Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 13, 2018

Suara Siapakah yang Anda Dengarkan?

Gambar
15 Agustus 2018Bacaan Hari ini:
Amsal 1: 7 “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”

Pernahkah Anda perhatikan bahwa di saat Anda menetapkan satu gol dalam hidup Anda, Anda mulai mendengarkan orang lain berkata, "Memangnya kau siapa?”atau "Itu mustahil” atau "Lupakan saja"?Penangkal dari suara-suara keraguan ialah dengan mendengarkan suara Tuhan. Coba bayangkan segala kritikan yang ada dalam kehidupan Noah. "Itu si Nuh, katanya Tuhan berbicara kepadanya, tapi coba lihat, nyatanya dia malah menjatuhkan harga properti kita dengan membangun bahtera di halaman depan rumahnya."Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh mendengarkan Tuhan. Apa yang dia dengar? Dia mendengar peringatan Tuhan bahwa dunia ini akan dibinasakan. Nuh percaya apa yang belum dia lihat. Itulah iman – percaya pada sesuatu yang tidak kita lihat. Nuh tidak lari dari visi yang Tuhan berikan kepadanya. Tapi sebaliknya, ia tetap membangun bahtera…

Cerpen Kamar Sebelah

"Tobi, tolong simpan kardus-kardus ini ke kamar sebelahmu." perintah ibu. "Siapa tahu nanti berguna,"     Aku langsung membawa setumpuk lipatan kardus itu ke kamar di sebelahku. Saat itu kami sekeluarga baru pindah, sehingga banyak barang yang harus kami tata. Untung saja rumah baru kami sangat besar dan berlantai dua, jadi kami tidak usah bersempit-sempitan lagi seperti di rumah lama.     Saat aku masuk ke ruangan di sebelah kamarku, jendela besar langsung terpampang di sana tanpa tirai. Aku bisa melihat pemandangan hutan dari sana dengan sangat jelas. Pucuk-pucuk pepohonan melambai-lambai seolah-olah mengajakku untuk pergi ke sana. Tapi memang itu keinginanku. Aku paling suka berkemah atau menjelajahi hutan yang belum kukenal. Dan untungnya, ayah mengizinkanku untuk berkemah di hutan itu.     Siang terus berlanjut. Aku bersama kakak perempuanku, Kak Dona tidak henti-hentinya membantu ayah dan ibu, hingga waktu senja datang menjemput kami. Setelah menutup semua ti…

Cerpen AHS

Ctik, ctik, ctik…
Seseorang di depan komputer itu mengetikkan sederet huruf pada keyboardnya, fokus tatapannya tanpa suatu niat untuk teralihkan.

Log in

Klik.

Setelah memasukkan email dan passwordnya, dia mengetik tombol log in tepat di sebelah kotak password untuk memasuki akun facebooknya. Hingga sesaat kemudian, tampilan monitornya menampilkan beranda facebooknya.

Tau AHS?

Dia menyerngitkan alisnya, saat sebuah kata terlintas pada layar komputer di hadapannya, lebih tepatnya pada beranda facebooknya.

AHS… Rasanya dia pernah mendengar itu di suatu tempat.

“Apa itu?” gumannya kemudian.

Dilanda rasa penasaran yang tinggi, campur aduk dengan rasa keantusiasan untuk membaca artikel itu… Dia membuka web tersebut dari beranda facebooknya.

AHS, atau singkatan dari Alien Hand Syndrome merupakan suatu penyakit langka dimana orang yang menderitanya tidak bisa mengendalikan tangannya sendiri sesuai keinginannya. Penyakit ini menyebabkan si penderita kerap kali menyakiti diri sendiri atau bahkan orang l…

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Seorang anak bertengkar dengan ibunya & meninggalkanrumah. Saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karenalapar.

Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depankedainya, lalu bertanya”Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?”“Ya, tetapi aku tidak membawa uang,”jawab anak itu denganmalu-malu.”Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,”jawab si pemilik kedai.

