The Top 14 Enterprise-Scale Digital Marketing Solutions

Marketing for large organizations is different than marketing for small businesses or startups. It requires a different and specialized set of tools. We’ve put together a list of the best marketing tools for large organizations, divided by category.



Attribution 1. Altitude by ImpactAltitude promises deep insights into the behavior of your potential customers. It contains a varied array of customization options for reporting and modeling attributions.

2. AppsflyerIn markets and industries where the majority of the action on mobile, Appsflyer has the attribution solution. 

Social Media 3. OktopostBuilt by marketers for marketers, Oktopost has taken on the challenge of providing accurate and actionable visibility into social media attribution. It provides tools and resources for finding relevant social media conversations, facilitating employee advocacy efforts, and publishing.

Oktopost is designed for enterprises because it provides more than simple vanity metrics. It takes the “dark” ou…

Humor Jadikan Aku Wanita Sejati

Ada sebuah pesawat terbang yang sedang membawa banyak penumpang. Tiba-tiba di
tengah jalan terjadi hujan badai yang sangat dahsyat. Pesawat itu terombang
ambing oleh badai hujan, angin keras dan kilat yang menyambar-nyambar.
Penumpang pesawat itu histeris dan berteriak melihat keadaan itu. Mereka
yakin pesawat itu akan jatuh dan mereka semua akan mati. Di tengah kericuhan
itu, ada seorang wanita muda yang melompat dan mengumumkan, "Saya tidak bisa
menerima semua ini lagi ! Saya tidak bisa duduk disini dan mati seperti
binatang, tertahan dikursinya. Jika saya akan mati, biarkan saya mati dengan
merasakan jadi wanita terlebih dahulu. Apakah ada laki-laki di sini yang dapat
sanggup membuat saya merasakan menjadi wanita?"
Dia melihat sebuah tangan meraih punggungnya, dan seorang pria tampan,
tinggi, berotot tersenyum. Dia kemudian berjalan ke depan wanita muda itu.
Ketika dia sudah di depan wanita itu, dia
membuka kaosnya, dan menunjukkan tubuhnya yang kekar. Dia melihat besarnya
otot tersebut walaupun dalam kondisi lampu pesawat yang mati-nyala.
Pria itu tetap berdiri didepannya, kaosnya di tangan dan berkata, "Saya bisa
membuat anda merasa seperti wanita sejati sebelum anda mati. Apakah anda
tertarik?" Dengan keras ia
menganggukkan kepala,
"Ya. Buat saya menjadi wanita sejati !"
Kemudian pria itu memberikan kaosnya kepadanya, sambil berkata
"Nih dia, tolong disetrika yach !"

Siapa Yang Meludah

Pada tahun 2020, dimana Indonesia telah menjadi negara yg tak kalah
dengan Singapura dalam masalah ketertiban, terdengarlah sebuah cerita dari
sebuah bis wisata yg sedang membawa rombongan para ibu ibu dan nenek
nenek bertamasya ke Bali.
Sopir bis nya pun tidak seperti sopir bus ibukota saat ini. Sudah seperti
sopir bus manca negara ceritanya. Berpakaian jas necis, bertopi, muka bersih,
tanpa kumis tanpa jenggot. Dalam tugasnya si sopir juga dilarang berbicara
dengan penumpang.
Perjalanan pun memakan waktu yg tidak sedikit. Sampai sampai, ada satu orang
nenek mengeluh ingin pipis. Parahnya, di bus tidak disediakan WC.
sang nenek sudah gelisah setengah mati menahan tekanan dari dalam. dia
panggil si sopir, sopir anteng aja nyetir. lagian emang dia engga boleh
bicara selama menyetir, pikir si sopir.
Akhirnya si nenek mondar mandir menahan derita di bus, sampe ada ibu ibu
ngusulin ke dia,
"Udah nek, saya bantuin nenek deh pipis lewat jendela".
Karena emang dasarnya udah engga tahan, si nenek oke oke aja.
Akhirnya, si nenek pipis lah lewat jendela bus dibantu oleh si ibu yg tadi.
Sialnya, pas lagi seru seru nya, tiba tiba lewat motor polisi. CROT, pak polisi
kena air emas nya si nenek.Serta merta pak polisi kaget dan marah mendadak. dia
setop itu bus dan naek ke bus itu. Sinenek yg barusan pipis shock berat.
Pak polisi yg kayak pak raden itu celingak celinguk di dalem bus sambil elus
elus kumis nya yg tebal. Dia pelototin pak supir. Pak Polisi mikir dalam hati,
'si sopir klimis, engga berkumis engga berjenggot'. Trus,
dia liat seluruh isi penumpang bus, semuanya wanita. akhirnya dia kesel
sendiri, terus teriak begini :
"AYO NGAKU, SIAPA TADI YG NGELUDAHIN GUA. GUA TAU KOK ORANG NYA ADA DISINI,
YG KUMISAN DAN MUKANYA JELEK KERIPUT TADI YG NGELUDAHIN GUA."

