Posts

Showing posts from January 7, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Humor Tukang Daging Dan Jual Kambing

Jual Kambing  Bejo : mak..... emak sakit ya??? Emak : iya jo... Bejo : hmm...kita ke dokter yuk... Emak : mau bayar pake apa'an....kan duit kita udah tipis jo.. Uhukk...uhukk Bejo : kita jual si tole(kambing) aja mak.. Emak : tapi kan tuh kambing kesayangan elu.... Bejo : kan bejo lbh sayang emak... Emak : terserah elu aja dah... Bejo : ya udah..bejo jual ke pasar ya mak... Emak : iye...inget ya jo...tuh kmbing bandot..lu jual jutaan... Jangan mau kalo ditawar murah..sayang.... Bejo : iya mak..bejo juga tau...kn bejo dah capek2 ngerawat... Kalo gitu bejo pamit ya mak.... berangkat jual kambing Tak lama kemudian bejo : mak...kambing kita laku..jutaan... Emak : alhamdulillah.... Bejo : pertamanya dia cuma nawar 500rb mak.. Ihh enak aja...kambingnya ditawar murah bnget...kagak bejo kasih... Emak : bagus tuh jo..emang pembeli jman sekarang maunya murah mulu'...terus... Lu jawab apa wktu dia nawar gitu... Bejo : bejo bilang...pesan emak kambingnya mes

Humor Dosen Baru Dan Si Otong

Dosen Baru  Dosen : Eh qm..! Knp tdk memperhatikan saya didepan?? Indy : saya kan udh punya pacar pak, masa saya disuruh memperhatikan bpk? Dosen : (gebrak meja) maksud saya knp qm tdk memperhatikan mata kuliah yg saya ajarkan di depan?? Indy : oh.. bilang donk dr tadi.. Dosen : Eh qm jgn macam2 ya sm saya, sapa nama qm? Indy : Indy Cua pak.. Dosen : apa itu Cua? Indy : Cuantik gituuh.. Dosen : Aiss, muka kya pantat panci az bangga loe!! Indy : (dlm hati) kuampret..! Dosen : asli org mana qm?? Indy : org hutan pak.. Dosen : Cetarrr (sentil kuping indy) qm jgn main2 ya sm saya..! Masa asli org hutan Hah?? Indy : ih bpk norak bnget sih.., Dulu itu indonesia awal mulanya hutan pak, Sama kaya kerajaan maja manis, semua serba hutan pak.. Dosen : (Teriak) KERAJAAN MAJA PAHIT DODOL..! BUKAN MAJA MANIS..!!! Indy : itu kan dulu pak, tp skrg udh dikasih gula.. jadi gk pahit lagi. skrg jd manis, sama manisnya kaya saya gituuh.. Dosen : aihh.. Dasar mahasiswi edd

Humor Preman aneh bin bodoh

Preman aneh bin bodoh Pada Saat pulang belanja dari pasar, Linda pulang dengan naik bajaj. Dan ketika si bajaj baru di gas, Tiba-tiba diberhentikan oleh seorang preman yang kasar... Sambil teriak-teriak, preman tersebut menodongkan pisau kearah Linda...melihat kejadian tersebut si tukang bajaj, membela penumpangnya, dan dia juga ga mau diganggu karena sedang dapet orderan. Cerita Gokil Preman aneh bin bodoh Pada Saat pulang belanja dari pasar, Linda pulang dengan naik bajaj. Dan ketika si bajaj baru di gas, Tiba-tiba diberhentikan oleh seorang preman yang kasar Tanpa banyak bicara si tukang bajaj di tonjok oleh tangan kirinya, sementara tangan kanannya masih menodongkan pisau ke arah Linda. Karena panik dan ketakutan, karena suara kencang dan mulutnya bau minuman, akhirnya dengan reflek Linda menyodorkan HP nya (Nokia E90) ke arah si preman. Linda : "Bang, udah bang...jangan ganggu kita..." Preman : "Diem lu...!! Linda : Ya udah, ambil nich handphone gue...&quo

Mudah Marah Mudah Melupakan

Ada orang, agaknya dengan sedikit bangga berkata bahwa “Memang aku mudah marah, tapi aku segera melupakannya.” Mereka dianugerahi kemampuan untuk menyembuhkan sendiri luka hatinya. Tak heran, meski amarahnya meledak-ledak tak terkendali, hanya dalam hitungan detik mereka sudah berbaikan lagi; bersendau gurau seolah tak terjadi sesuatu apa. Betapa sebuah anugerah yang tak ternilai. Seorang bijak pernah berujar, “Bukankah demikian pula ketika bom atom dijatuhkan? Diperlukan beberapa menit saja untuk lari dari area peledakan. Namun, lihatlah kerusakan yang terjadi. Rasanya seabad tak cukup untuk menyembuhkan kerusakan yang terjadi.” Amarah menimbulkan dua luka; di hati si empunya dan lebih dalam lagi di hati si korban. Mungkin mudah mengobati luka hati sendiri. Tetapi…., apakah anda menjamin kesembuhan luka orang lain? “Anugerah” yang lebih bercahaya adalah bila anda mampu membantu menyembuhkan luka hati orang lain.