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulaiberlinang.”Ada apa Nak?”Tanya si pemilik kedai.”Tidak apa-apa, aku hanyaterharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibukusendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yangbaru kukenal tetapi begitu peduli padaku.

Pemilik kedai itu berkata”Nak, mengapa kau berpikir begitu?Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begituterharu…. Ibumu telah memasak bakmi, nasi, dll sampai kamu dewasa, harusnyakamu be…

Cerpen Gak Bisa Tidur

JAM melihat-ku degan tajam, entah kenapa aku juga bingung, seharusnya aku yang melihat jam, dunia emang kebalik benda apapun bisa menjadi hidup kalo lagi pikiran kacau marau seperti musim kemarau. Aku pergi ke dapur, kubuka lemari baju untuk melihat makanan, siapa tau ada yang sisa, eh tau-taunya gak ada, yang ada cuma baju dan celana, ya iyalah, namanya juga lemari baju, dasar bego. Aku kembali keruangan rumah, istirahat sejenak ku nyalakan tv dengan korek, ayahku datang marah-marah, tanpa sebab yang pasti dan membawa se-ember air untuk mematikan tv.Akupun semakin pusing dan langsung saja keluar untuk mencari angin, siapa tau sedang tidak sibuk. Angin-nya gak ada, mungkin ia lagi sibuk nyusun skripsi. Hadeuuhh, lalu aku ambil sebatang hp di kantong celana-ku, ku kirim sms pada si bebeb, tidak lama kemudian si bebeb membalas, maap, pulsa anda tidak mencukupi untuk mengirim sms, akupun heran si bebeb kan kerja jadi sales, koq sekarang jadi operator, Aku pun semakin dibuat pusing dengan…

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Senja menyapa, Mentari elok segera sirna dari peraduannya. Sore seakan berganti malam yang berhias bintang. Bersama sinar rembulan yang menawan cinta yang menyatukan insan sesuai titah Tuhan.
Cinta entah apa itu, jika aku bertanya kapada orangtuaku, dengan santai ia menjawab. “belum waktunya sayang, kalau cinta sudah datang nanti kamu juga akan tahu,” itulah jawaban orangtuaku jika aku bertanya tentang cinta kepada mereka. Kata mereka yang terpenting sekarang adalah belajar untuk mengejar impian. Tapi semakin aku mengacuhkan cinta, hati ini semakin meronta ketika kupandang seseorang yang senyumnya menggoda hati. Seraya hati ini menjerit sangat keras bahwa cinta ini telah hadir dalam hatiku atas jawaban lelaki itu.
Hampir setiap hari aku memperhatikannya. Setiap hari kulihat dia lewat jendela kamarku yang sedang berkomat-kamit melantunkan kalam Ilahi untuk ia hapalkan Al-qur’an setebal itu. Sayang diriku tak bisa seperti dirinya, aku hanya bisa membayangkan untuk bisa merasakan bagaima…

Cerpen Manisnya Cinta Bersama 3 PPL

Centil, sok akrab dan mudah jatuh cinta merupakan karakter yang dimiliki Rara. Di sekolah, banyak sekali cowok yang dekat dengannya.
Di tahun pelajaran baru, seperti biasanya pasti ada mahasiswa yang biasa disebut dengan PPL datang dan mengajar sementara di sekolah. Rara terpikat oleh beberapa PPL itu, sebut saja Arman, Manan dan Dika. Ya memang karena dia mudah jatuh cinta, jadi tak hanya satu cowok yang dia suka tapi tiga sekaligus. Rara mencoba untuk mendekati satu per satu PPL itu, dengan trik ingin menanyakan materi pelajaran yang baru saja diberikan. Sang PPL pun dengan senang hati pasti selalu menjawabnya dan mengajarkannya kembali kepada Rara.
Pagi itu pelajaran Bahasa Indonesia, yang akan di ampu oleh Manan. Tiap kali Rara memandang wajah Manan, hatinya selalu berdebar-debar. Jam pelajaran pertama itu membuatnya tak berkonsentrasi, wajarnya memerah dan tersenyum-senyum sendiri.
"Rara! Coba kamu jawab soal nomer 1", seru Manan kepada Rara."I... i.. iyah mas, jaw…

