Terbaharui Dengan Cinta Yang Saling Membangunkan Warna warna Di Dalam Hati Mereka,Tahu itu Si Kakek Tak Dapat Lagi Berbuat Yang Dia Inginkan Membuatnya Harus Pulang Ke Rumah Yang Baru Di Dalam Tanah Menyendiri Hingga Ia Di Bangkitkan Dan Menerima Segala hukuman Atas Perbuatannya Di Rumah Yang Lama.

Mereka Bahagia Hingga Akhir Tua Anak Bahagia Karena Ada Kasih Sayang Orang tua.Tiga Buah Hati Yang Buat Mereka Semakin Berwarna Indahnya Warna cinta Yang Terpandang Akan Kasih Di Awalinya.Akhirnya Selamanya Bahagia,Derita Si Janda Muda Berakhir Bahagia Indah Penuh Akan Warna Cinta dan Kasih Sayang Yang Tersimpan Di dalam Benak Keduanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bisnis 2017

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Ku Cari Penolong Hidupku

Khayalan Untuk Sepak Bola Indonesia

Pena Dan Kertas

Puisi : Sunyi Kini Aku Rasakan

Zaman Meneguhkan Hati Dan Jalan

Dan Kan Ku Nanti

Kembang Kapas