Posts

Showing posts from December 20, 2017

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Aku Tidak dapat kembali

Aku Yang Telah Berlalu
Sendiri Tinggalkan Kamu
Yang Diam Bersama Aku
Di Dalam Satu Ruang Hatiku
Terbaring Kamu Terlelap tidurnya Disisi HatikuHingga Tak Sadarkan Dirimu
Aku Telah Beranjak Dari Tidurku Di sisi Hatimu
Di Suatu Ruang Di Dalam Hatimu
Yang Dalam Diam Tinggalkan KamuBerlalu aku Hampiri Sisi ruang Hati Yang lain
Kamu Diam,Kamu Tak Tahu,Tapi Kurasa Kamu Merasakannya Bahwasanya Hatiku Tak Tinggal Diam Disisimu LagiAku Yang Telah tidur disisi Yang Lainnya
Yang Lain Yang Bukan Di Hatimu
Merasakan salahku kepadamu
Salahku Telah Tinggal Diam Di Hati Yang lain
Dengan Diam-diam Aku Tak Berkata-kata
Aku Tidak Dapat Kembali
Pagar hati Yang Lain Buat Aku
Tak dapat Kembali
Tak Ada Kata Menutup Hati
Yang Diam-diam Aku Tinggalkan PergiMaaf Sayang Aku diam-diam pergi
Kini Aku Tidak Dapat Kembali
Hati Yang lain Memagari Aku
Hingga Aku Tak Dapat Lagi
Menutup Pintu HatiAku hanyalah mampu Teriakkan Kata
Agar Kamu Terbangun Dan Mengetahuinya
Tutuplah Pintu Hati Sebab Aku Tak dapat kembali.

Sombong kepada Allah

Sombongkepada AllahDaniel 11:36-45 Raja negeri Utara terkenal dengan kesombongannya. Ia tinggi hati terhadap manusia dan allah sesembahan leluhurnya. Ia juga memandang rendah Allah Israel yang mahakudus (36-37). Ambisinya adalah menjadi allah dan disembah oleh manusia.Sehingga Sempurna Dengan kegilaannya serupa dengan iblis.Di tengah kegilaannya, ia memutuskan kelangsungan tradisi leluhurnya dan menciptakan tradisi baru, yaitu memuja para dewa benteng-benteng. Ia mengiming-iming orang-orang dengan harta dan kekuasaan agar mau menyembah dewa sesembahannya yang adalah benda-benda mati,yang di telah di larang oleh Allah kita (39).Sebenarnya, ia berdalih menghormati dewa asing untuk keuntungan sendiri, yaitu sebuah strategi untuk dapat menjarah tempat peribadatan dewa-dewa asing milik orang lain. Pada akhir zaman nanti, raja negeri Selatan akan berperang dengan raja kerajaan Utara (40-45). Daniel merekam berbagai peristiwa peperangan antara kerajaan Utara dan Selatan sebagai akhir zaman. …

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu