Posts

Showing posts from March 29, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Cerpen HuRTs

I know it is highly unlikely among us to be together but I’m always trying to prove to the whole world that our love will come true in a marriage. Day after day we passed up years have changed that dream is getting closer in sight, so beautiful this morning filled with fresh air I remember you sitting there much, I never imagined that one day we would split up, really I do not want it happened between us. as usual my world has changed, so for me night and day during the night for me so I have sacrificed all the time just to equalize the difference between us. For some reason lately you very changeable, you are no longer the person I knew. You have treated me rudely for no apparent reason. You accused me of doing things I’d never get me some real. but I always hold out how I maintain this relationship over the duration. until finally you go you leave me for no reason. what is my fault? why are you doing this to me? i love you so much until I gave up everything for you. I never though

Cerpen Meet 999 Days 23 Hours 59 Minute 60 Second

Kepercayaan adalah hal terberat dalam hubungan. Dan jagalah kepercayaan itu jangan sampai kau menghilangkannya. -Maurin "Kamu beneran mau pacaran sama Adit?" Sely meyakinkanku, aku hanya berduduk santai dikursiku sambil menyilangkan kakiku. Sely terus berceloteh tentang aku jadian sama adit. Memangnya kenapa dia terus saja menanyakan hal yang sama? "Memangnya kenapa?" Aku memalingkan wajahku padanya, dia sedikit gugup menjawab pertanyaanku. "Tidak apa-apa. Hanya saja aku tak percaya hubungan kalian. Adit itukan pria cuek, dia itu gak mungkin bisa terus memenuhi keinginan kamu, kamukan manja" Seketika aku berdiri dan berkata ke arahnya. "Adit memang cuek, gak seperti Haris, pacar kamu yang perhatiannya 1000 kata itu. Dia memang beda jauh sama Haris. Tapi aku bisa buktikan kalau hubungan aku bisa ngalahin hubungan kalian! CAMKAN!" ***        Masih tergambar jelas di dalam benakku, masih terngiang-ngiang dalam telingaku. Saat itu, kata itu.

Humor Minoritas Dan Prioritas (SARA)

Ketika terjadi krisis pangan di negri Komunis ini, maka rakyat ber-bondong-2 antri mengambil jatah makanan yang disediakan pemerintah. Para pejabat negara dan petugas pemerintah yg membagikan jatah, sadar bahwa tidaklah cukup persediaan daging dan susu untuk dibagikan kepada begitu banyak orang. Maka rapat kilat pun berlangsung dan keputusan diambil. Mereka yang Yahudi, harap keluar dari barisan dan pulang kerumah !!! kata si pejabat. Maka orang Yahudi pun, pulanglah dengan tangan hampa. Ternyata barisan rakyat yang antri masih panjang. Hitung punya hitung, jatah pangan masih tetap tidak cukup. Rapat kedua diadakan. Lebih alot, lebih lama. Tetapi keputusan harus diambil. Maka dengan berteriak si pejabat berkata "Yang bukan anggota Partai Komunis, silakan pulang !!!". Dan pulanglah rakyat jelata dengan tangan hampa. Tapi ternyata yang antri masih juga panjang. Dan persediaan sangat sedikit sehingga tidak cukup juga. Hari sudah sore, barisan yang antri sudah mulai

Renungan Dosa Adalah Pembinasa Hidup Manusia

Baca:  Hosea 14:2-10 "Bertobatlah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu." (Hosea 14:2) Akhir-akhir ini cuaca yang sangat ekstrem melanda negeri kita. Hujan begitu lebat disertai angin kencang, sehingga pohon-pohon banyak yang tumbang. Padahal pohon-pohon besar itu secara kasat mata kelihatan kuat dan kokoh berdiri; bertahun-tahun diterpa panas terik, hujan lebat dan angin, sepertinya ia berdiri teguh dan tak tergoyahkan. Tetapi suatu ketika ada hujan turun semalam-malaman dan angin bertiup sangat kencang, pohon besar itu pun langsung roboh. Ternyata setelah diselidiki, mulai dari bagian akar hingga setengah dari tinggi pohon itu telah rapuh oleh gigitan rayap. Seperti itulah dosa bekerja dalam diri seseorang! Seperti rayap yang bekerja secara perlahan tapi pasti; dosa bekerja tak terlihat oleh mata jasmani tapi pada saatnya ia akan menghancurkan hidup manusia. Pada zaman nabi Hosea bangsa Israel hidup dalam ketidaktaatan. Mer

Renungan Hidup Manusia Di Tangan Sang Penjunan

Baca:  Yeremia 18:1-17 "Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya." (Yeremia 18:4) Belajar tentang suatu hal tidak harus kita dapatkan di sekolah-sekolah formal, namun bisa juga melalui kehidupan di dunia luar: membaca buku-buku bermutu, belajar dari pengalaman orang lain atau melalui kehidupan sehari-hari yang ada di sekitar yang kita lihat secara langsung. Inilah yang dilakukan nabi Yeremia, di mana ia melakukan pengamatan tentang kerja seorang penjunan atau tukang periuk. Si nabi pun pergi mengunjungi rumah penjunan tersebut. Ia melihat tukang periuk mengambil segumpal tanah liat dan membentuknya menjadi bejana. Dalam proses pembuatan itu tiba-tiba bejana yang hampir dibentuknya retak dan rusak, namun si penjunan tidak langsung membuang bejana yang rusak itu; dihancurkannya ke dalam tangannya dan dibentuknya kembali menjadi bej

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Cerpen Diam Kepedihan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Mengingat Kebaikan Tuhan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Indah Pada Waktunya

Kembang Kapas