Featured post

Create Joy

Psalm 51:10-12 (CSB) God, create a clean heart for me and renew a steadfast spirit within me. Do not banish me from your presence or take your Holy Spirit from me. Restore the joy of your salvation to me, and sustain me by giving me a willing spirit.Could it be that in our pursuit of God through religion that it becomes our focus to avoid sin rather than to embrace a true relationship with the Lord through righteousness? The purpose of righteousness is much greater than avoiding bad things, it is the fulfillment of God’s Purpose by doing the right things. The Bible says that to those who love God – His Commands are not burdensome. (I John 5:3) There is a shift in mentality found in true repentance that is often lost by checklists of doctrine. Perfect love casts out all fear especially that of punishment which is the sole source of avoidance of sin our side of a loving relationship with Jesus Christ. (I John 4:18) For those who seek Him to know Him will find that true repentance can pr…

Mukjizat Tuhan Masih Terjadi

Baca: Mazmur 77 

"Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban; Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa." (Mazmur 77:15)

Banyak orang berpikir bahwa mujizat Tuhan hanya berlaku pada zaman dahulu dan tidak berlaku untuk kehidupan di masa sekarang ini. Tetapi faktanya adalah Tuhan masih melakukan mujizat. Bila ada orang yang tidak mengalami mujizat bukan karena Tuhan tidak sanggup melakukannya, tetapi karena orang itulah yang tidak percaya pada mujizat. Alkitab dengan tegas menulis: "Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk Tuhan?" (Kejadian 18:14a). Sehingga dengan demikian "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:23b). Melalui ayat-ayat di atas jelas dikatakan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan! Dia adalah Allah Sang pembuat mujizat karena Dia yang menciptakan bumi dengan segala isinya. Segala sesuatu yang dilakukanNya adalah ajaib. Kalau kita merasa memiliki Allah yang dahsyat dan luar biasa seperti itu tapi masih saja tidak percaya pada mujizatNya, kita adalah orang-orang yang paling bodoh dan rugi besar!

Mujizat dapat terjadi dalam hidup kita karena Dia sangat mengasihi kita. KasihNya tidak setengah-setengah, tapi total. Hal itu dibuktikanNya di atas kayu salib. Dia yang tidak berdosa rela menanggung dosa kita supaya kita dibenarkan; Dia rela terkutuk supaya kita berkemenangan; Dia bukan hanya Allah yang sanggup melakukan mujizat, tetapi juga sangat mengasihi kita, dan tak ada suatu apa pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (baca Roma 8:38:39).

Kita harus berkata jujur bahwa kemampuan dan kekuatan kita sebagai manusia sangatlah terbatas. Tidak ada yang dapat kita banggakan dari diri kita ini. Karena itulah kita sangat membutuhkan dan memerlukan pertolongan dan mujizat dari Tuhan. Jangan sekali-kali menyombongkan diri dan merasa tidak membutuhkan Tuhan, sebaliknya bergantunglah penuh kepada Tuhan supaya mujizat dapat terjadi dalam hidup kita.

Untuk mengalami mujizat Tuhan ada hal-hal yang harus diperhatikan: kita harus memiliki hidup benar di hadapan Tuhan, tidak hidup dalam dosa, harus percaya penuh janji Tuhan dan tidak bimbang, setia dan tekun melakukan kehendak Tuhan dan tetap tahan uji.

Comments

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerita Malam Pertama

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Apa Yang Terjadi