Posts

Showing posts from December 29, 2017

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Waktu Untuk Cinta

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, Kecantikan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.“Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta.“Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan. “Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.”Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.“Kegembiraan! To…

Perkawinan di Kana

Perkawinan di KanaYohanes 2:1-12 Cerita tentang perkawinan di Kana adalah kisah yang menarik untuk direnungkan. Menarik karena dalam melaksanakan acara perkawinan itu, ternyata muncul masalah yang harus diatasi dengan cepat. Persoalan itu adalah mempelai pria kehabisan anggur untuk para tamu undangannya. Dalam tradisi Yahudi, anggur memainkan peranan yang penting dalam acara perkawinan.Ketika kehabisan anggur, orang yang berinisiatif mencari solusi bukanlah mempelai pria yang mengadakan pesta atau pun para pelayan, melainkan ibu Yesus. Satu-satunya solusi agar anggur tetap tersedia, pesta perkawinan berjalan dengan baik, dan keluarga mempelai pria dan wanita tidak harus menanggung malu adalah datang kepada Yesus. Karena itu, ibu Yesus langsung mencari dan mendekati anaknya. Ia meminta agar Yesus mau mengulurkan tangan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Dalam situasi panik, tergambar jelas ekspresi keprihatinan ibu Yesus terhadap kondisi yang terjadi saat itu.Namun, apa yang d…

Meja Kayu Buat Papa Dan Mama

Ada sebuah keluarga yang terdiri suami, istri, anak berumur 6 tahun dan kakek yang telah renta. Begitu rentanya ia sehingga tangannya selalu gemetaran bila memegang sesuatu sehingga seringkali berantakan. Penglihatannya pun buram.Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang kakek ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.Hal ini mendatangkan kejengkelan suami istri tersebut. Tak jarang mereka mengomel dan marah-marah. Itulah sebabnya mereka membuatkan meja kayu dan menempatkan di pojok rumah sebagai tempat kakek makan agar tidak mengganggu suasana makan mereka. Setiap kali makan, kakek ini berlinangan air mata, tetapi ia tidak berani menggugat anak dan menantunya itu.Suatu ketika suami istri ini tertarik melihat apa yang dilakukan oleh anak mereka. Tampak anak tersebut mengumpulkan…

Hanya Tuhan Sumber Kebahagiaan

Baca: Mazmur 25:1-22"Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi." (Mazmur 25:13)Tidak ada kebahagiaan sejati di dunia ini. Kebahagiaan yang ditawarkan dunia adalah semu. Orang dunia seringkali mengukur kebahagiaan dari banyak sedikitnya uang dimiliki atau harta yang melimpah, jabatan atau kedudukan dan juga popularitas. Kenyataannya, semua itu tidak menjamin seseorang memperoleh kebahagiaan. Bukankah sering kita baca di koran banyak public figure (artis, pejabat) yang kedapatan frustrasi, mencoba bunuh diri, lari kepada narkoba atau pergaulan bebas karena merasakan kehampaan dalam hidupnya? Padahal, materi dan popularitas sudah mereka dapatkan.Ingatlah bahwa sumber kebahagiaan itu adalah Tuhan! Dan dosalah yang menjadi penyebab manusia kehilangan kebahagiaan. Oleh karena dosa/pelanggaran, manusia pertama diusir dari taman Eden sehingga manusia kehilangan kebahagiaan. Akibatnya, berbagai upaya dilakukan manusia agar mendapatkan kebaha…

