Teke Teke (Hantu Penghuni Stasiun Kereta Api) (Part 2)

Spontan Kojima menutup telinganya dengan jari sambil menangis. Namun anehnya seolah hanya Kojima yang mendengar suara gaib itu. Michi yang duduk di sampingnya kaget dan khawatir melihat Kojima dan langsung memeluknya. Sepertinya Michi tahu apa yang terjadi. Sementara Hiraru yang duduk di jok seberang sana hanya melirik dengan tatapan penuh arti.

Mata Kojima seolah dipaksa untuk terbuka. Rasa ingin kencingnya semakin tak dapat ditahan lagi dan itu sangat mengganggu. Kojima terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan menyalakan lampu. Diliriknya jam dinding yang ternyata masih menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Kojima berjalan sempoyongan menuju kamar mandi dengan mata setengah terbuka.

KREEETTT! Dibukanya pintu kamar mandi dengan perlahan. Tiba tiba mata Kojima dibulatkan. Hidungnya merasa mencium sesuatu dan itu tercium sangat amis seperti amis darah yang sudah busuk.

Kojima mengendus-endus sembari mencari-cari asal bau itu. Ia langsung berpikir bahwa ada tikus mati di kamar mandinya, namun …

Renungan Yesus Teladan Hidup Orang Percaya

Baca: Yohanes 7:14-24

"Barangsiapa mau melakukan kehendakNya, ia akan tahu entah ajaranKu ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri." (Yohanes 7:17)

Yesus Kristus bagi umat Kristen merupakan tokoh dan pujaan yang tak ada bandingnya. Kehidupan Kristus di dunia demikian mengesankan dan mempesona, serta menghayati kehidupan. Dia datang ke dunia degan motivasi pengabdian penuh yaitu untuk melakukan kehendak Bapa. Pengabdian inilah yang membentuk dan mengarahkan seluruh jalan pelayanan dan kehidupanNya selama di dunia ini. Ada pun klimaks pengabdianNya ialah pengorbanan diriNya di atas kayu salib. "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama," (Filipi 2:8-9).

Janganlah menjadi penonton dan pengagum saja, tetapi marilah kita menerapkan Yesus sebagai teladan dalam kehidupan kita. Caranya? Tidak tinggal diam saja, tapi bertindak dan melangkah sesuai dengan firman Tuhan. Langkah pertama haruslah mau melakukan kehendak Allah seperti kata Yesus, "Barangsiapa mau melakukan kehendakNya, ia akan tahu entah ajaranKu ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri." (ayat nas). Contoh: Yesus sebagai Pribadi yang taat kepada Bapa, ketika hendak disalibkan, sebenarnya tak menghendaki dan merasa takut dalam ujud kemanusiaanNya. Tetapi Yesus berdoa, "Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu daripadaKu, tetapi janganlah seperti yang Kuhendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39).

Kalau Tuhan menentukan langkah hidup kita, kesanalah juga kita harus melangkah, jangan memberontak. Walaupun belum mengerti maksud Tuhan kita harus taat sepenuhnya. Melakukan firmanNya berarti melakukan kehendak Bapa. Kalau firmanNya berkata, "Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;" (Lukas 6:27) maka kita harus taat. Bukankah Yesus terlebih dahulu memberikan teladan hidup? Dia mengasihi dan memberkati orang-orang yang menyalibkan Dia.

Kalau kita tidak bisa mengampuni dan mengasihi musuh, bahkan suka mencari-cari kesalahan, apakah kita meneladani Yesus?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's YouI Love You