Teke Teke (Hantu Penghuni Stasiun Kereta Api) (Part 2)

Spontan Kojima menutup telinganya dengan jari sambil menangis. Namun anehnya seolah hanya Kojima yang mendengar suara gaib itu. Michi yang duduk di sampingnya kaget dan khawatir melihat Kojima dan langsung memeluknya. Sepertinya Michi tahu apa yang terjadi. Sementara Hiraru yang duduk di jok seberang sana hanya melirik dengan tatapan penuh arti.

Mata Kojima seolah dipaksa untuk terbuka. Rasa ingin kencingnya semakin tak dapat ditahan lagi dan itu sangat mengganggu. Kojima terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan menyalakan lampu. Diliriknya jam dinding yang ternyata masih menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Kojima berjalan sempoyongan menuju kamar mandi dengan mata setengah terbuka.

KREEETTT! Dibukanya pintu kamar mandi dengan perlahan. Tiba tiba mata Kojima dibulatkan. Hidungnya merasa mencium sesuatu dan itu tercium sangat amis seperti amis darah yang sudah busuk.

Kojima mengendus-endus sembari mencari-cari asal bau itu. Ia langsung berpikir bahwa ada tikus mati di kamar mandinya, namun …

Sabarkah Aku ini ? Sombongkah Aku ini ?

Aku Tak Mengetahuinya
Aku Tak Mengertikannya
Aku Tak Dapatkannya
Sabarkah Aku ini ?
Dapatkah Aku ini Sabar

Sulit Bila itu di Rasakan
Menahan Terus Tertahan
Hingga kini mulai Tak Terbendungkan
Kesabaran Yang Terus Meluap Seperti Mata Air
Yang inginkan Lepas Dari Penampungannya
Mencari Tempat Yang Lain Seperti Emosi

Air Nyatakannya Bahwa Ia ingin Keluar
Namun Apakah Kau Akan Seperti Air
Yang ingin Lepas Dari Bendungannya
Seperti Lautan Yang Selalu Ingin Meluapkan Airnya Ke Daratan
Selalu Hempaskan di Pinggir Daratan
Agar mencapai Ia Di Daratan
Meluap luap Ke Daratan
Bagai Emosi Yang Kehilangan Kesabaran

Apakah Aku akan Seperti itu
Sabarkah Aku Untuk tidak Serupa Dengan Air Bah
Mungkinkah Aku Dapat Menahan Luapan Air bah
Yang kini Terus menerus mengkikis Di Tepi Daratan Aku

Aku Bertanya Pada diri sendiri
agar diriku Mengetahuinya
Namun Terkadang Memori akan pengetahuanku Terhilang
Dan Begitulah Terjadi Seketika itu
Meluap Seperti Air bah
Yang tak Sempat Di Ketahui

Makannya ku Selalu Bertanya Pada Diri Sendiri
Sabarkah Aku ini ?
Sombongkah Aku ini ?
Kata Aku Itu Hanyalah Sebuah Kata Yang Mengacukan Pada Diriku Sendiri

Namun Aku Tahu Kau Sering Ungkapkan Bahwa itu Sombong
Bila Seperti itu !!!!
Apakah tokoh tokoh Di Dalam Alkitab Semuanya itu Sombong ?
Dengan menyatakan Diri Bahwa inilah Aku Dan Aku Adalah Aku

Aku Hanya Berkata Bahwa Ini Aku
Aku Hanya Sekedar Memberimu Tahu
Dan memberimu Petunjuk Bahwa ini Aku
Bukanlah Yang Lain !
Mestikah Saya ?
Bukankah itu Kata Yang Mengartikan Sama
Bahwa inilah Saya
Biar Kamu Tahu
Bahwa Aku Sama Dengan Saya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's YouI Love You