The Top 14 Enterprise-Scale Digital Marketing Solutions

Marketing for large organizations is different than marketing for small businesses or startups. It requires a different and specialized set of tools. We’ve put together a list of the best marketing tools for large organizations, divided by category.



Attribution 1. Altitude by ImpactAltitude promises deep insights into the behavior of your potential customers. It contains a varied array of customization options for reporting and modeling attributions.

2. AppsflyerIn markets and industries where the majority of the action on mobile, Appsflyer has the attribution solution. 

Social Media 3. OktopostBuilt by marketers for marketers, Oktopost has taken on the challenge of providing accurate and actionable visibility into social media attribution. It provides tools and resources for finding relevant social media conversations, facilitating employee advocacy efforts, and publishing.

Oktopost is designed for enterprises because it provides more than simple vanity metrics. It takes the “dark” ou…

Kekasihku Is Dead


Hari ini di rumah Hasni sangat sepi, bokap dan nyokapnya lagi bisnis diluar kota. Sesekali ia menelpon hp nyokap dan bokapnya tapi nggak diangkat Hasni jadi kesal. Dengan kekesalannya Hasni berniat untuk nginap di rumah temannya. Saat ia beranjak membuka pintu ke luar rumahnya. Ia melihat kekasihnya Feei sedang berdiri di depan pintu. Ia terkejut.
“kamu udah lama di sini, kenapa nggak masuk?” tanya Hasni. Tapi Feei tak menjawab apapun.
“kamu kenapa kok kamu pucat banget, kamu sakit yaa? ayo masuk.” Hasni menarik tangan kekasihnya ke dalam rumahnya.


Mereka menuju keruang tamu.
“kamu tunggu di sini dulu yaa, aku ambilin dulu air putih.” Perintah Hasni. Feei masih saja membisu. Di dapur Hasni membuka pintu kulkas dan mengambil air putih di dalam kulkas tersebut.


Hasni kembali ke ruang tamu, “Feei, ini minum untuk kamu.” tapi Feei tidak ada di ruang tamu, Hasni memanggil-manggilnya tapi tak ada jawaban apapun. Hasni melihat di luar rumah tapi tak ada orang. Tiba-tiba suara dari belakang mengejutkan Hasni, “kamu lagi ngapain di luar?” tanya Feei.
“ehh Feei, kamu dari mana aja?”
“aku di ruang tamu kok.”
“ah masa tadi aku lihat nggak ada.”
“udah kita masuk aja.” Ajak Feei.


Hasni jadi bingung pada Feei, tadi dia tak mau bicara sama sekali, tapi sekarang. Mereka langsung kembali ke ruang tamu, sambil menyalakan tv, kebetulan mereka menonton film romantis korea. Hasni jadi tersanjung, ia menyenderkan kepalanya di dada macho Feei. Sesekali Feei berkata.
“sayang.”
“emm, ada apa?”
“kalau aku mati nanti, kau mau kan temanin aku?”
“kamu ngomong apa sih, ya tentu saja sayang. Aku akan menemanimu sampai kapanpun.”
“terima kasih sayang.”


Hasni dan Feei masih seruan aja nonton film korea yang penuh romantis. Sesekali tayangan iklan tapi kali ini berita sekilas.
“pemirsa telah terjadi kecelakaan pada pukul 7 malam dini, peristiwa ini terjadi antara truk dengan motor, pengguna motor tewas di kolong bawah truk. Penyelidik berhasil menemukan identitasnya, pengguna motor ini bernama…”
Tiba-tiba Feei mengganti channel yang lain.


“ihh, Feei kenapa diganti. Aku kan penasaran orang itu.” Feei tiba-tiba mengalihkan pembicaraan.
“aku ngantuk, aku masuk kamar duluan, ya.” Kata Feei lansung menuju kamar Hasni. Hasni melanjutkan nonton koreanya, tapi tiba-tiba saja lampu mati. Ruangan menjadi gelap.


“ihh, seru nih film koreanya, pake acara mati lampu lagi.” Kemudian Hasni mengaktifkan hp-nya ia gunakan sebagai pengganti senter dan beranjak menuju ke kamarnya, sesampai di dalam kamar, ia menyenter wajah kekasihnya dan ia terkejut melihat wajah kekasihnya begitu menyeramkan. Hasni teriak ketakutan dan teriakan membuat Feei terbangun.
“kamu kenapa sayang?” Hasni menyenter kembali Feei tapi ia melihat wajah Feei sempurna kembali. “kamu kenapa, ketakutan begitu?”
Hasni tak menjawab apa pun. Ia lega kembali dan berpikir ini hanya halusinasinya saja. Kemudian Hasni tidur di sebelah kekasihnya. Sesekali kekasihnya memeluknya dan merasakan keindahan malam ini.


Kini lampu kembali menyala dan menyilaukan mata Hasni dan ia terbangun, tapi ia melihat kekasihnya tak ada bersamanya. Ia ke luar ke ruang tamu, ternyata kekasihnya sudah berada di ruang tamu dan masih tertidur, acara tv terus berlanjut Hasni duduk di samping kekasihnya. Ia menyaksikan berita malam ‘pemirsa terjadi kecelakaan -singkat berita. Hasni jadi ketakutan mengetahui bahwa kekasihnyalah yang kecelakaan dan tewas yang sekarang bersamanya, bibirnya gemetar, perlahan ia menjauhi kekasihnya.


Sesekali kekasihnya memanggilnya sayang dan itu membuat Hasni makin takut, kekasihnya berkali-kali memanggilnya sayang dan seketika kekasihnya membuka matanya dan membuat Hasni teriak sekencang-kencangnya akan takutnya bahwa ia bersama arwah kekasihnya.


Cerpen Karangan: Nagief hisyam

Comments

loading...

Popular posts from this blog

To Love without Certainty

Best Time to Trek in Nepal

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

How a Test Automation Tool is the Solution to Challenges in Testing

Ideas To Advertise Your Small Business

Take a look at these PR Firms in Hyderabad- The city of Biryani and Pearl!

I Highly Recommend Cold Sore Home Remedies