The Top 14 Enterprise-Scale Digital Marketing Solutions

Marketing for large organizations is different than marketing for small businesses or startups. It requires a different and specialized set of tools. We’ve put together a list of the best marketing tools for large organizations, divided by category.



Attribution 1. Altitude by ImpactAltitude promises deep insights into the behavior of your potential customers. It contains a varied array of customization options for reporting and modeling attributions.

2. AppsflyerIn markets and industries where the majority of the action on mobile, Appsflyer has the attribution solution. 

Social Media 3. OktopostBuilt by marketers for marketers, Oktopost has taken on the challenge of providing accurate and actionable visibility into social media attribution. It provides tools and resources for finding relevant social media conversations, facilitating employee advocacy efforts, and publishing.

Oktopost is designed for enterprises because it provides more than simple vanity metrics. It takes the “dark” ou…

Renungan Mau Menyadari Kesalahan

Baca: Lukas 15:11-24

"Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa." (Lukas 15:21)

Keberadaan manusia "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak" (Roma 3:10). Tak ada gading yang tak retak. Tak seorang pun luput atau kebal terhadap kesalahan. Sehebat apa pun seseorang, pastilah pernah melakukan kesalahan. Yang membedakan adalah: tidak semua orang mau mengakui kesalahan. Mari jujur bahwa mengakui kesalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan dan memerlukan keterbukaan serta kerendahan hati. Karena gengsi, takut ditolak atau dianggap rendah, seringkali orang tidak berani mengakui kesalahannya, malah berusaha menutupinya. Yang berjiwa besar pasti mau mengakui kesalahannya walaupun dibutuhkan suatu keberanian!

Bacaan alkitab kali ini menceritakan tentang seorang anak yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya: meminta harta dari ayahnya lalu menghamburkannya dengan hidup berfoya-foya sampai akhirnya melarat dan terlunta-lunta, bahkan "...ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya." (Lukas 15:16). Karena menderita si anak segera menyadari kesalahannya dan merasakan penyesalannya. Kesadaran merupakan langkah positif menuju kesembuhan! Banyak orang pulang ke rumah adalah teringat bahwa kasih bapanya lebih besar dari pada segala kesalahannya (ayat 18).

Prinsip ini sangat penting: kasih Tuhan selalu lebih besar dari segala kesalahan kita. Namun ini bukanlah alasan melakukan dosa, melainkan pengharapan bahwa Tuhan tidak pernah menolak siapa pun yang datang kepadaNya, betapa pun besar kesalahannya. Ia tidak pernah memutuskan hubungan dengan kita, justru kitalah yang seringkali menolak dan meninggalkanNya. Maka segeralah si bungsu bangkit dan pergi kepada bapanya dengan penuh pengharapan (ayat 20). Bila kita tidak segera menyadari kesalahan dan bangkit, pembaharuan/pemulihan takkan pernah terjadi dalam hidup kita.

Tuhan mengampuni setiap dosa dan pelanggaran yang kita akui dan Dia sanggup memulihkan keadaan kita!

Comments

loading...

Popular posts from this blog

To Love without Certainty

Best Time to Trek in Nepal

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

How a Test Automation Tool is the Solution to Challenges in Testing

Ideas To Advertise Your Small Business

Take a look at these PR Firms in Hyderabad- The city of Biryani and Pearl!

I Highly Recommend Cold Sore Home Remedies