Salah Masuk

Seorang nenek hendak mengambil perjalanan wisata ke Amerika Serikat selama 2
minggu. Berhubung bahasa Inggrisnya jeblok, nenek ini langsung mengambil
'kursus kilat' en 'jalan pintas' untuk belajar bahasa Inggris bersama cucunya.
Nenek : Kalo nenek mau ke kamar kecil, bagaimana nenek bisa bedakan antara
kamar kecil untuk pria atau wanita?
Cucu : Ah, itu mah gampang. Baca aja tulisannya. MEN untuk pria dan WOMEN
untuk wanita.
Nenek : Kamu mengejek nenek yang buta huruf ini, yach.
Cucu : Waduh, nek. Sori banget, aye lupa. (sambil garuk-garuk kepala, tanda
berpikir keras). Kalo gitu, begini saja. Nenek liat 'aja mana yang hurufnya
lebih banyak. Nah, kalo jumlah hurufnya lebih banyak itu adalah toilet untuk
wanita. Jangan lupa, nek !
Sesampainya nenek itu di Amerika, dia mencak-mencak. "Awas, tuh cucu !
Gara-gara dia, gua salah masuk toilet melulu !"
Pasalnya di Amerika, pada setiap kamar kecil terpampang tulisan :
LADIES dan GENTLEMAN.

Robot Gede Piknik

Alkisah dahulu kala si Robot Gedek melakukan perjalanan ke Thailand mau
plesiran di Pataya, seperti biasanya masuk ke Negri asing, si robot juga
diharuskan mengisi entry form.
Setelah mendarat di Bandara Don Muang Bangkok, lalu si Robot menuju ke
petugas Imigrasi untuk cap paspor, lalu terjadi dialog sbb :
Imigrasi : "Name ?"
Robot G. : "Robot Gedek, Sir"
Imigrasi : "Sex"
Robot G. : "Three times a day, Sir."
Imigrasi : "What I meant is Male or Female"
Robot G. : "Yes Sir, It does not matter Male or Female, Both are fine for me
I can do 3 times a day." (maksudnya perempuan atau laki tidak masalah dua2nya
dia bisa dipakai)
Imigrasi : "Dasar sodomer !!??!"

Tambah Gocap... IJO... LO

Terkisah ada 1 keluarga dengan banyak anak. Suatu malam sang ayah udah
'kebelet', karna tak ingin nambah anak, maka buru-burulah dia ke warung tuk
beli 'balon'. Diwarung :
Ayah : "Pak, beli kondomnya 1"
Penjual : "Mau yang bagus atau yang biasa ?"
Ayah : "Yang bagus berapa ?"
Penjual : '500 rph, warnanya bening '
Ayah : 'Kalo yg agak murah berapa ?'
Penjual : '400 rph, warnanya hijau'
Ayah : 'Wah uang saya cuma 350 nich (buru-buru sih)'
Penjual : 'Ada nich, cuma warnanya item'
Ayah : 'ngak apa-apa dech'
Sampe di rumah , singkat cerita terjadi 'adegan seru', karena kondom murahan
terjadilah hal yang tak diinginkan itu. Beberapa tahun kemudian :
Anak : 'Pak, kenapa sih koq cuma saya aja yang item, kakak yang lain tidak ?'
Ayah : 'Dasar anak kecil, udah bagus item, gue tambah gocap, IJO luh .. !'

Guru Kencing Berdiri

Di Klas Bahasa Indonesia SMA Bulugan, Pak Guru Udin sedang mengajar
Peri-bahasa, kemudian dia memberikan soal ke murid-murid di klas:
Guru : Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Guru kencing berdiri,
murid kencing...?
Joni : Murid kencing berlari !
Guru : Salah !
Asan : Murid kencing di celana !
Guru : Goblok, salah !
(Ruang klas jadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan)
Tiba-tiba si Rita mengangkat tangan, dengan kalem dia menjawab,"Murid kencing
bernanah !!"
Guru : hah..!, apa artinya itu ?
Rita : artinya, waktu acara kemping minggu kemaren saya lihat Pak Guru Udin
kencing berdiri dibawah pohon mangga, sedangkan hari ini si Boy nggak masuk
sekolah, menurut keterangan dokter dia sakit kencing nanah ...!
Guru : ...?
Murid: hore...hore seratus !

Comments

loading...

Popular posts from this blog

To Love without Certainty

Best Time to Trek in Nepal

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

How a Test Automation Tool is the Solution to Challenges in Testing

Ideas To Advertise Your Small Business

Take a look at these PR Firms in Hyderabad- The city of Biryani and Pearl!

I Highly Recommend Cold Sore Home Remedies