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Fajar, Lukman, Sarah dan Wulan adalah anak-anak yang bersahabat sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar. Usai kelulusan dari SD, Fajar, Lukman, Sarah, dan Wulan melanjutkan sekolahnya ke SMP. Dan Sarah tetap memakai jilbabnya, meskipun banyak teman-temannya yang tidak berjilbab.     Memasuki jenjang SMA, mereka mulai berpelencar masing-masing. Wulan dan Sarah mondok di tempat yang sama. Lukman ikut dengan neneknya, dan kemudian mondok juga, untuk memperdalam ilmu agama. Fajar sendiri, ikut mondok dengan kakaknya. Hubungan persahabatan merekapun sedikit renggang akibat kurangnya komunikasi.     Rasa suka Lukman terhadap Sarahpun, ia simpan dalam hati. Berharap, suatu saat ia bisa hidup dengan Sarah. Orang yang selama ini ia idam-idamkan. Sampai ia pergipun, kata-kata manis dan indah yang selama ini ia tutup rapat-rapat belum sempat terucapkan untuk Sarah.     Sarahpun demikian, rasa sukanya terhadap Fajar ia simpan baik-baik dalam hati. Hanya Wulan sahabatnya yang mengetahui. W…

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Takengon masih dengan suasana seperti hari-hari sebelumnya sejuk dan dingin bagi para pengunjung Laut Tawar ini. Tak seorangpun dari kelompok kami yang beranjak meninggalankan tenda apalagi untuk beraktifitas terasa sangat menyiksa. Di Lhokseumawe cuaca tidak sedingin ini, jadi wajar saja satupun dari tidak ada yang beraktifitas lagi hari ini. Ujung jari-jariku seakan mau membeku, suhu tubuh yang unik. Cuaca ini tak mampu menghalangi seluruh minat yang telah persiapkan kurang lebih dua halaman doble folio jika kutuangkan dalam bentuk tulisan. Aku seorang manusia biasa yang sangat ingin diperhatikan di semua tempat yang aku tapaki. Hidup mengajarkan kita untuk menjadi egois dan tak peduli bagaimanapun cara untuk dapat menggapainya.     Pagi yang menyenangkan, hatiku membisikkan kata-kata itu. Bagaikan mendapatkan mimpi menjadi kenyataan di pagi ini. Tiba-tiba aku melihat Ardi berjalan ke arahku."Ngapain Vina??" tanyanyaAku tersenyum tipis, "lagi menikmati suasana he…

Cerpen Nama Ke-1001

Cupid masih berbaring dengan tenang di salah satu dahan terbesar pohon tua, pohon tua di tengah ilalang kekuningan yang selalu menajdi tempat kesukaannya. Angin senja yang hangat masih setia membelai-belai pipinya, sembari meniupi ilalang kekuningan hingga menciptakan gerakan meliuk lembut yang menyejukkan mata. Cupid memandangi lembaran manuskrip tugas dengan warna putih gading di tangannya, kemudian tersenyum puas. Seribu nama sedang jatuh hati hari ini, tugasnya sempurna.     Namun kemudian keningnya berkerut. tinta keemasan mulai terangkai pudar setelah nama keseribu. Semakin jelas hingga sempurna membentuk sebuah nama.
"Auralia Azzahra" Cupid bergumam pelan.
Cupid mendesah, ada satu "Pecinta" tambahan lagi ternyata sore ini. Tidak biasanya ada tambahan nama di manuskrip tugasnya sesore ini. Lagi pula jarang sekali Ia menerima nama lebih dari seribu setiap harinya. Yah, mungkin saja untuk nama yang satu ini berbeda, fikirnya. Siapa yang tahu kapan seseorang…