Mari Mulai Memperbaiki

Pernahkah suatu kali kita menemui bahwa ternyata secara tak sengaja telah tersakiti hati orang-orang lain di sekitar kita. Kita melangkah memulai hari tanpa mengerti bahwa kemarin, dua hari lalu, atau hari-hari sebelumnya lagi, entah berapa banyak orang yang tak berkenan dengan apa yang telah kita lakukan. Walau tanpa sadar, walau tak bermaksud demikian, namun hati yang terlanjur tersakiti, sulit tuk dipulihkan lagi. Suatu kali, saat menjalani tingkat pertama perkuliahan, seseorang pernah berkata pada saya, “Kamu galak banget ya?” Ups! Saat itu saya benar-benar kaget. Galak? Ya, mungkin juga sih. Rasanya saya memang tidak pernah seperti si A, teman saya, yang bisa dengan ramainya berkicau menyapa setiap orang yang ia lewati di lorong kampus. Kemudian saya pun bertanya lebih lanjut, mencoba memahami “complain” yang saya terima hari itu. Teringat waktu kelas dua SMU dulu. Saat saya dan teman-teman lain menjadi pengurus OSIS SMU. Berkutat dengan pelajaran, sekaligus aktivitas kepenguru

Dimana Ada Kemauan Di Sana Ada Jalan

Pasar malam dibuka di sebuah kota. Seluruh penduduk menyambutnya dengan gembira. Ada berbagai macam permainan, stand makanan dan sirkus. Tetapi kali ini yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat. Setiap malam ratusan orang menonton pertunjukkan manusia kuat. Ia bisa melengkungkan baja hanya dengan tangan telanjang. Ia bisa menghancurkan batu bata tebal dengan tinjunya. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Tapi untuk menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. Ia memeras terus hingga tetes terakhir air jeruk itu terperas. Kemudian ia menantang para penonton, “Barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini, akan kuberikan dia uang satu juta.” Kemudian naiklah seorang lelaki, atlit binaraga, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras… dan memeras… tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal. Beberapa pria kuat d

Orang Kristen Adalah Garam Dunia

Baca:  Matius 5:13 "Kamu adalah garam dunia." (Matius 5:13) Apa yang Saudara ketahui tentang garam? Garam adalah salah satu kebutuhan dapur utama di tiap-tiap rumah tangga. Kehadiran garam di dapur membuat semua masakan terasa mantap dan sedap. Bila para ibu rumah tangga memasak sayur tanpa garam bisa-bisa akan dimarahi suaminya karena rasa sayur akan terasa hambar. Garam, baru akan memiliki nilai guna apabila memiliki rasa asin.  "Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang membuangnya saja." (Lukas 14:34-35a). Manfaat garam selain membuat sesuatu yang tawar menjadi ada rasanya, juga sebagai bahan pengawet makanan, dapat membunuh kuman, mencegah pembusukan dan juga membuat steril. Adapun makanan yang diawetkan dengan garam antara lain telur, ikan, daging, makanan kaleng dan lainnya. Ikan yang diawetkan dengan garam dapat dikonsumsi berbulan-bulan kemud

Ada Pemeliharaan Dan Pengawasan

Baca:  Ulangan 11:12-32 "suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun." (Ulangan 11:12) Meski jalan di mana Tuhan hendak menuntun kita tidaklah selalu rata, namun ada kebenaran yang harus selalu kita pegang yaitu ada pemeliharaan Tuhan. Dikatakan,  "...mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit; suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu:" (Ulangan 11:11-12).  Jika burung-burung di udara yang tidak menabur saja dipelihara oleh Bapa di sorga, begitu juga dengan bunga bakung dan rumput di ladang, apalagi kita umat-Nya pasti dipelihara Tuhan dengan sempurna, bahkan Alkitab mencatat:  "...rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit." (Matius 10:30-31). Inilah bukti bahwa Tuhan sangat mengasihi dan mempedulikan kita. Bukan hanya itu,  "...mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari a

Diperkenan Allah

Diperkenan Allah Markus 1:9-11 Tampilnya Yesus di dunia ini dari awal hingga akhir memperlihatkan kesederhanaan. Tempat lahir yang tidak layak, kehidupan-Nya yang bersahaja, hingga kematian yang tidak sepantasnya. Kata kesederhanaan dalam hal ini dapat diartikan sebagai pengurbanan yang mulia. Selaku Allah yang berinkarnasi menjadi manusia, hidup layaknya manusia, tahu dan mengalami kesusahan hidup juga seperti manusia. Yang membedakan Yesus dengan manusia lainnya adalah ketika Yesus dibaptis, maka terkoyaklah langit dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya (10-11). Tentunya sepanjang sejarah Yohanes Pembaptis membaptis setiap orang yang datang kepadanya tidak pernah terjadi hal demikian. Dan hingga kini juga tidak pernah ada yang demikian. Allah berkenan mengutus anak-Nya yang tunggal untuk melakukan misi penyelamatan dunia, yaitu orang yang percaya kepada-Nya. Allah berkenan terhadap kerendahan hati-Nya yang rela dibaptis oleh manusia yang penuh kelemahan dan ketidaklay

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Cerpen Diam Kepedihan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Mengingat Kebaikan Tuhan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Indah Pada Waktunya

Kembang Kapas