Tips Berdoa : Lima Jari Berdoa

Jari Jempol
Jari ini adalah yang paling dekat dengan kita ketika sedang melipat tangan dan berdoa. Jadi, mulailah berdoa bagi orang-orang yang sangat akrab dan dekat dengan kita, seperti orang tua, saudara, teman, kerabat. Sebutkan nama-nama mereka yang anda kenal dengan baik.Jari Telunjuk
Jari berikutnya adalah jari telunjuk. Jari telunjuk digunakan untuk menunjuk. Doakan bagi mereka yang hidupnya untuk mengajar atau memberi pentunjuk bagi orang lain. Ini termasuk hamba-hamba Tuhan, guru, dokter, dan para pendidik lainnya. Mereka butuh dukungan dan hikmat, agar dapat menunjukkan arah yang tepat bagi mereka yang membutuhkan jasa mereka. Doakan mereka selalu.Jari Tengah
Ini jari yang paling tinggi, berarti kita harus ingat pada para pemimpin bangsa. Doakan presiden hingga para pejabat dibawahnya. Kalau di dalam organisasi, doakan juga para pemimpin organisasi. Mereka sangat butuh bantuan dariNya.Jari Manis
Jari manis sering disebut sebagai jari yang paling lemah. Oleh sebab itu, mari k…

Rencana Tuhan Indah Pada Waktunya

Julio Iglesias adalah seorang pemain sepakbola profesional di Madrid, ketika tabrakan mobil mengakhiri kariernya dan menyebabkan dia lumpuh selama satu setengah tahun.Seorang perawat yang simpatik memberinya sebuah gitar untuk membantunya melewati waktu di rumah sakit. Walaupun sebelumnya dia tidak punya aspirasi pada musik, Julio Iglesias kemudian mendapat sukses besar di bidang musik pop. Kecelakaan Iglesias menandai titik yang menentukan dalam hidupnya, sebuah titik balik yang mengubah segala-galanya.Ia mencapai popularitas di kancah internasional pada era 1970-an dan 1980-an sebagai seorang penyanyi. Julio Iglesias telah merilis tak kurang dari 77 buah album dalam 14 bahasa. Ia telah menjual lebih dari 300 juta keping album di seluruh dunia. Menurut Sony Music, Iglesias merupakan salah satu dari 10 besar artis dengan penjualan album terbaik sepanjang masa. Hingga saat ini, ia juga telah melakukan sekitar 5,000 konser.Julio juga pernah merekam lagu-lagu dalam bahasa Indonesia. Pada…

Menyumbang Untuk Tempat Penampungan Anak

Bu Asih sedang kecapekan dan depresi karena mengurus 4 orang anak majikannya yang masih kecil-kecil.Tiba-tiba pintu rumah diketuk, dan ternyata seorang ibu yang adalah aktivis gereja.Dia datang membawa map sambil berkata,"Sore bu, maaf, begini. Gereja kami sedang berencana membangun sebuah tempat penampungan anak-anak. Nah, barangkali ibu mau membantu menyumbangkan sesuatu untuk rumah penampungan tersebut?""Oh... ada!" kata Bu Asih mantap."Saya mau menyumbang 2 anak laki-laki, 1 balita dan 1 bayi"

Guru Sekolah Minggu Tidak Mau Kalah

Seorang Guru Sekolah Minggu mulai bercerita kepada murid-muridnya."Anak, anak, hari ini ibu punya cerita. Begini.Pada saat Tuhan Yesus akan datang ke Yerusalem, ada seorang bernama Pilatus yang hendak melihat kedatangan Tuhan Yesus.Tapi karena badannya pendek, maka ia hendak memanjat pohon."Tiba-tiba, sekelompok anak-anak berkata,"Ibu guru, bukan Pilatus tapi Zakheus..."Anak-anak lainnya juga mulai menimpali.Ibu itu terkejut dan malu, lalu ia mencari alasan."Anak-anak, ibu belum selesai. Nah, karena disitu Pilatus, maka Tuhan berbicara.Hai Pilatus, turunlah... Disitu bukan tempatmu tapi tempat Zakheus!"

Popular posts from this blog

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Forever Friends

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen 3 Days To Live

Cerpen 2 Sahabat Menjadi 2 Penghianat

Hargai Simbol yang Ditetapkan Allah