Cerpen Awal Yang Pahit Akhir Yang Indah

Hari ini sangat cerah. Terlihat seorang gadis sangat cantik mengenakan seragam putih biru (smp). Sebelum berangkat ke sekolah ia pun menyempatkan diri untuk menulis di buku tempat dia curhat (diary)“dear diary”
Diary, kamu tau nggak hatiku sangat sakit banget, teman aku sering curhat ke aku tentang falen, bagaimana coba hatiku nggak sakit, sudah 2 tahun aku di smp dan sudah 2 tahun aku menyukainya, falen adalah cinta pertamaku. Nggak mungkin kan kalau aku bilang ke elda kalau aku menyukai falen. Kalau elda tau pasti dia ngerasa sakit hati. Sudah dulu ya, aku mau pergi sekolah dulu. Bye diary..
AnggitaAku pun memberes-bereskan semua. Setelah selesai aku pun berangkat ke sekolah. Baru saja sampai di sekolah elda sudah curhat ke aku. Hatiku pun sakit mendengar tentang falen yang selalu dibalas chat elda.
“elda.. Stopp.., gue udah capek sama lo” ucapku lalu pergi meninggalkan elda sendirian.Waktu berputar sangat cepat. Hingga sudah 2 minggu setelah selesai memarahi elda aku kesepian. Hari…

Cerpen “N”

'Jes..Jes.. lihat tuh.. si Alvin ngeliatin aku 'kan?' Jessica yang baru aja ngamatin mading, langsung memalingkan kepala. Resya memang nggak bisa diem kalau liat cowok yang sudah 2 tahun belakangan ditaksirnya. Jadilah Jessica, sahabat Resya yang jadi korban kegilaan dia kalau lagi kumat.
'Iya, Sya, kayaknya matanya nggak kedip tuh. Cieee…' Jessica nowel Resya.
'Hihihi.. Senyumin yah…' Jessica ilfil gila sama Resya. Senyumnya itu loh. Genitnyaa…
'Udah-udah.. Sya. Senyum lho bikin Alvin mrinding tuh. Cowok pendiem jangan dideketin secara agresif. Ntar dia kabur lho.' Senyum Resya langsung pudar seketika.
'Bener juga kamu, Jes…'Resya Kadiptamadya bisa di bilang cewek yang kurang beruntung dalam urusan percintaan. 10 kali jatuh cinta, 3 kali jadian, nggak ada satu pun yang sukses. Berbanding terbalik sama Nicholas Alvino. Sudah ganteng, keren, cool, dan tajir, sudah pasti fans-nya bejibun. Nggak tahu apa yang merasuki Resya sampai dia tahan men…

Cerpen “Aku”

aku adalh aku, aku tidak bisa seperti kamu dia atau pun mereka, karena inilah aku inilah driku dn inilah kehidupanku, itu lah kata yg sering ku dengar dari mulutnya, april nmanya seorang wanita cantik, imut, manis, ramah, dn sedikit pendiam, dia seorang penulis yaa walau pun karya nya blm ada yg di terbitkan tapi dia sngat berbakat dlm mengarang sebuah cerita, mungkin memang dia di lahirkan untuk menjadi seoarang penulis, dia terlahir dari keluarga yg cukup berada, papah nya seoarang direktur di perusahaan ternama di tanah air ini, dan ibunya seoarang dokter, dia anak si mata wayang jadi dia sngat di manja oleh keluarganya, apa pun yg dia inginkn pasti di turutin oleh orang tua nya, walau pun dia sudah kelas II sma, tapi dia blum pernah mengalami yg namanya jatuh cinta, di cintai atau mencintai.. Karena mungkin dia belum dapatkan seseorng yg bisa membuat nya merasa nyaman, karena itulah yang slalu dia inginkn dari seorang kekasih, di liburan akhir smester ini dia berencana untuk perg…

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You